Tolak Tambang Andesit Krendetan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan izin Operasi Produksi untuk PT. KPBS sebagai legalitas untuk melakukan penambangan batu andesit di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jateng, tepatnya di perbukitan Dusun Nadri dan Dusun Karangjati. Sebagian warga pemilik tanah menolak, tapi dokumen dipalsukan seakan-akan menyetujui penambangan sehingga izin OP terbit.

Seluas 29,95 Ha masuk dalam izin OP, yang dalam area tersebut terdapat tanah hak milik warga yang menolak untuk ditambang. Sempat terjadi intimidasi oleh oknum PT. KPBS terhadap tokoh masyarakat Desa Krendetan sehingga menimbulkan keresahan.

Pada 9 April 2019 perwakilan warga yang menolak penambangan melakukan mediasi bersama dinas terkait yang memberikan rekomendasi atas penerbitan izin OP dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jateng, Dinas ESDM Prov. Jateng dan Pihak PT. KPBS. Warga meminta agar izin OP dicabut dan proses penambangan dihentikan. Namun menurut dinas terkait, karena izin OP tersebut sudah menjadi produk hukum yang sah maka tidak bisa serta merta dicabut meskipun terbukti ada pemalsuan dokumen.

Tanggal 12 April 2019 diadakan pertemuan antara perwakilan masyarakat dengan Forkompimcam Kec. Bagelen, Satpol PP Kab. Purworejo, Dinas LH Kab. Purworejo, Dinas ESDM Prov, Jateng di Pendopo Balai Desa Krendetan. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pemilik tanah dapat melakukan penolakan jika merasa tidak pernah menyerahkan dokumen SPPT dan tanda tangan pernyataan bersedia ditambang. Padahal diketahui bahwa dokumen pemilik tanah tersebut sudah terlampir dalam izin OP PT. KPBS dan didapat dengan cara dipalsukan.

Kami perwakilan warga Desa Krendetan, pemilik tanah dan warga yang terdampak di lingkungan sekitar area tambang, memohon agar izin OP PT. KPBS untuk tambang batu andesit di Desa Krendetan dicabut dan kegiatan penambangan dihentikan.

Alasan :
1. Terjadi pemalsuan dokumen sehingga merampas hak pemilik tanah.

2. Bukit yang berlokasi di Dusun Nadri dan Dusun Karangjati adalah merupakan sumber air bagi sumur-sumur warga yang ada di kedua Dusun tersebut.

3. Di Kaki bukit tersebut terdapat sumber air Pamsimas Desa Krendetan.

4. Area yang akan ditambang berada sangat dekat dengan pemukiman.

5. Dampak terhadap lingkungan yang akan ditimbulkan dari kegiatan penambangan.
meliputi : rusaknya ekosistem, rusaknya jalan Desa dan jalan Kabupaten yang akan dilalui kendaraan berat, terjadi rawan erosi dan tanah longsor, hilangnya resapan dan deposit air untuk warga Dusun Nadri dan Karangjati, pencemaran udara akibat debu yang ditimbulkan.

6. Dampak kesehatan yang bisa terjadi pada warga di sekitar area penambangan.
meliputi : ISPA akibat debu dari kegiatan penambangan, polusi suara dari alat berat dan blasting.

7. Dampak sosial negatif yang akan ditimbulkan dengan adanya penambangan.
meliputi : timbulnya benturan antara pro dan kontra terhadap kegiatan penambangan, timbul keresahan bagi warga yang merasa terampas haknya atas tanah mereka, ketidak percayaan warga penolak tambang terhadap pemerintah, trauma psikis yang ditimbulkan dari intimidasi dan perampasan terhadap hak warga.

PT. KBPS ingkar. Sebelumnya pada 20 Desember 2017 PT. KPBS sudah pernah ditolak warga untuk melakukan penelitian batuan di bukit Dusun Nadri dan Karangjati saat melakukan presentasi penelitian di Pendopo Desa Krendetan. Atas dasar penolakan tersebut PT. KBPS sepakat untuk menghentikan kegiatan penelitian.

Dengan tegas warga menolak penambangan batuan andesit di Dusun Nadri dan Karangjati sehingga PT. KBPS berjanji menghentikan proses dan tidak akan melakukan penambangan di daerah tersebut. Namun tanpa sepengetahuan jajaran pemerintahan desa dan warga pemilik tanah, izin OP untuk PT. KBPS telah terbit tertanggal 14 Januari 2019.

Kami mohon kepada Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Republik Indonesia untuk mengambil tindakan atas kasus ini. Pemilik tanah merasa tertindas karena tidak dapat mempertahankan hak atas tanahnya sendiri.

Kami mengajak seluruh masyarakat Bagelen, seluruh masyarakat Purworejo dan seluruh warga Negara Indonesia, seluruh penggiat Lingkungan Hidup, penggiat Hak Asasi Manusia di manapun berada, demi kelestarian lingkungan, demi perlindungan hak asasi manusia, dan demi perlindungan terhadap hak warga negara Republik Indonesia untuk menolak kegiatan penambangan batu andesit di Dusun Nadri dan Karangjati. Mari kita perduli dengan menandatangani petisi ini. (Bpz)

Jejak digital penolakan warga :
https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/55904/rencana-penambangan-pt-kpbs-kandas
https://purworejo.sorot.co/berita-7396-warga-serentak-menolak-rencana-penambangan-di-desa-krendetan.html
https://krjogja.com/web/news/read/52898/Warga_Tolak_Rencana_Penelitian_Bukit_Desa_Krendetan
http://www.kabarjateng.co.id/2017/12/heru-sumarno-tidak-ada-penambangan-batu.html
https://arsip.koranbernas.id/warga-menolak-sosialisasi-izin-tambang/



Hari ini: Warga Nadri dan Karangjati mengandalkanmu

Warga Nadri dan Karangjati membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Menteri ESDM Republik Indonesia: Tolak Tambang Andesit Krendetan". Bergabunglah dengan Warga Nadri dan Karangjati dan 676 pendukung lainnya hari ini.