

MOHON BANGUN JEMBATAN PENYEBRANGAN LIPIA


MOHON BANGUN JEMBATAN PENYEBRANGAN LIPIA
Masalahnya
Assalamu ‘alaikum saudara-saudara seiman..
Telah tersebar luas berita mengenai akhwat yang telah wafat bernama Annisa Sholehah (seorang mahasiswi LIPIA) tertabrak busway tadi siang (Kamis/19/11/2015), sekitar pukul 13.00 atau 14.00 WIB. Dosen-dosen LIPIA pun dikagetkan untuk kesekian kalinya(telah terjadi beberapa kali) atas peristiwa tabrakan ini. Pukul 16.15 menunjukkan pergantian jam pelajaran. Dosen yang masuk kedalam kelas kami,memulai pelajarannya dengan bercerita tentang Akhwat yang meninggal karena tabrakan itu.
“Mahasiswaku sekalian, saya mendapatkan berita bahwa akhwat tersebut memiliki keluarga yang bisa dibilang ekonominya sederhana. Tetapi walaupun begitu dia adalah sosok akhwat yang memiliki sosok pribadi yang baik, baik terhadap temannya terlebih lagi kepada dosennya,” kata dosen kami dengan wajah yang sedih.
Kemudian, beliaupun melanjutkan ucapannya, “Untuk itu,mari kita mendoakan agar seluruh amalnya diterima disiai-Nya. Dan bagi kalian,jaga diri kalian baik-baik”
Setelahnya, dosen kami pun tak kuasa menahan air matanya yang mungkin sejak awal berbicara, air matanya ingin keluar. Diambillah tissue didalam sakunya,lalu diusapkan kemata dan wajah yang terkena air mata tersebut. Setelah diusapkan,lanjut dosen dengan suara yang tersedu-sedu.
“Sebenarnya sudah lama kami meminta izin ke pemerintahan agar diizinkan membangun jembatan penyeberangan, bahkan dari 3 tahun yang lalu sampai sekarang. Dan kami pun berjanji bahwa kami yang akan bertanggungjawab baik itu dari sisi pendanaannya dan lain-lain, kami yang akan menanggungnya. Tetapi entah apa yang ada dibenak mereka sehingga pembangunan jembatan itu tidak mendapatkan izin,” tambah dosen kami.
Harapan terakhir sang dosen dan bisa jadi ini adalah harapan yang sangat dibutuhkan oleh dosen kami.
“Mahasiswa sekalian, siapa saja diantara kalian yang mempunyai kenalan yang bisa membantu dalam mendapatkan izin dari pemerintahan mengenai pembangunan jembatan penyebrangan,tolong sampaikan harapan kami ini kepada mereka. Jikalau mereka siap membantu kami, silahkan temui kami,” ujarnya lagi.

Amalia AnandariPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 1.611 pendukung
Masalahnya
Assalamu ‘alaikum saudara-saudara seiman..
Telah tersebar luas berita mengenai akhwat yang telah wafat bernama Annisa Sholehah (seorang mahasiswi LIPIA) tertabrak busway tadi siang (Kamis/19/11/2015), sekitar pukul 13.00 atau 14.00 WIB. Dosen-dosen LIPIA pun dikagetkan untuk kesekian kalinya(telah terjadi beberapa kali) atas peristiwa tabrakan ini. Pukul 16.15 menunjukkan pergantian jam pelajaran. Dosen yang masuk kedalam kelas kami,memulai pelajarannya dengan bercerita tentang Akhwat yang meninggal karena tabrakan itu.
“Mahasiswaku sekalian, saya mendapatkan berita bahwa akhwat tersebut memiliki keluarga yang bisa dibilang ekonominya sederhana. Tetapi walaupun begitu dia adalah sosok akhwat yang memiliki sosok pribadi yang baik, baik terhadap temannya terlebih lagi kepada dosennya,” kata dosen kami dengan wajah yang sedih.
Kemudian, beliaupun melanjutkan ucapannya, “Untuk itu,mari kita mendoakan agar seluruh amalnya diterima disiai-Nya. Dan bagi kalian,jaga diri kalian baik-baik”
Setelahnya, dosen kami pun tak kuasa menahan air matanya yang mungkin sejak awal berbicara, air matanya ingin keluar. Diambillah tissue didalam sakunya,lalu diusapkan kemata dan wajah yang terkena air mata tersebut. Setelah diusapkan,lanjut dosen dengan suara yang tersedu-sedu.
“Sebenarnya sudah lama kami meminta izin ke pemerintahan agar diizinkan membangun jembatan penyeberangan, bahkan dari 3 tahun yang lalu sampai sekarang. Dan kami pun berjanji bahwa kami yang akan bertanggungjawab baik itu dari sisi pendanaannya dan lain-lain, kami yang akan menanggungnya. Tetapi entah apa yang ada dibenak mereka sehingga pembangunan jembatan itu tidak mendapatkan izin,” tambah dosen kami.
Harapan terakhir sang dosen dan bisa jadi ini adalah harapan yang sangat dibutuhkan oleh dosen kami.
“Mahasiswa sekalian, siapa saja diantara kalian yang mempunyai kenalan yang bisa membantu dalam mendapatkan izin dari pemerintahan mengenai pembangunan jembatan penyebrangan,tolong sampaikan harapan kami ini kepada mereka. Jikalau mereka siap membantu kami, silahkan temui kami,” ujarnya lagi.

Amalia AnandariPembuka Petisi
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 20 November 2015
