Petition Closed
Petitioning Presiden SBY, Hatta Rajasa, PT Bhimasena Power Indonesia,

Presiden SBY, Hatta Rajasa, PT Bhimasena Power Indonesia, : Hentikan Pembangunan PLTU Batubara Batang, STOP Kekerasan, Intimidasi kepada Warga

1,697
Supporters

Pembangunan PLTU Batubara Batang yang digadang-gadang sebagai PLTU terbesar se-Asia Tenggara di kabupaten Batang, Jawa Tengah, adalah sebuah proyek yang tidak hanya merusak lingkungan, namun dalam proses perencanaannya telah memakan banyak korban kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh preman, aparat kepolisian dan TNI, kepada warga yang menolak desa mereka dicemari, dan tak ingin masa depan mereka dirusak oleh polusi debu batubara, yang sudah terbukti dimanapun di belahan bumi ini hanya memberikan dampak buruk kepada masyarakat.

Batubara adalah sumber energi kotor yang merusak iklim bumi kita. Pertambangan batubara telah menghancurkan hutan seperti di Kalimantan, menghilangkan sumber mata air, memusnahkan ekosistem dengan keragaman hayatinya seperti Orangutan dan memutus mata pencaharian kehidupan masyarakat adat. Pembakaran batubara untuk PLTU juga telah terbukti mengancam kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil dan anak-anak yang tinggal disekitar PLTU, merusak laut dan mata pencaharian nelayan, mencemari sawah dan sumber mata air. Semua ini adalah harga mahal yang tidak pernah dihitung oleh pemerintah dan pengusaha yang kerap kali mempromosikan batubara sebagai energi murah.

Penolakan warga Batang adalah hak asasi manusia yang dilindungi oleh UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan tidak diperbolehkan siapa pun termasuk aparat kepolisian, TNI, bahkan Presiden sekalipun untuk melanggar UU tersebut dan mencedarai hak masyarakat di tanah mereka sendiri.

Atas segala permasalahan ini, kami menuntut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang membidani proyek ini melalui program MP3EI, dan PT Bhimasena Power Indonesia yang merupakan konsorsium terdiri dari PT Adaro Power, dua perusahaan Jepang, J Power, dan Itochu, agar segera menghentikan dan membatalkan rencana pembangunan PLTU demi keselamatan warga, keselamatan planet bumi, dan masa depan lingkungan Indonesia.

Letter to
Presiden SBY, Hatta Rajasa, PT Bhimasena Power Indonesia,
Hentikan PLTU Batang, STOP Kekerasan, Intimidasi kepada Warga