
Lagi lagi dan lagi Polri mendapat sorotan masyarakat, sudah 3 bulan misteri hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni belum ada kejelasan, namun sunggu mengejutkan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wahid malah mendapatkan promosi dan kenaikan pangkat menjadi Kabid Propam Polda Papua Barat Daya berdasarkan Surat Telegram Kapolri ST/489/III/KEP/2025.
Ini pelecehan terhadap hak asasi manusia, ini kehancuran terhadap nilai nilai keadilan dan secara khususini merupakan pukulan keras bagi keluarga Iptu Tomi Marbun dan rakyat Indonesia
Ini sejak awal hilang 3 bulan lalu kapolres maupun jajara polres teluk bintuni belum pernah mengeluarkan rilis resmi dan belum memberikan kejelasan pada keluarga tapi kok malah Kapolresnya dapat promosi dan kenaikan pangkat
Keluarga Iptu Tomi Marbu mengirimkan surat pada Kapolri atas dasar keberatan kami terhadap Promosi dan Kenaikan Pangkat AKBP Choiruddin Wahid, karena bagi keluarfa ini pelecehan terhadap martabat keluarga karena kami menganggap hilangnya Iptu Tomi Marbun merupakan prestasi sehingga Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wahid bisa mendapatkan promosi dan kenaikan pangkat
Promosi dan naik pangkat itu yang untuk orang yang berprestasi nah ini anak buah ga jelas keberadaannya dan hilangnya bagaimana kok dapat promosi dan kenaikan pangkat, cukup menyedihkan dan mengecewakan ditambah lagi AKBP Choiruddin Wahid masih teradu dalam laporan propam keluarga Iptu Tomi Marbun