Alihkan Dana Tanggul ke Riset Kota Bawah Laut Jakarta!

Masalahnya

 

 

 

 

Ini video asli banjir rob 9 Maret 2026 kemarin—tanggul jebol, air naik 50 cm, warga kebanjiran. Sumber: Channel BENCANA POPULER (YouTube: https://youtu.be/xABzQePB1pE – Rekaman warga banjir Jakarta 9 Maret 2026. Petisi gue di bawah, tolong dukung biar nggak lagi begini! #BanjirJakarta

Halo semua, Jakarta lagi tenggelam perlahan. Tanah amblas rata-rata 3,5 cm/tahun (BRIN 2026), tapi di utara bisa sampai 15 cm/tahun—40% wilayah utara udah di bawah permukaan laut. Banjir rob tiap bulan pas air pasang tinggi: di Muara Angke & Penjaringan air naik 1-1,5 m, rumah terendam, warga susah tidur (Kompas 5 Maret 2026).

 

 

 

 

 

Rob di Muara Angke – air naik sampai 1,5 m, rumah terendam, warga susah tidur (foto Kompas 2026). 

 

 

 

 

 

 

Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di  Tengah Genangan - targetlink

 

 

 

 

 

 

Banjir Jakarta 8 Maret 2026 – tinggi air hingga 2,8 m di Jakarta Barat & Selatan (BPBD DKI). Rob pesisir utara juga kena, tinggi 1-1,5 m pasangnya—bukti subsidence bikin seluruh kota rawan.

Tanggul NCICD Rp120-160 triliun—jebol terus & cuma sementara. Progres lambat: baru 11,8 km sampai akhir 2025, total proyek bisa Rp1.280 triliun. Kalau jebol, uang hangus, nyawa hilang, rob tetap datang karena subsidence makin parah.

Mangrove bagus, tapi nggak instan: butuh 10-15 tahun biar kuat lawan rob. Banyak gagal karena tanam asal-asalan, hanyut. Kalau mau jalan, harus serius: jenis Rhizophora, zona pasang-surut tepat, monitoring ketat. Tapi ini pelengkap, bukan penyelamat utama. Contoh nyata: Pantai Marunda terus dihantui rob (Kompas Feb 2026)—mangrove gagal, air nggak surut. Ini bukti subsidence bikin rob makin ganas, butuh adaptasi permanen. 

https://megapolitan.kompas.com/read/2026/02/16/10015261/menengok-pantai-marunda-yang-terus-dihantui-rob-mangrove-tak-selalu-jadi 

Air tanah: kunci pencegahan. Larang sumur bor dalam (sanksi tegas), kampanye besar, kasih alternatif siap: PDAM murah, air pegunungan, daur ulang air hujan. Kalau konsisten, subsidence bisa turun 20-30%.Maka dari itu, kita butuh solusi bold: Kota Bawah Laut Zero-Waste, adaptasi sama air, bukan lawan. Inspirasi dari Vincent Callebaut (AEQUOREA): 

 

 

 

 

 

Vincent Callebaut Architectures
https://vincent.callebaut.org/object/151223_aequorea/aequorea/projects

 

Dinding dari sampah plastik lokal (12 juta ton/tahun), makanan alga-plankton, listrik dari gelombang ombak & matahari. Hemat 60-70% dari tanggul, bersihin laut, wisata bawah air, edukasi anak muda.

Rencana Bertahap Realistis :  

1. 1-3 tahun: Mangrove serius + larang sumur bor dalam (sanksi tegas). Kasih alternatif air tanah: PDAM murah, air pegunungan dari Jawa Barat, plus daur ulang air hujan (sistem tangkap & filter di rumah/kampung). Alokasikan sebagian dana tanggul buat ini, biar masyarakat nggak nyedot tanah lagi, subsidence turun 20-30%.

2. 3-5 tahun : Riset kelayakan bangun prototype kecil di Teluk Jakarta, mirip Sentinel dari Deep (UK). Mulai dari habitat modular bawah air mini: tempat nelayan, lab riset subsidence, edukasi zero-waste, dan adaptasi banjir.

 

 

 

 

 

https://www.designboom.com/technology/deep-underwater-habitat-submarines-modular-sentinel-09-11-2023/-habitat

Data BRIN: Jakarta tenggelam 3-15 cm per tahun akibat subsidence—kalo terus begini, 2050 bisa minus 1-2 meter! Banjir rob makin sering, tanggul jebol lagi kayak 9 Maret kemarin. Kita nggak bisa cuma pasang pompa doang.

Prototype Sentinel sudah diuji 2025—kota bawah laut mandiri energi & air. Adaptasi di Teluk Jakarta: hemat biaya tanggul (Rp160 triliun+), jadi investasi masa depan.

Sentinel dirancang buat hidup permanen di kedalaman 200 meter, nampung 100 orang (lab riset, rumah, farm hidroponik). Bahan: karbon fiber + beton ringan anti-korosi, self-sustaining—panel surya permukaan, oksigen dari elektrolisis air laut, energi dari gelombang.
Biaya : $200 juta/unit (Rp3 triliun), jauh lebih murah daripada tanggul raksasa Jakarta.
Manfaat: pulau buatan buat warga terdampak subsidence, nggak cuma selamat dari banjir—tapi juga lab iklim + wisata bawah air. Bayangin snorkeling sambil lihat kota! 

Riset ini bisa dimulai BRIN + KLHK sekarang.

3. 5-10 tahun: Skala up kalau sukses, kota bawah air pertama Indonesia: Wisata, lab, solusi permanen banjir & subsidence.

Target: 2035, Jakarta punya prototype kota bawah laut pertama di Asia Tenggara—hemat Rp100T+ biaya tanggul, plus jadi wisata global.

Ini bukan anti tanggul, tanggul sementara oke. Tapi minta sebagian dana dialihkan pintar ke riset cerdas & berkelanjutan. Untuk Jakarta nggak cuma bertahan, tapi maju bareng laut. Mulai dari sini, jadi inspirasi buat Semarang, Surabaya, seluruh pesisir Indonesia.

Ini bukan mimpi—ini langkah nyata. Tanda tangan sekarang!

Target 10.000—share ke teman, komunitas, tag @KementerianPUPR @KLHK @PresidenRI @GubernurDKI @BRIN_Indonesia. Edukasi temen: Ini solusi masa depan, mulai sekarang. Terima kasih! 

#KotaBawahLautJakarta #StopBanjirRob #RisetJakarta #RisetUnderwater #ZeroWasteIndonesia 

Sumber :  

 

 

avatar of the starter
flix 1111Pembuka Petisi

2

Masalahnya

 

 

 

 

Ini video asli banjir rob 9 Maret 2026 kemarin—tanggul jebol, air naik 50 cm, warga kebanjiran. Sumber: Channel BENCANA POPULER (YouTube: https://youtu.be/xABzQePB1pE – Rekaman warga banjir Jakarta 9 Maret 2026. Petisi gue di bawah, tolong dukung biar nggak lagi begini! #BanjirJakarta

Halo semua, Jakarta lagi tenggelam perlahan. Tanah amblas rata-rata 3,5 cm/tahun (BRIN 2026), tapi di utara bisa sampai 15 cm/tahun—40% wilayah utara udah di bawah permukaan laut. Banjir rob tiap bulan pas air pasang tinggi: di Muara Angke & Penjaringan air naik 1-1,5 m, rumah terendam, warga susah tidur (Kompas 5 Maret 2026).

 

 

 

 

 

Rob di Muara Angke – air naik sampai 1,5 m, rumah terendam, warga susah tidur (foto Kompas 2026). 

 

 

 

 

 

 

Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di  Tengah Genangan - targetlink

 

 

 

 

 

 

Banjir Jakarta 8 Maret 2026 – tinggi air hingga 2,8 m di Jakarta Barat & Selatan (BPBD DKI). Rob pesisir utara juga kena, tinggi 1-1,5 m pasangnya—bukti subsidence bikin seluruh kota rawan.

Tanggul NCICD Rp120-160 triliun—jebol terus & cuma sementara. Progres lambat: baru 11,8 km sampai akhir 2025, total proyek bisa Rp1.280 triliun. Kalau jebol, uang hangus, nyawa hilang, rob tetap datang karena subsidence makin parah.

Mangrove bagus, tapi nggak instan: butuh 10-15 tahun biar kuat lawan rob. Banyak gagal karena tanam asal-asalan, hanyut. Kalau mau jalan, harus serius: jenis Rhizophora, zona pasang-surut tepat, monitoring ketat. Tapi ini pelengkap, bukan penyelamat utama. Contoh nyata: Pantai Marunda terus dihantui rob (Kompas Feb 2026)—mangrove gagal, air nggak surut. Ini bukti subsidence bikin rob makin ganas, butuh adaptasi permanen. 

https://megapolitan.kompas.com/read/2026/02/16/10015261/menengok-pantai-marunda-yang-terus-dihantui-rob-mangrove-tak-selalu-jadi 

Air tanah: kunci pencegahan. Larang sumur bor dalam (sanksi tegas), kampanye besar, kasih alternatif siap: PDAM murah, air pegunungan, daur ulang air hujan. Kalau konsisten, subsidence bisa turun 20-30%.Maka dari itu, kita butuh solusi bold: Kota Bawah Laut Zero-Waste, adaptasi sama air, bukan lawan. Inspirasi dari Vincent Callebaut (AEQUOREA): 

 

 

 

 

 

Vincent Callebaut Architectures
https://vincent.callebaut.org/object/151223_aequorea/aequorea/projects

 

Dinding dari sampah plastik lokal (12 juta ton/tahun), makanan alga-plankton, listrik dari gelombang ombak & matahari. Hemat 60-70% dari tanggul, bersihin laut, wisata bawah air, edukasi anak muda.

Rencana Bertahap Realistis :  

1. 1-3 tahun: Mangrove serius + larang sumur bor dalam (sanksi tegas). Kasih alternatif air tanah: PDAM murah, air pegunungan dari Jawa Barat, plus daur ulang air hujan (sistem tangkap & filter di rumah/kampung). Alokasikan sebagian dana tanggul buat ini, biar masyarakat nggak nyedot tanah lagi, subsidence turun 20-30%.

2. 3-5 tahun : Riset kelayakan bangun prototype kecil di Teluk Jakarta, mirip Sentinel dari Deep (UK). Mulai dari habitat modular bawah air mini: tempat nelayan, lab riset subsidence, edukasi zero-waste, dan adaptasi banjir.

 

 

 

 

 

https://www.designboom.com/technology/deep-underwater-habitat-submarines-modular-sentinel-09-11-2023/-habitat

Data BRIN: Jakarta tenggelam 3-15 cm per tahun akibat subsidence—kalo terus begini, 2050 bisa minus 1-2 meter! Banjir rob makin sering, tanggul jebol lagi kayak 9 Maret kemarin. Kita nggak bisa cuma pasang pompa doang.

Prototype Sentinel sudah diuji 2025—kota bawah laut mandiri energi & air. Adaptasi di Teluk Jakarta: hemat biaya tanggul (Rp160 triliun+), jadi investasi masa depan.

Sentinel dirancang buat hidup permanen di kedalaman 200 meter, nampung 100 orang (lab riset, rumah, farm hidroponik). Bahan: karbon fiber + beton ringan anti-korosi, self-sustaining—panel surya permukaan, oksigen dari elektrolisis air laut, energi dari gelombang.
Biaya : $200 juta/unit (Rp3 triliun), jauh lebih murah daripada tanggul raksasa Jakarta.
Manfaat: pulau buatan buat warga terdampak subsidence, nggak cuma selamat dari banjir—tapi juga lab iklim + wisata bawah air. Bayangin snorkeling sambil lihat kota! 

Riset ini bisa dimulai BRIN + KLHK sekarang.

3. 5-10 tahun: Skala up kalau sukses, kota bawah air pertama Indonesia: Wisata, lab, solusi permanen banjir & subsidence.

Target: 2035, Jakarta punya prototype kota bawah laut pertama di Asia Tenggara—hemat Rp100T+ biaya tanggul, plus jadi wisata global.

Ini bukan anti tanggul, tanggul sementara oke. Tapi minta sebagian dana dialihkan pintar ke riset cerdas & berkelanjutan. Untuk Jakarta nggak cuma bertahan, tapi maju bareng laut. Mulai dari sini, jadi inspirasi buat Semarang, Surabaya, seluruh pesisir Indonesia.

Ini bukan mimpi—ini langkah nyata. Tanda tangan sekarang!

Target 10.000—share ke teman, komunitas, tag @KementerianPUPR @KLHK @PresidenRI @GubernurDKI @BRIN_Indonesia. Edukasi temen: Ini solusi masa depan, mulai sekarang. Terima kasih! 

#KotaBawahLautJakarta #StopBanjirRob #RisetJakarta #RisetUnderwater #ZeroWasteIndonesia 

Sumber :  

 

 

avatar of the starter
flix 1111Pembuka Petisi

Perkembangan terakhir petisi