Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun Ke Televisi Indonesia!


Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun Ke Televisi Indonesia!
Masalahnya
Entah apa yang dipikirkan dan seperti yang cara menyeleksi film atau sinetron yang diputar di indonesia, film kartun nggak boleh diputar seperti dragon ball, memang sich… dragon ball itu lebih banyak adegan perkelahian namun kalau dari sudut pandang saya yang menonton langsung justru sinetron yang paling berperan dalam merusak kelakuan anak2 dan remaja di indonesia.
Sinetron sekarang semakin aneh2 saja, dan anehnya lagi sudah jelas2 bisa merusakmoral anak2 tapi masih lolos sensor, sinetron yang isinya penuh dengan adegan perkelahian, cinta2an dan sekarang malah tambah lagi adegan kebut2an dengan motor besar…! justru inilah yang akan ditiru…!.
saya yakin setiap peringatan yang muncul ketika sebuah sinetron akan dimulai pasti ada kalimat ”dampingi putra-putri anda dibawah umur 17tahun” tidak ada pengaruhnya sama sekali karena justru orang tua ikut asik menonton bersama…
Dan saya juga berfikir justru sinetron seperti ini akan membuat para remaja ingin memiliki motor2 besar, meniru idolanya di sinetron dan pada akhirnya siapa yang menjadi korban ?.
Sebagai contoh nyata ini adalah beberapa oknum anak2 kita yang menjadi korban sinetron kebut2an di TV swasta:
"AKP Adhika Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya mengatakan, awalnya sepeda motor nopol L 2129 AB yang dikendarai Yubert Putra (15) warga Trunojoyo Surabaya tiba-tiba memotong lajur saat melintas di jalan tersebut.
Dan di saat yang bersamaan ada mobil nopol L 1353 EX yang dikemudikan Toang Sian (62) warga Royal Park Surabaya juga melaju searah. “Sepeda motor yang tiba-tibamemotong lajur itu langsung ditabrak mobil dari belakang,” kata AKP Adhika pada Radio Suara Surabaya.
Kata AKP Adhika, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan hanya mengalami kerugian material saja. “Sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak,” ujar dia.
Namun, lanjut dia, pengendara sepeda motor harus dikenai sanksi tilang karena melakukan pelanggaran lalu lintas dan tidak mempunyai SIM.
“Pengendara motor kita tilang dan kita amankan sementara. Orang tuanya juga akan kita panggil,” tambah dia"
Tidak Hanya itu, ada lagi Anak2 korban tayangan sinetron di televisi kebut2an dengan mobil yang di berikan orang tuanya:
"Kronologi :
saat itu sekitar pukul 15.17 Wita, kendaraan yang mengangkut satu pilot dan dua pramugari Lion Air berjalan dengan kecepatan sedang di Jalan AA Maramis Kairagi Manado.
Saat memasuki tikungan setelah simpang tiga Kairagi-Bitung dan Kairagi-Bandara, tiba-tiba sebuah mobil berwarna merah dari arah berlawanan melayang di udara, tepat menuju ke arah mobilnya.
“Pertama saya lihat rumput dan pasir melayang ke udara, itu saat mobil menabrak pembatas jalan dan melayang ke udara. Si pilot yang duduk di samping saya saja sampai berteriak keras, sangat keras karena kaget. Saat itu di pikiran saya hanya membanting stir ke kiri jalan menghindari mobil tersebut. Namun mobil masih menghantam bagian depan kanan, pas di depan saya. Hanya itu yang saya ingat, tahu- tahu saya sudah luka kena pecahan kaca, kepala saya agak pusing terbentur stir, ” ujar Jefry bercerita kepada Tribun Manado saat perjalanan menuju rumah sakit.
Dijelaskan dia, setelah Honda Jazz menabrak bagian depan kendaraan dan merusak fungsi rem, kendaraannya tak bisa dikendalikan dan menabrak trotoar.
Sementara sopir Honda Jazz, Kevin, menurut saksi mata sempat menjerit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
Remaja berusia 17 tahun itu terpelanting dan ditemukan terduduk di jok bagian belakang dengan posisi kaki menjulang ke atap mobil. Kevin mengalami luka parah di bagian kepala"
Apakah Anak-Anak ini Pelaku?? TIDAK!!!! Mereka Korban! Dari Apa?? Dari Tayangan Yang tidak bermutu di Televisi!!
Mari Para Orang Tua, Generasi Muda, Remaja, Kakak Adik, Saudara Saudari Sekalian, Dukung Petisi ini agar pihak terkait sadar bahwa jika ini dibiarkan akan membawa keterpurukan psikologis dan pengaruh Negatif tayangan pertelevisian di Negara kita Indonesia Sehingga merusak moral Generasi Muda. Karena sebagian besar generasi muda sekarang sangat cepat meniru gaya hidup dari sinetron-sinetron negatif yang mereka tonton, dan anehnya justru film kartun yang berisi hiburan dan ajaran kebenaran juga nilai2 sportivitas malah dikurangi? maunya apa? Ayo Dukung Petisi ini!
Sebarkan Hastag: #ihatesinetron
Saatnya RAKYAT BERSUARA! #SEBARKAN PETISI INI!

Masalahnya
Entah apa yang dipikirkan dan seperti yang cara menyeleksi film atau sinetron yang diputar di indonesia, film kartun nggak boleh diputar seperti dragon ball, memang sich… dragon ball itu lebih banyak adegan perkelahian namun kalau dari sudut pandang saya yang menonton langsung justru sinetron yang paling berperan dalam merusak kelakuan anak2 dan remaja di indonesia.
Sinetron sekarang semakin aneh2 saja, dan anehnya lagi sudah jelas2 bisa merusakmoral anak2 tapi masih lolos sensor, sinetron yang isinya penuh dengan adegan perkelahian, cinta2an dan sekarang malah tambah lagi adegan kebut2an dengan motor besar…! justru inilah yang akan ditiru…!.
saya yakin setiap peringatan yang muncul ketika sebuah sinetron akan dimulai pasti ada kalimat ”dampingi putra-putri anda dibawah umur 17tahun” tidak ada pengaruhnya sama sekali karena justru orang tua ikut asik menonton bersama…
Dan saya juga berfikir justru sinetron seperti ini akan membuat para remaja ingin memiliki motor2 besar, meniru idolanya di sinetron dan pada akhirnya siapa yang menjadi korban ?.
Sebagai contoh nyata ini adalah beberapa oknum anak2 kita yang menjadi korban sinetron kebut2an di TV swasta:
"AKP Adhika Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya mengatakan, awalnya sepeda motor nopol L 2129 AB yang dikendarai Yubert Putra (15) warga Trunojoyo Surabaya tiba-tiba memotong lajur saat melintas di jalan tersebut.
Dan di saat yang bersamaan ada mobil nopol L 1353 EX yang dikemudikan Toang Sian (62) warga Royal Park Surabaya juga melaju searah. “Sepeda motor yang tiba-tibamemotong lajur itu langsung ditabrak mobil dari belakang,” kata AKP Adhika pada Radio Suara Surabaya.
Kata AKP Adhika, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan hanya mengalami kerugian material saja. “Sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak,” ujar dia.
Namun, lanjut dia, pengendara sepeda motor harus dikenai sanksi tilang karena melakukan pelanggaran lalu lintas dan tidak mempunyai SIM.
“Pengendara motor kita tilang dan kita amankan sementara. Orang tuanya juga akan kita panggil,” tambah dia"
Tidak Hanya itu, ada lagi Anak2 korban tayangan sinetron di televisi kebut2an dengan mobil yang di berikan orang tuanya:
"Kronologi :
saat itu sekitar pukul 15.17 Wita, kendaraan yang mengangkut satu pilot dan dua pramugari Lion Air berjalan dengan kecepatan sedang di Jalan AA Maramis Kairagi Manado.
Saat memasuki tikungan setelah simpang tiga Kairagi-Bitung dan Kairagi-Bandara, tiba-tiba sebuah mobil berwarna merah dari arah berlawanan melayang di udara, tepat menuju ke arah mobilnya.
“Pertama saya lihat rumput dan pasir melayang ke udara, itu saat mobil menabrak pembatas jalan dan melayang ke udara. Si pilot yang duduk di samping saya saja sampai berteriak keras, sangat keras karena kaget. Saat itu di pikiran saya hanya membanting stir ke kiri jalan menghindari mobil tersebut. Namun mobil masih menghantam bagian depan kanan, pas di depan saya. Hanya itu yang saya ingat, tahu- tahu saya sudah luka kena pecahan kaca, kepala saya agak pusing terbentur stir, ” ujar Jefry bercerita kepada Tribun Manado saat perjalanan menuju rumah sakit.
Dijelaskan dia, setelah Honda Jazz menabrak bagian depan kendaraan dan merusak fungsi rem, kendaraannya tak bisa dikendalikan dan menabrak trotoar.
Sementara sopir Honda Jazz, Kevin, menurut saksi mata sempat menjerit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
Remaja berusia 17 tahun itu terpelanting dan ditemukan terduduk di jok bagian belakang dengan posisi kaki menjulang ke atap mobil. Kevin mengalami luka parah di bagian kepala"
Apakah Anak-Anak ini Pelaku?? TIDAK!!!! Mereka Korban! Dari Apa?? Dari Tayangan Yang tidak bermutu di Televisi!!
Mari Para Orang Tua, Generasi Muda, Remaja, Kakak Adik, Saudara Saudari Sekalian, Dukung Petisi ini agar pihak terkait sadar bahwa jika ini dibiarkan akan membawa keterpurukan psikologis dan pengaruh Negatif tayangan pertelevisian di Negara kita Indonesia Sehingga merusak moral Generasi Muda. Karena sebagian besar generasi muda sekarang sangat cepat meniru gaya hidup dari sinetron-sinetron negatif yang mereka tonton, dan anehnya justru film kartun yang berisi hiburan dan ajaran kebenaran juga nilai2 sportivitas malah dikurangi? maunya apa? Ayo Dukung Petisi ini!
Sebarkan Hastag: #ihatesinetron
Saatnya RAKYAT BERSUARA! #SEBARKAN PETISI INI!

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 11 November 2015
