Save Luis Milla

Masalahnya

Sejak Luis Milla mengambil alih pelatih kepala Timnas Indonesia, saya jujur sangat menyukai dengan apa yang ditampilkan oleh Luis Milla dengan timnasnya. Timnas dibawanya tampil lebih atraktif, menyerang, dan sangat cepat. Meski target Asian Games 2018 gagal diwujudkan kembali oleh Luis Milla, tapi ada progress, karakter, dan etos kerja pemain yang sangat luar biasa telah terlihat di timnas Indonesia. 

Dari yang fisiknya pemain timnas Indonesia biasanya hanya mampu hingga 70 menit permainan sekarang timnas mampu bermain secara prima dan stabil dalam 90 menit. Dari yang biasanya mental bertanding sangat lemah, sekarang dibuatnya oleh Luis Milla menjadi mental pemenang, petarung, serta pejuang di lapangan. Ini dibuktikannya dalam dua penampilan terakhir timnas yang sangat begitu heroik dalam epic comebacknya melawan Hong Kong dan berhasil menyamakan skor setelah tertinggal dua kali melawan Uni Emirat Arab hingga menit terakhir. Ini membuktikan bahwa ada progress, baik itu dalam cara bermain ataupun mental bertanding. Para pemain timnas sekarang tidak lagi mudah panik dalam posisi tertinggal, para pemain timnas tidak lagi mudah kedodoran fisiknya. Para pemain timnas mampu tampil dan menjawab keinginan para fansnya, bermain maksimal, bertarung dan berjuang hingga menit akhir. 

Jika PSSI ingin membentuk timnas yang kuat, sudah saatnya apa yang telah di mulai untuk terus dilanjutkan seiring filanesia yang terus digaungkan kepada publik. Sudah saatnya PSSI merubah kebiasaannya sejak dahulu dengan memecat pelatih yang gagal dan tidak diberinya kontrak jangka panjang. Bayangkan jika kebiasaan itu kembali terulang, apa yang telah dibentuk Luis Milla untuk timnas akan sia-sia. Karena kita tahu jika kembali ganti pelatih artinya pemain kembali dihadapkan dengan proses adaptasi, perubahan gaya bermain dan metode pelatihan. Padahal ajang terdekat kita yaitu Piala AFF 2018 sudah di depan mata. 

Dan atas menimbang hal semua itu saya berharap PSSI mempertahankan kembali Luis Milla dengan memberikan kembali kontrak jangka panjang agar apa yang diinginkan semua publik sepakbola nasional bisa diwujudkan. Luis Milla adalah orang yang tepat, tanpa bermaksud mengatakan pelatih lokal tidak ada yang bagus. Tapi jujur saya sebagai fans timnas sejak kecil, saya tidak pernah melihat timnas bermain sebaik saat ini dibawah arahan Luis Milla. #SaveLuisMilla 

avatar of the starter
Arlitha RinjaniPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 70 pendukung

Masalahnya

Sejak Luis Milla mengambil alih pelatih kepala Timnas Indonesia, saya jujur sangat menyukai dengan apa yang ditampilkan oleh Luis Milla dengan timnasnya. Timnas dibawanya tampil lebih atraktif, menyerang, dan sangat cepat. Meski target Asian Games 2018 gagal diwujudkan kembali oleh Luis Milla, tapi ada progress, karakter, dan etos kerja pemain yang sangat luar biasa telah terlihat di timnas Indonesia. 

Dari yang fisiknya pemain timnas Indonesia biasanya hanya mampu hingga 70 menit permainan sekarang timnas mampu bermain secara prima dan stabil dalam 90 menit. Dari yang biasanya mental bertanding sangat lemah, sekarang dibuatnya oleh Luis Milla menjadi mental pemenang, petarung, serta pejuang di lapangan. Ini dibuktikannya dalam dua penampilan terakhir timnas yang sangat begitu heroik dalam epic comebacknya melawan Hong Kong dan berhasil menyamakan skor setelah tertinggal dua kali melawan Uni Emirat Arab hingga menit terakhir. Ini membuktikan bahwa ada progress, baik itu dalam cara bermain ataupun mental bertanding. Para pemain timnas sekarang tidak lagi mudah panik dalam posisi tertinggal, para pemain timnas tidak lagi mudah kedodoran fisiknya. Para pemain timnas mampu tampil dan menjawab keinginan para fansnya, bermain maksimal, bertarung dan berjuang hingga menit akhir. 

Jika PSSI ingin membentuk timnas yang kuat, sudah saatnya apa yang telah di mulai untuk terus dilanjutkan seiring filanesia yang terus digaungkan kepada publik. Sudah saatnya PSSI merubah kebiasaannya sejak dahulu dengan memecat pelatih yang gagal dan tidak diberinya kontrak jangka panjang. Bayangkan jika kebiasaan itu kembali terulang, apa yang telah dibentuk Luis Milla untuk timnas akan sia-sia. Karena kita tahu jika kembali ganti pelatih artinya pemain kembali dihadapkan dengan proses adaptasi, perubahan gaya bermain dan metode pelatihan. Padahal ajang terdekat kita yaitu Piala AFF 2018 sudah di depan mata. 

Dan atas menimbang hal semua itu saya berharap PSSI mempertahankan kembali Luis Milla dengan memberikan kembali kontrak jangka panjang agar apa yang diinginkan semua publik sepakbola nasional bisa diwujudkan. Luis Milla adalah orang yang tepat, tanpa bermaksud mengatakan pelatih lokal tidak ada yang bagus. Tapi jujur saya sebagai fans timnas sejak kecil, saya tidak pernah melihat timnas bermain sebaik saat ini dibawah arahan Luis Milla. #SaveLuisMilla 

avatar of the starter
Arlitha RinjaniPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Joko Widodo
Presiden RI
PSSI
PSSI
Indonesia
pecinta sepakbola
pecinta sepakbola
Ratu Tisha
Ratu Tisha
Sekjen PSSI
Edi Rachmayadi
Edi Rachmayadi
Ketum PSSI

Perkembangan Terakhir Petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 24 Agustus 2018