Copot Rektor UNM yang Otoriter

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Banyaknya Permasalahan-permasalahan yang terjadi di Universitas Negeri Makassar seperti Pertama, Bertambah Mahalnya Biaya Kuliah (Uang Kuliah tunggal) di setiap tahunnya. Kedua, Adanya pungutan lain selain Uang Kuliah Tunggal seperti Biaya KKN, Biaya Praktikum, biaya operasional lainnya yang berbaur dengan Akademik, dll. KetigaUang Kuliah Tunggal yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi seperti yang dirasakan oleh Mahasiswa jalur mandiri UNM. Keempat, adanya 6 Gedung makrak yang belum selesai hingga saat ini. Kelima, Pemberian sanksi Skorsing kepada 6 (enam) mahasiswa FE UNM hanya akibat mengemukakan pendapatnya soal transparansi Anggaran yang dianggap hal tersebut cacat prisedural dan cacat demokrasi. Keenam, adanya intimidasi akademik oleh saudara Filtra (2011) hingga DO hanya akibat pernah mengemukakan pendapat di muka umum (dendam birokrasi). Ketujuh, Adanya tindak represif (kekerasan fisik) yang dilakukan okeh birokrasi kepada Mahasiswa FIK UNM ketika melakukan demonstrasi yang dianggap hal itu adalah pelanggaran HAM. Kedelapan, fenomena menjadikan Kampus sebagai lahan Politik praktis. Kesembilan, menjamurnya anti kritik di tubuh birokrasi kampus yang berujung kepada usaha mematikan demokratisasi kampus. Kesepuluh, Adanya pencitraan lewat berbagai media yang mengindikasikan bahwa eksistensi rektor yang tidak mencerminkan wajah Intelektual tetapi mencerminkan sebagai maskot politik. Kesebelas, Rektor yang sewenang-wenang dalam mengambil kebijakan. Keduabelas, menjadikan agama sebagai alat politik. Ketigabelas, menjadikan kampus sebagai ladang bisnis dan itu tergambarkan dari usaha rektor mengubah kampus berstatus Badan Layanan Umum, yang notabenenya sangat dipaksakan akibat hasrat dalam mewujudkan Visinya sebagai rektor. Keempatbelas, banyaknya Fasilitas kampus yang tak layak digunakan, padahal setiap tahunnya Uang Kuliah Tunggal semakin mahal. 

Semua permasalahan diatas tidak terlepas dari tangan penentu kebijakan yaitu Rektor UNM (Prof. Dr. Husain syam, M.Tp) yang mengontrol semua kebijakan kampus di UNM. Sampai pada tataran pemilihan dekan di setiap fakultas. Sehingga sampai hari ini beliau dianggal Rektor yang Fasis, Otoriter dan Diktator.



Hari ini: Revolusi Orange mengandalkanmu

Revolusi Orange membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Universitas Negeri Makassar: Copot Rektor UNM yang Otoriter". Bergabunglah dengan Revolusi Orange dan 253 pendukung lainnya hari ini.