Keterangan pers Kemenpora tentang rencana GBK untuk balapan mobil:

1. Saya baru saja satu jam lalu berbicara cukup lama (13 menit) dengan Direktur Utama GBK Pak Winarto tentang rencana kegiatan GBK Race, krn banyak wartawan yg minta penjelasan dan komentar dari Kemenpora.
2. Dalam penjelasannya, Pak Winarto tdk membantah bahwa kegiatan tsb akan dilakukan di awal Oktober 2019, dan yg sudah dilakukan baru berupa trial dulu, yg hasilnya sedang dianalisa untuk dirapatkan hari Senin antara penyelenggara dengan GBK untuk mengetahui apakah go or not go. Juga disebutkan, bahwa kegiatan tsb hanya akan mengambil jam kosong (siang hari) dan tdk pas sedang crowded (pagi, sore, Sabtu dan Minggu). Dan hanya setahun sekali kemungkinannya.
3. Atas penjelasan tsb, Kemenpora mengingatkan agar GBK tetap menjaga marwah / chemistry GBK sbg prasarana OR yg secara historis sangat identik dengan kegiatan OR. Bahwasanya ada kegiatan komersial yg tdk terkait OR, silakan asal tdk mengganggu kegiatan OR itu sendiri, krn GBK sbg BLU juga butuh usaha mencari dana.
4. Disebutkan juga katanya bhw rencana kegiatan tsb sudah sepengetahuan Pengurus IMI. Namun sayangnya, ketika saya call Mas Sadikin Aksa (Ketum IMI) pd jam 09.57 ternyata baik IMI Pusat dan IMI DKI tdk pernah memberikan rekomendasi / izin penyelenggaraan.
5. Bahwasanya kegiatan otomotif sbg OR adalah sangat didukung oleh Kemenpora, ttp ada venuenya tersendiri.
6. Dlm penjelasannya oleh GBK, yg diadakan itu hanya misal satu mobil muter (tdk dlm bentuk balapan / race). Ttp Kemenpora concern dgn tingkat kecepatannya. Istiralah “race” secara hukum berkonotasi balapan / kecepatan. Kalau satu mobil muter dan kecepatan tinggi dan kemudian mobil berikutnya gantian muter, ya berarti ada race krn diperbandingkan kecepatannya.
7. Kemenpora sangat berharap pada PP GBK untuk sangat berhati hati supaya masalah rencana tsb dipertimbangkan nilai kemanfaatannya bagi publik atau sebaliknya, krn bisa berpotensi menimbulkan kegaduhan publik yg tdk perlu. Isu Audisi Djarum tempo hari sudah solved sementara gaduhnya, dan jangan ada lagi kegaduhan yg lain.
8. PP GBK diminta Kemenpora untuk secepatnya di minggu depan mengadakan jumpa pers terbuka untuk menjelaskan masalah tsb.
MENSESPORA