Pak Jokowi... hari ini asap semakin menyebar, berbahaya dan mengancam Kita semua. Jangan jadi peragu dan tidak tegas... Ini Bencana Nasional Pak... #RelawanMelawanAsap

Masalahnya

Presiden Jokowi Yang Kami Hormati,

Kami senang tanggal 06 September 2015 lalu Bapak berkunjung ke lokasi lahan perusahaan yang terbakar di Sumatera. Kami senang komentar Bapak saat itu dan kami sungguh respek dengan gaya blusukan Bapak.

Pak Jokowi, data per tanggal 04 September 2015 sudah 536.386 orang sakit karena kabut asap pekat (ISPA, Pneumonia, Asma, Iritasi kulit dan mata) pun sudah ada yang meninggal :(( . 11 hari lalu tersebut sebaran dan kualitas bahaya kabut asap tidak separah ini di Kalimantan dan Sumatera. Tentu sekarang sudah banyak bertambah, kami meyakini sudah lebih dari 1,000,000 orang menjadi korban kabut asap ini yang tersebar di 6 Provinsi (Riau, Sumsel, Jambi, Kalteng, Kalbar dan Kaltim). Sebanyak 25,6 Juta penduduk menjadi korban potensial. Sebaran ini berpotensi akan bertambah, termasuk ke negara tetangga. Terlebih sampai bulan November nanti diprediksi masik kemarau dan potensi badai el-nino hadir.

Selain korban jiwa, sejumlah bandara di beberapa daerah mengalami gangguan bahkan ada yang ditutup. Jelas ribuan orang terganggu mobilitasnya. Ratusan ribu siswa TK, SD, SMP dan sederajat kembali diliburkan. Beberapa kota mengalami status udara BERBAHAYA. 

Kami mengikuti yang dilakukan jajaran Pak Jokowi, termasuk komentar Bapak soal kabut asap dari Timur Tengah. Kami juga sudah tahu bahwa Polri menetapkan 127 orang dan 10 perusahaan menjadi tersangka. Kami juga mengetahui BNPB, Menteri LHK, Menkes, Menkumham, Menkopolhukam hingga Wapres bekerja. Namun hingga kini kami belum merasakan dampak langsung dari kerja jajaran Pak Jokowi. Semoga saja kita masih bisa mengendalikan ini semua Pak. Untuk itu sebelum semuanya menjadi tidak terkendali, JANGAN RAGU DAN TIDAK TEGAS PAK JOKOWI... 

 

avatar of the starter
Viryan AzisPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 420 pendukung

Masalahnya

Presiden Jokowi Yang Kami Hormati,

Kami senang tanggal 06 September 2015 lalu Bapak berkunjung ke lokasi lahan perusahaan yang terbakar di Sumatera. Kami senang komentar Bapak saat itu dan kami sungguh respek dengan gaya blusukan Bapak.

Pak Jokowi, data per tanggal 04 September 2015 sudah 536.386 orang sakit karena kabut asap pekat (ISPA, Pneumonia, Asma, Iritasi kulit dan mata) pun sudah ada yang meninggal :(( . 11 hari lalu tersebut sebaran dan kualitas bahaya kabut asap tidak separah ini di Kalimantan dan Sumatera. Tentu sekarang sudah banyak bertambah, kami meyakini sudah lebih dari 1,000,000 orang menjadi korban kabut asap ini yang tersebar di 6 Provinsi (Riau, Sumsel, Jambi, Kalteng, Kalbar dan Kaltim). Sebanyak 25,6 Juta penduduk menjadi korban potensial. Sebaran ini berpotensi akan bertambah, termasuk ke negara tetangga. Terlebih sampai bulan November nanti diprediksi masik kemarau dan potensi badai el-nino hadir.

Selain korban jiwa, sejumlah bandara di beberapa daerah mengalami gangguan bahkan ada yang ditutup. Jelas ribuan orang terganggu mobilitasnya. Ratusan ribu siswa TK, SD, SMP dan sederajat kembali diliburkan. Beberapa kota mengalami status udara BERBAHAYA. 

Kami mengikuti yang dilakukan jajaran Pak Jokowi, termasuk komentar Bapak soal kabut asap dari Timur Tengah. Kami juga sudah tahu bahwa Polri menetapkan 127 orang dan 10 perusahaan menjadi tersangka. Kami juga mengetahui BNPB, Menteri LHK, Menkes, Menkumham, Menkopolhukam hingga Wapres bekerja. Namun hingga kini kami belum merasakan dampak langsung dari kerja jajaran Pak Jokowi. Semoga saja kita masih bisa mengendalikan ini semua Pak. Untuk itu sebelum semuanya menjadi tidak terkendali, JANGAN RAGU DAN TIDAK TEGAS PAK JOKOWI... 

 

avatar of the starter
Viryan AzisPembuka Petisi

Petisi ditutup

Petisi ini mencapai 420 pendukung

Sebarkan petisi ini

Pengambil Keputusan

Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia
Presiden RI, Kapolri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gubernur di Kalimantan dan Sumatera
Presiden RI, Kapolri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gubernur di Kalimantan dan Sumatera
@Pak_JK
@Pak_JK
Wakil Presiden RI
Perkembangan terakhir petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 10 September 2015