

Bersihkan dan Benahi Trotoar Sekeliling Masjid Al Markaz Al Islami Makassar.


Bersihkan dan Benahi Trotoar Sekeliling Masjid Al Markaz Al Islami Makassar.
Masalahnya
Trotoar sekeliling Masjid Al Markaz Al Islami Jendral M Yusuf sangat jorok dan kotor atau meminjam istilah makassarnya "rantasa." Hal ini disebabkan karena trotoar tersebut dipenuhi gubuk-gubuk kayu para penjual kaki lima (PKL), dan kegiatan tetap pencucian motor, penjual kelapa, dan lain-lain. Hal ini sangat tidak pantas mengingat trotoar adalah hak pejalan kaki, dan bahwa Masjid Al Markaz Al Islami adalah Masjid terbesar di kota Makassar bahkan di Propinsi Sulawesi Selatan dan merupakan kebanggaan ("Siri", martabat) seluruh ummat Islam Makassar/Sulawesi Selatan, yang harus terpelihara kebersihan dan keindahannya.
Petisi ini sangat urgen dan relevan disampaikan kepada Walikota Kota Makassar mengingat salah satu kampanye beliau dalam hal kebersihan kota adalah "Makassar tidak Rantasa" dan juga sering kita dengar semboyan jadikan "Makassar Kota Dunia." Kota Dunia trotoarnya lapang dan bersih untuk tempat pejalan kaki, dan landmark atau objek-objek utama sebuah kota seperti Masjid Al Markas Al-Islamy harus dijaga keindahannya.
Sayangnya keadaan diatas sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah Kota Makassar. Saya pribadi, Prof. Hasyim Aidid, yang kebetulan adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulawesi Selatan dan juga anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), pernah menyampaikan secara langsung kepada Bapak Walikota, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto sekitar dua tahun lalu (2016), namun sampai hari ini juga belum melihat perubahan apa-apa. Persoalan ini bahkan sudah pernah disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak tahun 2013 termasuk pada acara ulang tahun Al Markaz bulan Januari 2016 dimana disitu hadir Walikota.
Oleh karena itu, maka marilah sama-sama umat Islam dan warga kota Makassar, menggalang awareness untuk permasalahan ini, dan marilah kita meminta dengan segala hormat Walikota Kota Makassar dan juga Gubernur Sulawesi Selatan untuk segera mengambil tindakan nyata, pembersihan dan pembenahan trotoar keliling Masjid Al-Markaz Al-Islamy ini, yaitu di Jln Sunu (sebelah Timur Masjid), dan di jalan sebelah Selatan Masjid , dan di jalan sebelah Utara Masjid. Lalu trotoar - trotoar itu seterusnya berfungsi menurut semestinya yaitu buat para warga kota pejalan kaki.
#Bersihkan dan benahi Trotoar keliling AlMarkaz

Masalahnya
Trotoar sekeliling Masjid Al Markaz Al Islami Jendral M Yusuf sangat jorok dan kotor atau meminjam istilah makassarnya "rantasa." Hal ini disebabkan karena trotoar tersebut dipenuhi gubuk-gubuk kayu para penjual kaki lima (PKL), dan kegiatan tetap pencucian motor, penjual kelapa, dan lain-lain. Hal ini sangat tidak pantas mengingat trotoar adalah hak pejalan kaki, dan bahwa Masjid Al Markaz Al Islami adalah Masjid terbesar di kota Makassar bahkan di Propinsi Sulawesi Selatan dan merupakan kebanggaan ("Siri", martabat) seluruh ummat Islam Makassar/Sulawesi Selatan, yang harus terpelihara kebersihan dan keindahannya.
Petisi ini sangat urgen dan relevan disampaikan kepada Walikota Kota Makassar mengingat salah satu kampanye beliau dalam hal kebersihan kota adalah "Makassar tidak Rantasa" dan juga sering kita dengar semboyan jadikan "Makassar Kota Dunia." Kota Dunia trotoarnya lapang dan bersih untuk tempat pejalan kaki, dan landmark atau objek-objek utama sebuah kota seperti Masjid Al Markas Al-Islamy harus dijaga keindahannya.
Sayangnya keadaan diatas sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah Kota Makassar. Saya pribadi, Prof. Hasyim Aidid, yang kebetulan adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulawesi Selatan dan juga anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), pernah menyampaikan secara langsung kepada Bapak Walikota, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto sekitar dua tahun lalu (2016), namun sampai hari ini juga belum melihat perubahan apa-apa. Persoalan ini bahkan sudah pernah disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak tahun 2013 termasuk pada acara ulang tahun Al Markaz bulan Januari 2016 dimana disitu hadir Walikota.
Oleh karena itu, maka marilah sama-sama umat Islam dan warga kota Makassar, menggalang awareness untuk permasalahan ini, dan marilah kita meminta dengan segala hormat Walikota Kota Makassar dan juga Gubernur Sulawesi Selatan untuk segera mengambil tindakan nyata, pembersihan dan pembenahan trotoar keliling Masjid Al-Markaz Al-Islamy ini, yaitu di Jln Sunu (sebelah Timur Masjid), dan di jalan sebelah Selatan Masjid , dan di jalan sebelah Utara Masjid. Lalu trotoar - trotoar itu seterusnya berfungsi menurut semestinya yaitu buat para warga kota pejalan kaki.
#Bersihkan dan benahi Trotoar keliling AlMarkaz

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 16 November 2018