Normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas Demi Keselamatan Warga

Normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas Demi Keselamatan Warga

Penandatangan terbaru:
Seftiyan . dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Dalam rentang waktu lebih dari 20 tahun, sudah tak terhitung berapa kali warga yang bermukim di sekitar sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Cileungsi, sub DAS Cikeas dan Kali Bekasi dilanda banjir akibat meluapnya ketiga sungai tersebut. Dan sudah tak terhitung pula berapa banyak harta benda warga yang hancur akibat banjir.

Selain kerugian material, banjir juga mengakibatkan kerugian immaterial. Bahkan untuk memulihkan dampak psikologis warga terdampak banjir, membutuhkan waktu yang sangat lama. Hal ini berpotensi mengganggu kehidupan sosial masyarakat dan dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Menurut data dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), setiap tahun banjir yang terjadi akibat luapan sungai Cileungsi,  Cikeas dan Kali Bekasi mencapai ketinggian 1-4 meter di lebih dari 40 perumahan terdampak dalam  wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bekasi hingga Kabupaten Bekasi.
Sedikitnya ada puluhan ribu jiwa warga terdampak banjir. Dan tahun ini, banjir kembali menerjang warga pada Rabu, 16 Februari 2022 lalu.

Bapak Presiden, warga telah lama  MENDERITA AKIBAT BANJIR. Mereka sudah lelah menunggu realisasi program normalisasi di tiga sungai tersebut.

Apakah warga harus lebih lama menunggu dan mempertaruhkan  keselamatan jiwa mereka  yang semakin terancam ketika banjir meluap?

Dengan segala hormat, melalui PETISI ini, warga memohon kepada Bapak Presiden, Ketua DPR RI  serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,  agar segera merealisasikan Normalisasi Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, untuk ruas:

▪️ Dari P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) hingga Curug Parigi di sungai Cileungsi, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

▪️ Dari P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) hingga ujung Perumahan Vila Nusa Indah 3 di sungai Cikeas, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

▪️ Melanjutkan kembali pengerjaan normalisasi Kali Bekasi.

 

MENUNTUT PERCEPATAN NORMALISASI SUNGAI CILEUNGSI CIKEAS DENGAN TAHAPAN SEBAGAI BERIKUT:

1. Lakukan Studi  LARAP (Land Acquisition and Resetlement Action Plan) pada tahun 2022 ini.

2. Konstruksi Normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas Mulai Dikerjakan  Tahun Anggaran 2023. Dengan begitu program ini harus masuk di perencanaan anggaran yg dibuat tahun 2022 ini.

3. Gubernur, Bupati dan Walikota Wajib Memasukkan Anggaran Pengadaan Lahan di Anggaran 2023 yang perencanaannya dibuat tahun ini 

MASYARAKAT JUGA MEMINTA: 

1. PENURUNAN PERMANEN TMA BEKASI 2 METER.
Hal ini diyakini sebagai solusi mudah, murah dan cepat mencegah atau menimalisir dampak banjir.
Untuk kebutuhan air baku PDAM Kota Bekasi, sistem bendungisasi selama ini diubah menjadi pompanisasi.


2. PEMBONGKARAN PILAR JEMBATAN BENDUNG KOJA  untuk mengatasi sampah bambu dan potensi banjir bagi perumahan Vila Nusa Indah 3, Vila Mahkota Pesona Kabupaten Bogor dan Puri Nusaphala serta Perum Mandosi Permai Kota Bekasi.

Melalui petisi ini, warga dan pihak-pihak yang bersimpati  menyatakan dukungan sepenuhnya atas  upaya permohonan ini kepada Bapak Presiden.

Terimakasih.
Atas Nama Warga Terdampak Banjir,

KP2C

Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas

 

avatar of the starter
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)Pembuka Petisi

12.822

Penandatangan terbaru:
Seftiyan . dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Dalam rentang waktu lebih dari 20 tahun, sudah tak terhitung berapa kali warga yang bermukim di sekitar sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Cileungsi, sub DAS Cikeas dan Kali Bekasi dilanda banjir akibat meluapnya ketiga sungai tersebut. Dan sudah tak terhitung pula berapa banyak harta benda warga yang hancur akibat banjir.

Selain kerugian material, banjir juga mengakibatkan kerugian immaterial. Bahkan untuk memulihkan dampak psikologis warga terdampak banjir, membutuhkan waktu yang sangat lama. Hal ini berpotensi mengganggu kehidupan sosial masyarakat dan dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Menurut data dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), setiap tahun banjir yang terjadi akibat luapan sungai Cileungsi,  Cikeas dan Kali Bekasi mencapai ketinggian 1-4 meter di lebih dari 40 perumahan terdampak dalam  wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bekasi hingga Kabupaten Bekasi.
Sedikitnya ada puluhan ribu jiwa warga terdampak banjir. Dan tahun ini, banjir kembali menerjang warga pada Rabu, 16 Februari 2022 lalu.

Bapak Presiden, warga telah lama  MENDERITA AKIBAT BANJIR. Mereka sudah lelah menunggu realisasi program normalisasi di tiga sungai tersebut.

Apakah warga harus lebih lama menunggu dan mempertaruhkan  keselamatan jiwa mereka  yang semakin terancam ketika banjir meluap?

Dengan segala hormat, melalui PETISI ini, warga memohon kepada Bapak Presiden, Ketua DPR RI  serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,  agar segera merealisasikan Normalisasi Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, untuk ruas:

▪️ Dari P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) hingga Curug Parigi di sungai Cileungsi, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

▪️ Dari P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) hingga ujung Perumahan Vila Nusa Indah 3 di sungai Cikeas, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

▪️ Melanjutkan kembali pengerjaan normalisasi Kali Bekasi.

 

MENUNTUT PERCEPATAN NORMALISASI SUNGAI CILEUNGSI CIKEAS DENGAN TAHAPAN SEBAGAI BERIKUT:

1. Lakukan Studi  LARAP (Land Acquisition and Resetlement Action Plan) pada tahun 2022 ini.

2. Konstruksi Normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas Mulai Dikerjakan  Tahun Anggaran 2023. Dengan begitu program ini harus masuk di perencanaan anggaran yg dibuat tahun 2022 ini.

3. Gubernur, Bupati dan Walikota Wajib Memasukkan Anggaran Pengadaan Lahan di Anggaran 2023 yang perencanaannya dibuat tahun ini 

MASYARAKAT JUGA MEMINTA: 

1. PENURUNAN PERMANEN TMA BEKASI 2 METER.
Hal ini diyakini sebagai solusi mudah, murah dan cepat mencegah atau menimalisir dampak banjir.
Untuk kebutuhan air baku PDAM Kota Bekasi, sistem bendungisasi selama ini diubah menjadi pompanisasi.


2. PEMBONGKARAN PILAR JEMBATAN BENDUNG KOJA  untuk mengatasi sampah bambu dan potensi banjir bagi perumahan Vila Nusa Indah 3, Vila Mahkota Pesona Kabupaten Bogor dan Puri Nusaphala serta Perum Mandosi Permai Kota Bekasi.

Melalui petisi ini, warga dan pihak-pihak yang bersimpati  menyatakan dukungan sepenuhnya atas  upaya permohonan ini kepada Bapak Presiden.

Terimakasih.
Atas Nama Warga Terdampak Banjir,

KP2C

Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas

 

avatar of the starter
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)Pembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia

Perkembangan Terakhir Petisi