Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Terima Dukungan di Petisi Kita!

Beberapa komunitas pengguna KRL, seperti Jalur Bekasi (JB), Jalur Serpong, Jalur Nambo, Jalur Depok Bogor, dan Anker Twitter bersatu membangun dukungan serta dorongan kepada DJKA untuk segera melakukan perbaikan prasarana di stasiun-stasiun. Hal ini merupakan tindak lanjut dari viralnya ibu hamil kelelahan menaiki tangga ekskalator rusak di stasiun KRL, beberapa waktu lalu.
Komunitas-komunitas pengguna KRL setuju sekali dengan DJKA, bahwa ekskalator dan lift adalah fasilitas pendukung stasiun. Di negara-negara maju, tangga lebih dilebarkan, agar kita (publik) terbiasa jalan kaki, demi kesehatan juga.
Jadi yang digarisbawahi dalam petisi tersebut, bahwa perbaikan prasarana ini demi memfasilitasi kelompok prioritas, seperti ibu hamil, lansia, penyandang cacat atau disabilitas, dan ibu yang membawa balita. Karena KRL tidak hanya digunakan bagi orang-orang yang secara fisik baik-baik saja.
Dirjen DJKA Bapak Mohamad Risal Wasal pun antusias menerima petisi dari komunitas. Beliau berpesan bahwa DJKA open dengan masukan-masukan seperti ini untuk peningkatan layanan yang lebih baik.
Kami komunitas JB (Jalur Bekasi) juga setuju terkait subsidi tepat sasaran bagi penumpang KRL. Karena selama ini sebenarnya semua penumpang KRL disubsidi terus tarifnya bertahun-tahun.
Jadi niat baik subsidi tepat sasaran berupa subsidi silang tarif antara penumpang yang berkemampuan dengan penumpang harian yang mengalami keterbatasan kemampuan, bisa bermanfaat untuk peningkatan layanan KRL CommuterLine. Yang tentunya harus dan sedang dikaji DJKA terlebih dahulu dengan matang, agar data penumpang ter-update dan tepat sasaran. Demikian pula yang disampaikan Dirjen DJKA, Bapak Risal.
Oleh sebab itu, percepatan perbaikan lift dan ekskalator dengan mutu yang lebih baik serta tidak mudah rusak, sangatlah diperlukan. Bahkan harus diutamakan. Demi mendapat kepercayaan publik, bahwa tarif yang mereka bayarkan benar-benar digunakan untuk peningkatan layanan publik di KRL maupun stasiun. Bersama-sama utamakan keamanan, kenyamanan, serta kemudahan publik.
Tidak bisa dipungkiri, orang-orang akan melihat pembangunan serta dampak pembangunan lebih secara fisik. Seperti berjalan baiknya lift dan ekskalator stasiun KRL, semulus berjalan baiknya ekskalator di stasiun pusat, seperti Stasiun Gambir. Kami yakin, publik akan lebih mendukung subsidi tarif tepat sasaran ini, karena benar-benar merasakan manfaatnya.
Yuk, kita kawal bersama pembangunan sarana dan prasarana stasiun dan KRL.