Ditinggal kelaskan secara tidak masuk akal!
Ditinggal kelaskan secara tidak masuk akal!
Masalahnya
Halo, Saya Ara Hasiat Lorensius Pakpahan dan Ibnu Sodri dari SMA N 100 Jakarta tepatnya kelas X IPS 2. Kami disini baru saja menerima hasil pembelajaran kami 24 Juni 2016 lalu, dan kami mendapat hasil yaitu tinggal kelas.
Hal ini sangat tidak masuk akal, mengapa kami berkata demikian? Mari kami sebutkan buktinya :
- Disekolah kami, jika pada akhirnya nilai kami tidak sesuai kriteria ketuntasan minimal, para murid harus mengerjakan remedial sesuai pelajaran yang tidak tuntas maka nilai dituntaskan. Kami berdua telah menyelesaikan remedial tersebut, tetapi teman kami ada yang tidak mengerjakan remed tersebut tetapi dia naik kelas.
- Teman kami sering absen (tidak masuk sekolah) tanpa keterangan hingga 22kali, dinaik kelaskan walau bersyarat.
- Teman kami mendapat surat peringatan atas kasus masalah yang ia lakukan disekolah, bahkan 2 kali surat peringatan diatas materai, tetapi naik kelas.
- Kami mengerjakan remedial, sering masuk, tidak pernah mendapat surat peringatan ditinggal kelaskan.
-Dalam salah satu pelajaran yaitu Prakarya, saya menyelesaikan semua tugas, terutama ada tugas Video wawancara berbobot nilai tinggi, teman saya tidak mengerjakan tetapi naik kelas, bagaimana dengan kami yang mengerjakan?
-Dan saya bingung di pelajaran seni rupa, mengapa nilai seni rupa saya menjadi di bawah kkm juga? Sedangkan anak anak yg lain dari jurusan ipa mau pun ips nilainya di baguskan (tidak di bawah kkm) perihal guru mata pelajaran senirupa kami ini sudah pindah, tapi kenapa? Kenapa nilai senirupa saya di bawah kkm dengan nilai 54(Ara)
- Dibidang pramuka, jika kita dilantik jadi bantara guru penanggung jawab pramuka menjamin kami naik kelas, saya sudah dilantik, tetapi tinggal kelas, tetapi banyak teman saya naik kelas dengan mudah tanpa mengikuti kegiatan ini, sangat tidak masuk akal, dimanakah janji guru dan penanggung jawab pramuka tersebut?
Apakah kami tinggal kelas karena sikap? Kami dikelas suka bercanda untuk membuat kelas ketawa, apakah itu hal yang salah jika ingin membuat kelas senang setelah kami belajar? Apa guru sentimen terhadap hal itu sehingga kami dibilang tidak bersikap baik? Kami disini tidak ingin menyalahkan guru, tetapi apakah karena guru telah sentimen kami tidak dinaikkan, disaat hal yang harus kami lakukan sbg murid telah kami lakukan. Jadi intinya, apakah dendam/sentimen guru mampu membuat kami tinggal kelas?
Jika kalian menandatangani petisi ini, saya berharap sekali dan supaya membantu kami naik kelas dan lepas dari hal yang tidak masuk akal ini, terima kasih
Jakarta, 1 July 2016.
Ara HLPPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 140 pendukung
Masalahnya
Halo, Saya Ara Hasiat Lorensius Pakpahan dan Ibnu Sodri dari SMA N 100 Jakarta tepatnya kelas X IPS 2. Kami disini baru saja menerima hasil pembelajaran kami 24 Juni 2016 lalu, dan kami mendapat hasil yaitu tinggal kelas.
Hal ini sangat tidak masuk akal, mengapa kami berkata demikian? Mari kami sebutkan buktinya :
- Disekolah kami, jika pada akhirnya nilai kami tidak sesuai kriteria ketuntasan minimal, para murid harus mengerjakan remedial sesuai pelajaran yang tidak tuntas maka nilai dituntaskan. Kami berdua telah menyelesaikan remedial tersebut, tetapi teman kami ada yang tidak mengerjakan remed tersebut tetapi dia naik kelas.
- Teman kami sering absen (tidak masuk sekolah) tanpa keterangan hingga 22kali, dinaik kelaskan walau bersyarat.
- Teman kami mendapat surat peringatan atas kasus masalah yang ia lakukan disekolah, bahkan 2 kali surat peringatan diatas materai, tetapi naik kelas.
- Kami mengerjakan remedial, sering masuk, tidak pernah mendapat surat peringatan ditinggal kelaskan.
-Dalam salah satu pelajaran yaitu Prakarya, saya menyelesaikan semua tugas, terutama ada tugas Video wawancara berbobot nilai tinggi, teman saya tidak mengerjakan tetapi naik kelas, bagaimana dengan kami yang mengerjakan?
-Dan saya bingung di pelajaran seni rupa, mengapa nilai seni rupa saya menjadi di bawah kkm juga? Sedangkan anak anak yg lain dari jurusan ipa mau pun ips nilainya di baguskan (tidak di bawah kkm) perihal guru mata pelajaran senirupa kami ini sudah pindah, tapi kenapa? Kenapa nilai senirupa saya di bawah kkm dengan nilai 54(Ara)
- Dibidang pramuka, jika kita dilantik jadi bantara guru penanggung jawab pramuka menjamin kami naik kelas, saya sudah dilantik, tetapi tinggal kelas, tetapi banyak teman saya naik kelas dengan mudah tanpa mengikuti kegiatan ini, sangat tidak masuk akal, dimanakah janji guru dan penanggung jawab pramuka tersebut?
Apakah kami tinggal kelas karena sikap? Kami dikelas suka bercanda untuk membuat kelas ketawa, apakah itu hal yang salah jika ingin membuat kelas senang setelah kami belajar? Apa guru sentimen terhadap hal itu sehingga kami dibilang tidak bersikap baik? Kami disini tidak ingin menyalahkan guru, tetapi apakah karena guru telah sentimen kami tidak dinaikkan, disaat hal yang harus kami lakukan sbg murid telah kami lakukan. Jadi intinya, apakah dendam/sentimen guru mampu membuat kami tinggal kelas?
Jika kalian menandatangani petisi ini, saya berharap sekali dan supaya membantu kami naik kelas dan lepas dari hal yang tidak masuk akal ini, terima kasih
Jakarta, 1 July 2016.
Ara HLPPembuka Petisi
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 1 Juli 2016