SELAMATKAN PLN, COPOT DP SEBAGAI DIRUT PLN

19

Ayo dapatkan 25 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!

Masalahnya

SELAMATKAN PLN, COPOT DP SEBAGAI DIRUT PLN 

 

PLN adalah sebuah Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang Ketenaga listrikan. Selama ini kami insan PLN selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dalam hal ini adalah Masyarakat Indonesia. Namun perlu diketahui, ditengah – Tengah upaya PLN dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat, justru PLN dirongrong oleh pemimpin yaitu seorang mantan Politikus dari partai Bukan dari Kabinet Merah Putih, sosok yang mengedepankan kepentingan pribadi / golongan diatas kepentingan umum. Apa saja dugaan nya?

1.       Penggunaan Dana CSR/Sponsorship untuk kepentingan kelompoknya dengan mekanisme DP memberikan instruksi secara lisan (lebih banyak) dan terrulis kepada AW (Sekper) dan G (KOM) untuk segera mencairkan. Hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak nama DP agar bernilai positif, dan bahkan DP diduga telah menggunakan dana tersebut (melalui metode sponsorship) untuk memperoleh 380 penghargaan dan bahkan jumlah terebut lebih dari 380 dalam kurun waktu 2024. SPPD di unit di blok dengan alasan keterbatasan anggaran . Cek AW (Sekper), G (Kom), AGAP (MUM) terhadap dugaan penggunaan dana-dana untuk Support DP! 

2.       Pembentukan SubHolding, yang membawa dampak yang tidak lebih baik bagi Pegawai yang awalnya sebagai Pegawai holding . Bahkan memberikan dampak negative, karena banyak kebijakan holding yang tidak dijalankan oleh Sub Holding sehingga Pegawai dirugikan. Sebagai contoh adalah kebijakan HXMS, contoh lain : biaya ibadah Pegawai sebelum pension, setelah masuk ke Sub HOLDING mengalami penurunan.

3.       Bagaimana dengan program Relokasi Pembangkit dan Sewa Pembangkit?? Siapa yang memberikan instruksi? Bagaimana dengan pricing nya seharusnya DP dan AL (Kit) tahu masalah ini ? Kenapa DP berbalik menyalahkan karyawannya seakan akan (DP dan AL) cuci tangan ?

4.       SI (Resiko) diduga telah berbuat asusila dengan Asisten Rumah Tangganya, bahkan SI telah memberikan Sepeda Motor kepada Sang Suami ART sebagai Uang Damai.

5.       Penentuan Pengadaan yang diawali dengan MoU untuk kepentingan kelompoknya. Dan konon untuk Show up di depan presiden pada saat kunjungan di China, DP memaksakan 10 draft MoU harus selesai dalam waktu dua hari. Kalau memang DP bagus kinerjanya kenapa harus Show Up di depan presiden dan jajarannya. Dan konon kabarnya, DP diduga akan melakukan Tukar guling Aset (tanah dan bangunan) di Jakarta Selatan antara PLN dan seorang tokoh Masyarakat Nasional. Padahal Kebijakan tersebut selalu ditolak oleh DIRUT PLN sebelumnya. Namun semenjak DP, kebijakan tukar guling tersebut akan dilaksanakan segera dan  terkesan seperti dipaksakan harus selesai dalam waktu singkat. Setelah ini show up tentang apa lagi ya?

6.       Pengaturan-2 berita agar dapat mengangkat nama DP dan tidak boleh ada berita negative yang beredar. Biaya-2 tersebut diduga diselubungkan melalui sebuah Perusahaan PT SAK yang berlokasi di BSD.

7.       Hilangnya karir path Pegawai unit. Karena Manager di Kantor Pusat langsung naik ke Manajemen Menengah (VP) dan bahkan Manajemen Atas (EVP) langsung. Dan hanya orang dari kelompok – kelompok DP lah yang dapat megisi pada jabatan tersebut. Kapan Manager Unit/ SRM Unit  mendapatkan kesempatan berkarir lebih baik? Kapan kami kami Pegawai dari ujung kepulauan dapat merasakan Kantor Pusat ?

8.       Saat ini seluruh informasi tentang kebobrokan DP dalam memimpin PLN yang disampaikan melalui email luar ke PLN ternyata diblok oleh WA (STI) sehingga sharing informasi untuk menguak kebenaran TERBLOKIR. Dan bahkan laporan Pegawai yang pertama pun ikut hilang dari email korporat kia masing-2. Berhati – hatilah menggunakan jalur komunikasi dan perangkat Komputer/Laptop karena semuanya dipantau oleh WA (STI)

9.       Arogansi dalam memimpin. Ketika tidak suka dengan seseorang secara personal, DP langsung mencopot dan mengisi penggantinya dari orang-2 kelompoknya.

10.   Laporan -  laporan diatas sudah disampaikan ke Ketua SP (sdr AA) namun tidak ditanggapi.

 

Sampai kapan PLN akan seperti ini ? Mungkin rekan-2 di unit tidak merasakan arogansi ini, namun bagaimana jika UID kedepan dibuat SH ? Apakah rekan rekan RELA? Apakah rekan – rekan RELA dipecah belah secara pelan – pelan  hanya untuk kepenting GOLONGAN??

PLN akan selalu berupaya agar layanan kepada Masyarakat tetap terjaga. Kami butuh bantuan para Pembaca Petisi ini untuk membantu kami, agar PLN lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat Indonesia. 

MOHON BANTU KAMI  #SELAMATKANPLN COPOT DP SEBAGAI DIRUT PLN

avatar of the starter
Taufik AgamPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi