Jangan Cabut Bidikmisi bagi 40 Mahasiswa Unsoed 2015 !!!

Masalahnya

Rakyat hanya ingin sekolah setinggi mungkin agar cerdas dan bisa menjaga segala kekayaan alam negeri ini, tapi kenapa banyak pejabat yang selalu menghambat ?

Contohnya pejabat kampus (Rektor) di Universitas Negeri Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang akan mencabut hak mahasiswa atas bidikmisi yang merupakan jalan bagi rakyat yang kurang mampu secara ekonomi bisa kuliah dan berpendidikan tinggi. padahal pendidikan adalah hak yang dijamin UUD 1945.

Sudah terkatung-katung tidak jelas karena biaya bidikmisi belum juga turun, Unsoed malah akan mencabut harapan 40 mahasiswa untuk bisa kuliah. alasannya "kuota mahasiswa bidikmisi Unsoed melebihi apa yang ditetapkan Dirjen Dikti"  apakah ini adil ? padahal di pasal 74 UU Pendidikan Tinggi dikatakan bahwa "setiap perguruan tinggi wajib mencari dan menjaring calon Mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi tetapi kurang mampu secara ekonomi dan calon Mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal untuk diterima paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari seluruh Mahasiswa baru yang diterima dan tersebar pada semua Program Studi."

Nyatanya, Unsoed hanya memenuhi kuota bidikmisi sebanyak 615, sementara kuota dari Kementerian adalah 575, ini tidak masuk hitungan matematis yang tepat, karena seharusnya jika Unsoed pada tahun 2015 ini menerima 4.592 orang maka 20% nya adalah 918 Mahasiswa, itu angka minimal menurut UU Pendidikan Tinggi.  

Kalau disuruh bayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebegitu mahalnya, jelas tidak sanggup, karena awalnya mahasiswa penerima bidikmisi memang tergolong tidak mampu secara ekonomi, makanya salah satu fasilitasnya adalah biaya hidup, disamping biaya transport dan biaya pendidikan.

Oleh karena itu, petisi ini dibuat, untuk solidaritas kawan-kawan kita yang ingin kuliah dan hanya ingin mendapat hak-nya sebagai warga negara, mari kita petisikan Rektor Unsoed, dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, karena merekalah yang harus bertanggungjawab, dan tanpa solidaritas yang luas maka masalah tidak ada ujung-usainya.


#PendidikanAdalahHak

#BidikmisiJanganDicabut

avatar of the starter
Front Mahasiswa Nasional Ranting UnsoedPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 404 pendukung

Masalahnya

Rakyat hanya ingin sekolah setinggi mungkin agar cerdas dan bisa menjaga segala kekayaan alam negeri ini, tapi kenapa banyak pejabat yang selalu menghambat ?

Contohnya pejabat kampus (Rektor) di Universitas Negeri Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang akan mencabut hak mahasiswa atas bidikmisi yang merupakan jalan bagi rakyat yang kurang mampu secara ekonomi bisa kuliah dan berpendidikan tinggi. padahal pendidikan adalah hak yang dijamin UUD 1945.

Sudah terkatung-katung tidak jelas karena biaya bidikmisi belum juga turun, Unsoed malah akan mencabut harapan 40 mahasiswa untuk bisa kuliah. alasannya "kuota mahasiswa bidikmisi Unsoed melebihi apa yang ditetapkan Dirjen Dikti"  apakah ini adil ? padahal di pasal 74 UU Pendidikan Tinggi dikatakan bahwa "setiap perguruan tinggi wajib mencari dan menjaring calon Mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi tetapi kurang mampu secara ekonomi dan calon Mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal untuk diterima paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari seluruh Mahasiswa baru yang diterima dan tersebar pada semua Program Studi."

Nyatanya, Unsoed hanya memenuhi kuota bidikmisi sebanyak 615, sementara kuota dari Kementerian adalah 575, ini tidak masuk hitungan matematis yang tepat, karena seharusnya jika Unsoed pada tahun 2015 ini menerima 4.592 orang maka 20% nya adalah 918 Mahasiswa, itu angka minimal menurut UU Pendidikan Tinggi.  

Kalau disuruh bayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebegitu mahalnya, jelas tidak sanggup, karena awalnya mahasiswa penerima bidikmisi memang tergolong tidak mampu secara ekonomi, makanya salah satu fasilitasnya adalah biaya hidup, disamping biaya transport dan biaya pendidikan.

Oleh karena itu, petisi ini dibuat, untuk solidaritas kawan-kawan kita yang ingin kuliah dan hanya ingin mendapat hak-nya sebagai warga negara, mari kita petisikan Rektor Unsoed, dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, karena merekalah yang harus bertanggungjawab, dan tanpa solidaritas yang luas maka masalah tidak ada ujung-usainya.


#PendidikanAdalahHak

#BidikmisiJanganDicabut

avatar of the starter
Front Mahasiswa Nasional Ranting UnsoedPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Perkembangan terakhir petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 22 Oktober 2015