Petition updateLARANG PENGGUNAAN KATA "AUTIS" SEBAGAI EJEKAN DALAM TAYANGAN TELEVISI
Permintaan Maaf Mamah Dedeh Secara Umum lewat Tayangan Televisi

Istiaq MumuKuala Lumpur, Malaysia
Aug 2, 2015
Rekan-rekan sekalian,
Alhamdulillah Mamad Dedeh pagi ini melakukan siaran pers di layar kaca untuk meminta maaf atas kesilapan beliau menggunakan kata "Autis" untuk menggambarkan pengguna gawai terutama HP yang apatis terhadap lingkungan sekitar.
Kami berterima kasih dan bersyukur atas kebesaran hati Mamah Dedeh yang mau menerima teguran dan meminta maaf ini dengan lapang dada. Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan sekalian atas upaya kalian menyebarkan petisi ini untuk membangkitkan kesadaran akan kondisi autisme pada anak berkebutuhan khusus.
Berikut ini adalah kutipan dari status Istiaq Mubarak di dinding akun Facebooknya. Mohon dimaklumi bila cara penulisan dan ejaannya kurang sempurna, karena Mubarak juga mengalami disleksia atau kesulitan mengenali huruf.
"petision untuk ustazah mamah dedeh bukan bertujuan menjatuhkan kredebility ustazah mamah dedeh sebagai ulama,tak ada kaitan kena mengena dengan sentiment agama Dan dakwah.tak ada kaitan dengan issue agama Islam,yahudi,nasrani dan macam - macam,tak ada kaitan dengan kafir munafikmubarak cuma nak orang tak menyamakan kami yang
autis as gadget freaks that's all ..what mamah dedeh
say about main hp bisa bikin autis it's hurt alot,paham
kalau ustazah mamah dedeh tak de niat jahat tapi
paling tak ustazah mamah dedeh dah minta
maaf,sebagai hamba allah mubarak maafkan mamah
dedeh,semoga kita semua selalu dalam keberkatan Allah
aamiin .."
Selain itu juga Mubarak menulis komentar di status salah satu rekan tentang hal ini:
"mubarak cuma nak orang tak menyamakan kami yang autis as gadget freaks that's all ..what mamah dedeh say about main hp bisa bikin autis it's hurt alot,paham kalau ustazah mamah dedeh tak de niat jahat tapi paling tak ustazah mamah dedeh dah minta maaf,sebagai hamba allah mubarak maafkan mamah dedeh,semoga kita semua selalu dalam keberkatan Allah aamiin"
Kami juga melihat dari berbagai reaksi dan komentar, baik di petisi ini maupun di akun Facebook National Geographic Indonesia yang mengulas petisi ini secara lebih dalam, masih banyak yang belum paham tentang pentingnya petisi ini digulirkan. Kami berharap kedua status Mubarak menjelaskan bahwa petisi ini merupakan sebuah teguran kepada mereka yang masih sembarangan menggunakan kata "Autis" sebagai ejekan, BUKAN upaya menghentikan tayangan Mamah Dedeh, BUKAN menyerang pribadi Mamah Dedeh sebagai pendakwah, BUKAN upaya mendiskreditkan syiar Agama Islam, BUKAN upaya memecah belah pemeluk Agama Islam, dan yang pasti BUKAN upaya Yahudi, Amerika, Freemason dan semua benda-benda konspirasi absurd yang dilemparkan oleh beberapa oknum dengan tidak bertanggung jawab. Petisi ini MURNI sebuah teguran untuk perbaikan kualitas para pendakwah terutama yang sering muncul di televisi, agar mutu tausiyah yang mereka syiarkan menjadi lebih sejuk dan bermakna. Kami sekali lagi mengapresiasi semua upaya Mamah Dedeh dan pendakwah lainnya untuk menyiarkan ajaran Islam kepada seluruh Rakyat Indonesia, dan berharap dengan teguran ini mereka bisa lebih berhati-hati dalam memilih kalimat dan kata yang mereka pakai agar tidak menyinggung pihak yang tidak berdosa, khususnya para penyandang kebutuhan khusus.
Akhir kata, kami hanya ingin agar edukasi tentang hal ini tidak berakhir dengan ditutupnya petisi ini. Masih besar pelajaran rumah yang harus kita kerjakan untuk menciptakan lingkungan yang ramah pagi penyandang kebutuhan khusus dan penyandang disabilitas untuk hidup berdampingan dengan orang biasa tanpa celaan dan ejekan. Semua manusia, apapun kondisi fisik dan mentalnya, adalah ciptaan Allah yang Maha Agung. Selayaknya kita sebagai sesama manusia turut mencintai dan menghormati ciptaan Allah SWT tersebut, tidak peduli kondisi fisik, mental dan sosial mereka.
Terima kasih atas semua perhatian, tanggapan dan upaya rekan-rekan semua yang membuat petisi ini mampu menciptakan efek yang sangat besar ini. Hanya Allah SWT yang bisa membalas kebaikan budi rekan-rekan semua.
Atas nama Istiaq Mubarak,
Emak Cibi dan Michelle D. Lestari
http://youtu.be/CDFCp7Xq098
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X