Confirmed victory
Petitioning PT. Unilever Lifebuouy Indonesia

Mari kita minta Lifebuoy memperbaiki iklan "5 Tahun Bisa" untuk NTT

Ayo, mari kita bersama meminta Lfebuoy untuk memperbaiki iklan "5 Tahun Bisa" untuk NTT. Agar Lifebuoy tetap bisa membantu anak-anak di NTT, tanpa membuat warga NTT tersinggung.

MAAF, INI BUKAN SEKADAR MEMBELA HARGA DIRI!

JIKA ANDA MENGIRA INI SEKADAR MEMBELA HARGA DIRI ORANG NTT, TAK USAH MEMBUANG WAKTU UNTUK MENERUSKAN MEMBACA.

Kami menghargai niat baik Lifebuoy untuk membantu anak-anak di NTT. Hanya saja cara Lifebuoy mengiklankan keinginan baiknya dengan cara yang kurang bijak...

Apa benar semua anak NTT terancam mati sebelum berusia 5 tahun?

Iklan ini berpesan begini: "Belilah sabun Lifebuoy supaya kita menolong anak di NTT bisa merayakan ulang tahun ke-5 mereka".

Mari kita minta Lifebuoy untuk bijak, berhati-hati dan tetap menjaga etika, dalam menyampaikan pesan iklan ini. Karena kita sama-sama tahu, apa dampak iklan yang ditonton jutaan orang di Indonesia.

Juga karena beberapa kalimat yang digunakan dalam video iklan ini, misalnya "rendahnya pemahaman untuk hidup bersih" yang menjenelarisir kondisi di NTT.

Iklan ini mengandung pesan yang melecehkan hak hidup warga Nusa Tenggara Timur.

Keterbatasan akses air dan iklim yang kering adalah berkat yang diberi TUHAN bagi beberapa daerah di NTT, khususnya di P. Timor.

Dalam konfirmasi dengan wartawan disini: http://bit.ly/1jPSBum , Senior Brand Manager Lifebuoy di NTT Unilever Adina Tontey mengatakan kondisi yang digambarkan dalam video iklan tersebut menggambarkan kondisi sebenarnya yang terjadi di Desa Bitobe, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

BUKAN di semua wilayah NTT.

Desa yang dipilih adalah Desa Bitobe, yang terletak di Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, yang menurut sumber data yang dipakai oleh Lifebuoy di link youtube lifebuoy ID (disini: http://bit.ly/1cQj9sB) tidak menunjukan kondisi Kabupaten Kupang secara umum dan Desa Bitobe secara khusus sebagai daerah dengan sanitasi seburuk yang dipesankan dalam iklan ini.

Dari data yang dipakai Lifebuoy ini menunjukan IPM Kab.Kupang menempati urutan ke 13 dari 22 kabupaten di NTT. Data angka kematian bayi di NTT pun ternyata bukan yang paling buruk.

Bahkan dari data ini disebutkan; untuk persentase Rumah Tangga berperilaku hidup bersih, NTT berada di peringkat 18 dari 34 provinsi di atas Riau, Sulawesi Tengah dan Jawa Barat yang APBD nya jauh diatas NTT.

Bukan sebuah kondisi yang urgent untuk segera diiklankan secara Nasional!

Selain itu, program Lifebuoy ini pun difokuskan di 1 desa di NTT saja. Tidak akan adil dengan dampak propaganda dan profit yang dihasilkan dari iklan Nasional bagi bisnis sabun ini.

Atas nama warga NTT,  kami meminta agar iklan ini untuk dihentikan dan diperbaiki.

Hentikan pula semua upaya mengeksploitasi keadaan NTT untuk kepentingan bisnis dan politik apa pun.

Kita semua menghargai niat untuk membantu anak-anak NTT, karena itu mari sama-sama, kita meminta kepada Lifebuoy untuk memperbaiki iklan mereka!

Salam solidaritas

--------------
IKLAN Lifebuoy "5 Tahun bisa" untuk NTT (courtessy: Youtube):
ver INDONESIA:http://www.youtube.com/watch?v=qOqWBgbNwQQ dan http://www.youtube.com/watch?v=im7viiFfKo4

Bandingkan dengan versi INDIA

INDIA: http://www.youtube.com/watch?v=UEm9ygP4uyU

Sama-sama iklan..!!

 

 

 

Letter to
PT. Unilever Lifebuouy Indonesia
MAAF, INI BUKAN SEKADAR MEMBELA HARGA DIRI!

JIKA ANDA MENGIRA INI SEKADAR MEMBELA HARGA DIRI ORANG NTT, TAK USAH MEMBUANG WAKTU UNTUK MENERUSKAN MEMBACA.

Kami menghargai niat baik Lifebuoy untuk membantu anak-anak di NTT. Hanya saja cara Lifebuoy mengiklankan keinginan baiknya dengan cara yang kurang bijak...

Apa benar semua anak NTT terancam mati sebelum berusia 5 tahun?

Iklan ini berpesan begini: "Belilah sabun Lifebuoy supaya kita menolong anak di NTT bisa merayakan ulang tahun ke-5 mereka". Mari kita minta Lifebuoy untuk bijak, berhati-hati dan tetap menjaga etika, dalam menyampaikan pesan iklan ini. Karena kita sama-sama tahu, apa dampak iklan yang ditonton jutaan orang di Indonesia.

Juga karena beberapa kalimat yang digunakan dalam video iklan ini, misalnya "rendahnya pemahaman untuk hidup bersih" yang menjenelarisir kondisi di NTT.

Iklan ini mengandung pesan yang melecehkan hak hidup warga Nusa Tenggara Timur.

Keterbatasan akses air dan iklim yang kering adalah berkat yang diberi TUHAN bagi beberapa daerah di NTT, khususnya di P. Timor.

Dalam konfirmasi dengan wartawan disini: http://bit.ly/1jPSBum , Senior Brand Manager Lifebuoy di NTT Unilever Adina Tontey mengatakan kondisi yang digambarkan dalam video iklan tersebut menggambarkan kondisi sebenarnya yang terjadi di Desa Bitobe, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

BUKAN di semua wilayah NTT.

Desa yang dipilih adalah Desa Beobe, yang terletak di Kabupaten Kupang, yang menurut sumber data yang dipakai oleh Lifebuoy di link youtube lifebuoy ID (disini: http://bit.ly/1cQj9sB) tidak menunjukan kondisi Kabupaten Kupang secara umum dan Desa Beobe secara khusus sebagai daerah dengan sanitasi seburuk yang dipesankan dalam iklan ini.

Dari data yang dipakai Lifebuoy ini menunjukan IPM Kab.Kupang menempati urutan ke 13 dari 22 kabupaten di NTT. Data angka kematian bayi di NTT pun ternyata bukan yang paling buruk. Bahkan dari data ini disebutkan; untuk persentase Rumah Tangga berperilaku hidup bersih, NTT berada di peringkat 18 dari 34 provinsi di atas Riau, Sulawesi Tengah dan Jawa Barat yang APBD nya jauh diatas NTT.

Bukan sebuah kondisi yang urgent untuk segera diiklankan secara Nasional! Sekali lagi, Maaf...ini indikasi eksploitasi.

Selain itu, program Lifebuoy ini pun difokuskan di 1 desa di NTT saja. Tidak akan adil dengan dampak propaganda dan profit yang dihasilkan dari iklan Nasional bagi bisnis sabun ini. Ini indikasi eksploitasi.

Atas nama warga NTT, kami meminta agar iklan ini untuk dihentikan dan diperbaiki.

Hentikan pula semua upaya mengeksploitasi keadaan NTT untuk kepentingan bisnis dan politik apa pun.

Mari sama-sama, Dukung petisi ini untuk menolak iklan pencitraan NTT yang bias ini.