Petition updatePresiden, aku memilihmu untuk HAM. Tolong jangan bunuh korban perdagangan manusia. Selamatkan #MaryJane!
Kunjungan Anis Hidayah dari Migrant CARE ke rumah Mary Jane di Filipina

Ruli ManurungJakarta, Indonesia
May 16, 2015
Kepada semua rekan yang telah menandatangani petisi ini,
Beberapa hari yang lalu, Anis Hidayah, Direktur Migrant CARE, singgah ke rumah Mary Jane di Filipina. Anis memiliki peran yang sangat penting dalam kampanye membatalkan hukuman mati terhadap Mary Jane kemarin. Cerita lengkapnya bisa disimak di http://www.rappler.com/world/regions/asia-pacific/indonesia/91594-pertemuan-jokowi-anis-hidayah-migrant-care
Mengenai kunjungannya ke rumah Mary Jane, beliau berkata:
“Saya bertemu dengan bapak, ibu, adik-adik, dan kakak Mary Jane. Rumah Mary Jane terletak di Talavera, Provinsi Nueva Ejica, 6 jam dari Manila. Rumah berdinding bambu yang sudah sebagian sobek itu hanya seluas 2x5 meter. Ini adalah gambaran ekstrim kemiskinan yang dihadapi Mary Jane dan keluarganya. Korban trafficking ini harus dibebaskan. Mengunjungi keluarga ini, air mata yang bicara.”
Foto-fotonya bisa disimak di https://www.facebook.com/anis.hidayah/posts/10153334264959182
Selama di Filipina, Anis juga mengunjungi buruh migran korban trafficking lainnya yang tersandung kasus yang sama, di antaranya adalah Dwi Wulandari yang saat ini berada di penjara Pasay City, Manila. Dwi adalah korban perdagangan manusia sekaligus korban sindikat penyelundup narkoba. Modus operandinya sama dengan Mary Jane: direkrut sebagai calon TKI. Foto-foto kunjungannya menengok Dwi Wulandari bisa dilihat di https://www.facebook.com/anis.hidayah/posts/10153334831784182
Rekan-rekan, terlihat jelas bahwa ini adalah modus operandi bandar narkoba untuk menjebak buruh migran yang polos. Jadi benar bahwa orang-orang seperti Mary Jane perlu kita bela.
Ayo kita terus menyebarkan informasi mengenai petisi ini agar Mary Jane mendapatkan persidangan yang adil dan bisa dibebaskan jika terbukti tak bersalah!
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X