Ayo dukung Polda Riau melanjutkan proses penindakan hukum pembunuh gajah di Provinsi Riau.

Petisi ditutup

Ayo dukung Polda Riau melanjutkan proses penindakan hukum pembunuh gajah di Provinsi Riau.

Petisi ini mencapai 909 pendukung

WWF Indonesia memulai petisi ini kepada Polda Riau

Saat ini jumlah kasus gajah yang mati akibat penyakit, konflik maupun diambil gadingnya, sejak tahun 2004 - 2014 sebanyak 145 kasus. Dari jumlah tersebut, hanya 1 (satu) kasus yang berhasil dibawa ke pengadilan dan mendapat hukuman 12 (dua belas) tahun penjara.

Hal ini disebabkan pihak kepolisian hanya mendapatkan barang bukti berupa kerangka gajah dan kesulitan untuk mendapatkan dan membuktikan pelakunya. 

Salut kali ini Polda Riau berhasil menangkap tangan dan menahan 8 (delapan) pembunuh gajah dan barang bukti berupa senjata api rakitan serta gading gajah yang hendak dijual di Kota Pekanbaru. Saat ini kasus sudah masuk dalam tahap penyelidikan dan pengembangan, diharapkan kasus ini segera dibawa ke pengadilan.

Penangkapan ini masih rentan untuk tidak dibawa ke pengadilan. Sehingga perlu dukungan Anda untuk mengawal kasus ini agar pembunuh gajah dihukum seberat-beratnya.

Penting menuntaskan kasus ini untuk membuat efek jera bagi para pembunuh gajah lainnya yang masih berkeliaran, khususnya di Sumatera. Penting bagi Kepolisian untuk menegakkan hukum yang berlaku, sehingga populasi gajah masih terjaga.

Fakta:

Menurut data yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia, jumlah gajah di Sumatera 1700-1800 individu (data tahun 2004). Namun WWF Indonesia meyakini data tersebut sudah banyak berkurang akibat pembunuhan.

Jika laju jumlah kematian terus berlangsung seperti sekarang dan tanpa adanya intervensi hukum, maka gajah diyakini akan punah pada tahun 2019. Padahal, menurut rencana aksi nasional konservasi gajah Sumatera yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia disebutkan untuk mempertahankan populasi gajah Sumatera.

Petisi ditutup

Petisi ini mencapai 909 pendukung