Penolakan Atas Kenaikan Biaya Wisuda


Penolakan Atas Kenaikan Biaya Wisuda
Masalahnya
Kepada Yth,
Rektor Universitas Tama Jagakarsa.
Hidup Mahasiswa!
Sehubungan dengan dikeluarkannya Pengumuman Tentang "PELAKSANAAN WISUDA KE XV TA. 2020/2021", Kami Wisudawan Universitas Tama Jagakarsa menolak atas kenaikan biaya wisuda dari tahun sebelumnya yang dimana :
- Wisuda online naik Rp. 200.000 dari tahun sebelumnya Rp. 1.750.000 menjadi Rp. 1.950.000
- Wisuda offline naik Rp 750.000 dari tahun sebelumnya Rp 3.050.000 menjadi Rp. 3.800.000
Ini tentu memberatkan kami para Wisudawan, apalagi pengumuman diberikan pada H-12 sebelum tanggal pembayaran terakhir. Hal ini sangat mendadak, apalagi menyikapi statement "Batas akhir pembayaran Wisuda Offline dan Online pada hari Rabu, tanggal 17 November 2021 pukul 19.00 WIB lebih dari tanggal yang telah ditentukan tidak akan diterima." Suatu hal yang sulit diterima, karena keterbatasan ekonomi Wisudawan dan informasi yang mendadak.
Berkenaan dengan hal diatas, berikut poin-poin tuntutan dari Kami Wisdudawan, yaitu :
- Kami menuntut agar pihak rektorat tidak menaikkan biaya wisuda dan menyamaratakan biaya wisuda tahun ini dengan biaya wisuda tahun lalu.
- Kami menuntut tranparansi alokasi biaya wisuda, dimana laporan keuangannya harus dilampirkan dan sama-sama disaksikan oleh Wisudawan.
- Melakukan pengunduran batas terakhir pembayaran Pada 20 November 2021 Pukul 21.00 dan melakukan sitem pembayaran dengan cara dicicil.
Sekiranya pihak Yayasan dan Rektorat menyetujui tuntutan Wisudawan, dan Kami Wisudawan yang menandatangani petisi ini dengan Sadar dan tetap akan menyuarakan terus tuntutan kami bila tidak disetujui.
Masalahnya
Kepada Yth,
Rektor Universitas Tama Jagakarsa.
Hidup Mahasiswa!
Sehubungan dengan dikeluarkannya Pengumuman Tentang "PELAKSANAAN WISUDA KE XV TA. 2020/2021", Kami Wisudawan Universitas Tama Jagakarsa menolak atas kenaikan biaya wisuda dari tahun sebelumnya yang dimana :
- Wisuda online naik Rp. 200.000 dari tahun sebelumnya Rp. 1.750.000 menjadi Rp. 1.950.000
- Wisuda offline naik Rp 750.000 dari tahun sebelumnya Rp 3.050.000 menjadi Rp. 3.800.000
Ini tentu memberatkan kami para Wisudawan, apalagi pengumuman diberikan pada H-12 sebelum tanggal pembayaran terakhir. Hal ini sangat mendadak, apalagi menyikapi statement "Batas akhir pembayaran Wisuda Offline dan Online pada hari Rabu, tanggal 17 November 2021 pukul 19.00 WIB lebih dari tanggal yang telah ditentukan tidak akan diterima." Suatu hal yang sulit diterima, karena keterbatasan ekonomi Wisudawan dan informasi yang mendadak.
Berkenaan dengan hal diatas, berikut poin-poin tuntutan dari Kami Wisdudawan, yaitu :
- Kami menuntut agar pihak rektorat tidak menaikkan biaya wisuda dan menyamaratakan biaya wisuda tahun ini dengan biaya wisuda tahun lalu.
- Kami menuntut tranparansi alokasi biaya wisuda, dimana laporan keuangannya harus dilampirkan dan sama-sama disaksikan oleh Wisudawan.
- Melakukan pengunduran batas terakhir pembayaran Pada 20 November 2021 Pukul 21.00 dan melakukan sitem pembayaran dengan cara dicicil.
Sekiranya pihak Yayasan dan Rektorat menyetujui tuntutan Wisudawan, dan Kami Wisudawan yang menandatangani petisi ini dengan Sadar dan tetap akan menyuarakan terus tuntutan kami bila tidak disetujui.
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Petisi dibuat pada 5 November 2021