Sediakan fasilitas bagi lansia yang kesulitan berjalan
Sediakan fasilitas bagi lansia yang kesulitan berjalan
Masalahnya
Setiap kali saya menemani nenek saya ke taman kota di Jakarta, saya menyadari betapa sulitnya bagi beliau untuk menikmati suasana indah di sekitar karena keterbatasan fisiknya. Seiring bertambahnya usia, rasa lelah dan nyeri di persendian menjadi tantangan nyata bagi banyak lansia.
Satu hal yang selalu menyakitkan hati saya adalah saat melihat betapa nenek saya merasa terabaikan karena minimnya fasilitas yang mendukung mobilitasnya. Jalan setapak yang panjang tanpa bangku untuk beristirahat, serta tidak adanya alternatif transportasi dalam area taman membuatnya kerap merasa terasing. Hal ini tidak hanya terjadi di taman, tetapi juga di berbagai tempat umum lainnya di seluruh Indonesia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022, ada sekitar 9% dari total populasi di Indonesia yang berusia di atas 60 tahun. Angka ini tidak bisa diabaikan dan kebutuhan mereka harus diakomodasi dengan lebih baik. Di negara maju, keberadaan fasilitas bagi lansia merupakan prioritas dengan hadirnya jalur pejalan kaki yang nyaman, bangku di tempat strategis, serta alat bantu mobilitas lainnya. Sayangnya, kita masih jauh dari hal tersebut.
Solusi yang dapat kita usulakan adalah dengan menambah fasilitas terutama di area publik seperti taman, stasiun, dan mall. Tentunya dengan menyediakan bangku di jalur pejalan kaki, kursi roda untuk dipinjamkan, serta rambu-rambu jelas yang menunjukan arah bagi kursi roda. Apabila memungkinkan, kita juga dapat mengusahakan jalur pejalan kaki yang lebih landai dan datar agar tidak membahayakan.
Kami meminta pemerintah daerah terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya untuk memperhatikan dan mewujudkan fasilitas ini. Kita semua akan menjadi lansia suatu hari nanti dan sudah seharusnya jika kota kita dapat menyambut mereka dengan ramah.
Dukungan dan penandatanganan Anda sangat berarti untuk kehidupan yang lebih baik bagi para lansia kita. Mohon bantu dengan menandatangani petisi ini dan menyebarkannya lebih luas!
0
Masalahnya
Setiap kali saya menemani nenek saya ke taman kota di Jakarta, saya menyadari betapa sulitnya bagi beliau untuk menikmati suasana indah di sekitar karena keterbatasan fisiknya. Seiring bertambahnya usia, rasa lelah dan nyeri di persendian menjadi tantangan nyata bagi banyak lansia.
Satu hal yang selalu menyakitkan hati saya adalah saat melihat betapa nenek saya merasa terabaikan karena minimnya fasilitas yang mendukung mobilitasnya. Jalan setapak yang panjang tanpa bangku untuk beristirahat, serta tidak adanya alternatif transportasi dalam area taman membuatnya kerap merasa terasing. Hal ini tidak hanya terjadi di taman, tetapi juga di berbagai tempat umum lainnya di seluruh Indonesia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022, ada sekitar 9% dari total populasi di Indonesia yang berusia di atas 60 tahun. Angka ini tidak bisa diabaikan dan kebutuhan mereka harus diakomodasi dengan lebih baik. Di negara maju, keberadaan fasilitas bagi lansia merupakan prioritas dengan hadirnya jalur pejalan kaki yang nyaman, bangku di tempat strategis, serta alat bantu mobilitas lainnya. Sayangnya, kita masih jauh dari hal tersebut.
Solusi yang dapat kita usulakan adalah dengan menambah fasilitas terutama di area publik seperti taman, stasiun, dan mall. Tentunya dengan menyediakan bangku di jalur pejalan kaki, kursi roda untuk dipinjamkan, serta rambu-rambu jelas yang menunjukan arah bagi kursi roda. Apabila memungkinkan, kita juga dapat mengusahakan jalur pejalan kaki yang lebih landai dan datar agar tidak membahayakan.
Kami meminta pemerintah daerah terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya untuk memperhatikan dan mewujudkan fasilitas ini. Kita semua akan menjadi lansia suatu hari nanti dan sudah seharusnya jika kota kita dapat menyambut mereka dengan ramah.
Dukungan dan penandatanganan Anda sangat berarti untuk kehidupan yang lebih baik bagi para lansia kita. Mohon bantu dengan menandatangani petisi ini dan menyebarkannya lebih luas!
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 8 Oktober 2026