#MakassarTidakAman


#MakassarTidakAman
Masalahnya
Aksi begal dikota Makassar tentu bukan wacana baru lagi. Maraknya aksi kekerasan dan penodongan begal motor di kota Makassar membuat kerisauan warga Makassar terhitung sejak bulan februari hingga september 2015 saat ini.
Sejumlah korban terus berjatuhan tanpa hentinya hingga saat ini. Sejumlah kasus terjadi bukan hanya dijalan raya, aksi lainnya seperti penodongan dan perampokan terus terjadi diberbagai tempat. Sasarannyapun bervariasi mulai dari pegawai swasta, pegawai negeri,mahasiswa hingga wartawan.
Pada tanggal 2-9 september 2015 kemarin, terjadi 3 kasus pembegalan motor diruas jalan urip sumoharjo dan AP pettarani yang menimpa para mahasiswa. Ironisnya lagi, salah satu korban begal sebut saja namanya Eddy seorang mahasiswa UNHAS yang menjadi korban begal pada tanggal 2 september 2015 kemarin dijalan Pettarani jam 23.00 tidak jauh dari kantor polisi sekitar. Dia diikuti lalu ditodong oleh 2 kelompok bermotor yang dilengkapi senjata tajam, hingga akhirnya handphone dan uangnya raib diambil pelaku.
Parahnya lagi, saat ini warga Makassar rame membahas seputar hal ini disosial media dan rata-rata laporan para citizens terjadi puluhan kali aksi begal setiap minggunya. Entah kasus itu dilaporkan kepihak kepolisian atau tidak. Apalagi saat ini, aksi begal kini mulai berani beraksi disiang dan sore hari.
Berdasarkan data yang kami peroleh dari berbagai sumber media massa, pada April kemarin terjadi 36 kasus pembegalan sedangkan bulan Mei terjadi 17 kasus. Padahal kepolisian setempat mengaku sudah melakukan patroli rutin, namun anehnya peristiwa naas ini masih sering terjadi hingga saat ini di kota Makassar. Berikut ruas jalan yang rawan aksi begal seperti Urip Sumoharjo, Abdesir, Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani hingga jl. veteran.
Akhirnya, para citizens hingga kini mulai aktif kembali melakukan propaganda via sosmed dengan menuliskan hastag #MakassarTidakAman sebagai bentuk perhatian serius dan perlunya tindak lanjut oleh pemerintah.
Kritikan ini jangan dipandang sebagai upaya untuk menjatuhkan atau malah mencemari image kota Makassar yang katanya kota dunia. Justru harusnya menjadi kerisauan pemerintah kota agar terus memacu kinerja dan tidak tinggal diam melihat persoalan yang sangat meresahkan warga sejak beberapa bulan terakhir.
Oleh sebab itu, kami mendesak kapolda sulsel dan walikota Makassar untuk terus melakukan evaluasi keamanan dan lebih giat dalam memperhatikan kasus terkait ini. Kami juga mendesak kepada pihak kepolisian agar memberikan efek jera bagi pelaku begal yang selama masyarakat nilai kurang berhasil dalam memangkas aksi pembegalan.
Bagi seluruh warga kota Makassar, ayo dukung terus petisi ini dan update informasi mengenai aksi begal yang kamu ketahui dalam petisi ini. Sebarkan dan pasang #MakassarTidakAman diberbagai sosial media anda sebagai bentuk support agas persoalan seputar ini segera dituntaskan oleh pihak berwajib.
Salam Hormat,
Derry Perdana Munsil

Masalahnya
Aksi begal dikota Makassar tentu bukan wacana baru lagi. Maraknya aksi kekerasan dan penodongan begal motor di kota Makassar membuat kerisauan warga Makassar terhitung sejak bulan februari hingga september 2015 saat ini.
Sejumlah korban terus berjatuhan tanpa hentinya hingga saat ini. Sejumlah kasus terjadi bukan hanya dijalan raya, aksi lainnya seperti penodongan dan perampokan terus terjadi diberbagai tempat. Sasarannyapun bervariasi mulai dari pegawai swasta, pegawai negeri,mahasiswa hingga wartawan.
Pada tanggal 2-9 september 2015 kemarin, terjadi 3 kasus pembegalan motor diruas jalan urip sumoharjo dan AP pettarani yang menimpa para mahasiswa. Ironisnya lagi, salah satu korban begal sebut saja namanya Eddy seorang mahasiswa UNHAS yang menjadi korban begal pada tanggal 2 september 2015 kemarin dijalan Pettarani jam 23.00 tidak jauh dari kantor polisi sekitar. Dia diikuti lalu ditodong oleh 2 kelompok bermotor yang dilengkapi senjata tajam, hingga akhirnya handphone dan uangnya raib diambil pelaku.
Parahnya lagi, saat ini warga Makassar rame membahas seputar hal ini disosial media dan rata-rata laporan para citizens terjadi puluhan kali aksi begal setiap minggunya. Entah kasus itu dilaporkan kepihak kepolisian atau tidak. Apalagi saat ini, aksi begal kini mulai berani beraksi disiang dan sore hari.
Berdasarkan data yang kami peroleh dari berbagai sumber media massa, pada April kemarin terjadi 36 kasus pembegalan sedangkan bulan Mei terjadi 17 kasus. Padahal kepolisian setempat mengaku sudah melakukan patroli rutin, namun anehnya peristiwa naas ini masih sering terjadi hingga saat ini di kota Makassar. Berikut ruas jalan yang rawan aksi begal seperti Urip Sumoharjo, Abdesir, Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani hingga jl. veteran.
Akhirnya, para citizens hingga kini mulai aktif kembali melakukan propaganda via sosmed dengan menuliskan hastag #MakassarTidakAman sebagai bentuk perhatian serius dan perlunya tindak lanjut oleh pemerintah.
Kritikan ini jangan dipandang sebagai upaya untuk menjatuhkan atau malah mencemari image kota Makassar yang katanya kota dunia. Justru harusnya menjadi kerisauan pemerintah kota agar terus memacu kinerja dan tidak tinggal diam melihat persoalan yang sangat meresahkan warga sejak beberapa bulan terakhir.
Oleh sebab itu, kami mendesak kapolda sulsel dan walikota Makassar untuk terus melakukan evaluasi keamanan dan lebih giat dalam memperhatikan kasus terkait ini. Kami juga mendesak kepada pihak kepolisian agar memberikan efek jera bagi pelaku begal yang selama masyarakat nilai kurang berhasil dalam memangkas aksi pembegalan.
Bagi seluruh warga kota Makassar, ayo dukung terus petisi ini dan update informasi mengenai aksi begal yang kamu ketahui dalam petisi ini. Sebarkan dan pasang #MakassarTidakAman diberbagai sosial media anda sebagai bentuk support agas persoalan seputar ini segera dituntaskan oleh pihak berwajib.
Salam Hormat,
Derry Perdana Munsil

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 13 September 2015