

STOP ATRAKSI LUMBA-LUMBA DI KOTA BUKITTINGGI
Masalahnya
Lumba-lumba adalah mamalia laut yang memiliki kecerdasan tinggi dan kesadaran diri yang tinggi, berstatus satwa liar dilindungi. Lumba-lumba yang hidup berkelompok ini berkomunikasi dan menerima rangsangan dengan sistem yang dinamakan sistem sonar, mereka mengirim suara didalam air untuk mencari jalan. Jika suara tersebut mengenai sebuah benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai sebuah gema. Sebagai mamalia, induk Lumba-lumba akan menyusui anaknya. Setiap anak lumba-lumba akan dekat dengan induknya sehingga ibunya dapat melindungi anaknya dari bahaya. Lumba-lumba yang termasuk ordo Cetacea ini, menjaga hubungan dengan anaknya hingga anaknya tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memiliki siulan khusus bagi anaknya yang dapat mereka kenali.
Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak dibawah air. Mereka bisa tenggelam. oleh karena itu, ia tidur beberapa saat dalam sehari. Selain itu kedua sisi otak lumba-lumba juga bekerja secara terpisah. Selama 8 jam kedua sisi otak itu sadar, kemudian sisi kiri akan tertidur selama 8 jam, setelah sisi kiri terbangun, sisi yang kanan akan tertidur selama 8 jam, unik bukan? Kemampuan berenang lumba-lumba mencapai kecepatan 60km/jam atau 37mph. Ada 40 jenis lumba-lumba, yang beberapa diantaranya harus naik ke permukaan air untuk bernafas setiap 20-30 detik. Mereka bernafas melalui lubang kecil yang berada di atas kepalanya. Lumba-lumba makan cumi dan ikan belanak(mullet), yang unik lagi, saat lumba-lumba mengeluarkan suara untuk mencari ikan makanannya, maka ikan tersebut akan tidak berdaya.
Tetapi beberapa tahun belakangan ini, lumba-lumba banyak diburu, selain dijadikan sumber makanan lumba-lumba juga dijadikan alat hiburan di sirkus-sirkus. Hal ini sungguh sangat menyedihkan! Di dalam sirkus lumba-lumba melakukan atraksi yang tidak sesuai dengan tingkah lakunya. Selain itu suara keras musik saat pertunjukan dapat menyebabkan kerusakan sonar pada lumba-lumba. Proses pengangkutan lumba-lumba mengunakan truk juga dapat mengancam keselamatan hidup Lumba-lumba. Mamalia ini bisa juga merasa trauma dan menunjukan ekspresi sedih karena perlakuan kasar yang diberikan kepada mereka. Tentu saja pertunjukan sirkus tersebut sama sekali tidak menyampaikan pesan edukasi, tidak menghargai kesejahteraan satwa, malah justru merendahkan martabatnya. Sirkus terebut lebih menonjolkan aspek hiburan daripada pendidikan, terlebih lagi konservasi lumba-lumba. Juga bertentangan dengan PP no 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Praktek industri hiburan berupa sirkus yang memanfaatkan satwa yang dapat mengancam keselamatan satwa tersebut.
untuk itu mari kita dorong pemerintah daerah kota Bukittinggi dan pihak dandim
03/04 Agam membatalkan pertunjukan Sirkus Lumba Lumba di Kota Bukittinggi yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2017 - 19 April 2017.
Lumba Lumba adalah Makhluk Merdeka, Biarkan mereka hidup Bebas di lautan.

Petisi ditutup
Masalahnya
Lumba-lumba adalah mamalia laut yang memiliki kecerdasan tinggi dan kesadaran diri yang tinggi, berstatus satwa liar dilindungi. Lumba-lumba yang hidup berkelompok ini berkomunikasi dan menerima rangsangan dengan sistem yang dinamakan sistem sonar, mereka mengirim suara didalam air untuk mencari jalan. Jika suara tersebut mengenai sebuah benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai sebuah gema. Sebagai mamalia, induk Lumba-lumba akan menyusui anaknya. Setiap anak lumba-lumba akan dekat dengan induknya sehingga ibunya dapat melindungi anaknya dari bahaya. Lumba-lumba yang termasuk ordo Cetacea ini, menjaga hubungan dengan anaknya hingga anaknya tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memiliki siulan khusus bagi anaknya yang dapat mereka kenali.
Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak dibawah air. Mereka bisa tenggelam. oleh karena itu, ia tidur beberapa saat dalam sehari. Selain itu kedua sisi otak lumba-lumba juga bekerja secara terpisah. Selama 8 jam kedua sisi otak itu sadar, kemudian sisi kiri akan tertidur selama 8 jam, setelah sisi kiri terbangun, sisi yang kanan akan tertidur selama 8 jam, unik bukan? Kemampuan berenang lumba-lumba mencapai kecepatan 60km/jam atau 37mph. Ada 40 jenis lumba-lumba, yang beberapa diantaranya harus naik ke permukaan air untuk bernafas setiap 20-30 detik. Mereka bernafas melalui lubang kecil yang berada di atas kepalanya. Lumba-lumba makan cumi dan ikan belanak(mullet), yang unik lagi, saat lumba-lumba mengeluarkan suara untuk mencari ikan makanannya, maka ikan tersebut akan tidak berdaya.
Tetapi beberapa tahun belakangan ini, lumba-lumba banyak diburu, selain dijadikan sumber makanan lumba-lumba juga dijadikan alat hiburan di sirkus-sirkus. Hal ini sungguh sangat menyedihkan! Di dalam sirkus lumba-lumba melakukan atraksi yang tidak sesuai dengan tingkah lakunya. Selain itu suara keras musik saat pertunjukan dapat menyebabkan kerusakan sonar pada lumba-lumba. Proses pengangkutan lumba-lumba mengunakan truk juga dapat mengancam keselamatan hidup Lumba-lumba. Mamalia ini bisa juga merasa trauma dan menunjukan ekspresi sedih karena perlakuan kasar yang diberikan kepada mereka. Tentu saja pertunjukan sirkus tersebut sama sekali tidak menyampaikan pesan edukasi, tidak menghargai kesejahteraan satwa, malah justru merendahkan martabatnya. Sirkus terebut lebih menonjolkan aspek hiburan daripada pendidikan, terlebih lagi konservasi lumba-lumba. Juga bertentangan dengan PP no 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Praktek industri hiburan berupa sirkus yang memanfaatkan satwa yang dapat mengancam keselamatan satwa tersebut.
untuk itu mari kita dorong pemerintah daerah kota Bukittinggi dan pihak dandim
03/04 Agam membatalkan pertunjukan Sirkus Lumba Lumba di Kota Bukittinggi yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2017 - 19 April 2017.
Lumba Lumba adalah Makhluk Merdeka, Biarkan mereka hidup Bebas di lautan.

Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 31 Januari 2017