Mendorong Tindakan Tegas ORMAWA FISIP UNSIL Terhadap Kasus Pelecehan dan Kekerasan di Ling


Mendorong Tindakan Tegas ORMAWA FISIP UNSIL Terhadap Kasus Pelecehan dan Kekerasan di Ling
Masalahnya
Kepada Yth.,
Seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Siliwangi (Unsil)
Dengan hormat,
Kami, para mahasiswa FISIP Unsil yang peduli terhadap lingkungan akademik yang aman dan terbebas dari kekerasan, dengan ini menyampaikan petisi sebagai bentuk desakan moral dan tuntutan kolektif agar Ormawa FISIP Unsil mengambil langkah serius dan konkret terkait kasus pelecehan dan kekerasan yang baru-baru ini terjadi di lingkungan fakultas kita.
Kasus yang kembali muncul ini adalah bukti nyata bahwa lingkungan akademik kita belum sepenuhnya aman. Kondisi ini telah menimbulkan keresahan, ketidaknyamanan, dan ketakutan bagi para korban dan seluruh civitas academica. Kami percaya, sebagai representasi suara mahasiswa, Ormawa memiliki tanggung jawab moral dan peran strategis untuk tidak hanya mengadvokasi, tetapi juga bertindak secara nyata.
Berdasarkan hal tersebut, kami menuntut agar Ormawa FISIP Unsil segera melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
- Membentuk Tim Advokasi Khusus- Segera bentuk tim yang berdedikasi untuk mendampingi korban pelecehan dan kekerasan. Tim ini harus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atau lembaga sejenis, untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum yang memadai.
- Mendorong Penegakan Aturan yang Tegas- Desak pihak dekanat dan rektorat untuk segera mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Tuntut transparansi dalam proses penyelidikan dan pastikan pelaku dikenai sanksi yang tegas tanpa kompromi, sesuai dengan peraturan universitas.
- Mengadakan Kampanye Pencegahan dan Edukasi- Ormawa harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi seluruh mahasiswa mengenai pentingnya etika, penghormatan, dan batasan dalam berinteraksi. Selenggarakan seminar, lokakarya, atau diskusi rutin tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan, serta membangun budaya yang lebih inklusif dan aman.
- Membangun Sistem Pelaporan yang Aman dan Terpercaya- Ciptakan sistem pelaporan (hotline/posko pengaduan) yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Ini akan mendorong lebih banyak korban untuk berani bersuara tanpa rasa takut akan stigma atau ancaman.\\ Kami menaruh harapan besar kepada Ormawa FISIP Unsil untuk bergerak cepat, responsif, dan proaktif. Jangan biarkan kasus ini berlalu tanpa tindakan nyata. Diamnya kita sama dengan membiarkan elecehan dan kekerasan terus terjadi.
Mari bersama-sama wujudkan FISIP Unsil sebagai rumah yang aman dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.
Terima kasih atas perhatian dan tindakan nyatanya.
Hormat kami,
Mahasiswa/i FISIP Unsil yang Bersatu

8
Masalahnya
Kepada Yth.,
Seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Siliwangi (Unsil)
Dengan hormat,
Kami, para mahasiswa FISIP Unsil yang peduli terhadap lingkungan akademik yang aman dan terbebas dari kekerasan, dengan ini menyampaikan petisi sebagai bentuk desakan moral dan tuntutan kolektif agar Ormawa FISIP Unsil mengambil langkah serius dan konkret terkait kasus pelecehan dan kekerasan yang baru-baru ini terjadi di lingkungan fakultas kita.
Kasus yang kembali muncul ini adalah bukti nyata bahwa lingkungan akademik kita belum sepenuhnya aman. Kondisi ini telah menimbulkan keresahan, ketidaknyamanan, dan ketakutan bagi para korban dan seluruh civitas academica. Kami percaya, sebagai representasi suara mahasiswa, Ormawa memiliki tanggung jawab moral dan peran strategis untuk tidak hanya mengadvokasi, tetapi juga bertindak secara nyata.
Berdasarkan hal tersebut, kami menuntut agar Ormawa FISIP Unsil segera melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
- Membentuk Tim Advokasi Khusus- Segera bentuk tim yang berdedikasi untuk mendampingi korban pelecehan dan kekerasan. Tim ini harus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atau lembaga sejenis, untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum yang memadai.
- Mendorong Penegakan Aturan yang Tegas- Desak pihak dekanat dan rektorat untuk segera mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Tuntut transparansi dalam proses penyelidikan dan pastikan pelaku dikenai sanksi yang tegas tanpa kompromi, sesuai dengan peraturan universitas.
- Mengadakan Kampanye Pencegahan dan Edukasi- Ormawa harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi seluruh mahasiswa mengenai pentingnya etika, penghormatan, dan batasan dalam berinteraksi. Selenggarakan seminar, lokakarya, atau diskusi rutin tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan, serta membangun budaya yang lebih inklusif dan aman.
- Membangun Sistem Pelaporan yang Aman dan Terpercaya- Ciptakan sistem pelaporan (hotline/posko pengaduan) yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Ini akan mendorong lebih banyak korban untuk berani bersuara tanpa rasa takut akan stigma atau ancaman.\\ Kami menaruh harapan besar kepada Ormawa FISIP Unsil untuk bergerak cepat, responsif, dan proaktif. Jangan biarkan kasus ini berlalu tanpa tindakan nyata. Diamnya kita sama dengan membiarkan elecehan dan kekerasan terus terjadi.
Mari bersama-sama wujudkan FISIP Unsil sebagai rumah yang aman dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.
Terima kasih atas perhatian dan tindakan nyatanya.
Hormat kami,
Mahasiswa/i FISIP Unsil yang Bersatu

8
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 18 Agustus 2025