Petition updateLARANG PENGGUNAAN KATA "AUTIS" SEBAGAI EJEKAN DALAM TAYANGAN TELEVISI

Tanggapan dari pihak pengelola acara Mamah Dedeh

Istiaq MumuKuala Lumpur, Malaysia
Aug 1, 2015
Rekan-rekan sekalian, Kemarin kami mendapat Kabar bahwa berita tentang petisi ini yang dipasang di akun Twitter @NGIndonesia diteruskan ke akun @abdelachrian sebagai salah satu penanggunf jawab acara Mamah Dedeh oleh akun @febymamakey. Abdel Achrian secara pribadi atas nama Mamah Dedeh meminta maaf atas kesilapan tersebut dan berjanji bahwa Mamah Dedeh akan memberikan klarifikasi pada tanggal 5 Agustus pada saat beliau siaran. Terlepas kepada pertanyaan mengapa Mamah Dedeh harus menunggu hingga siaran untuk memberikan klarifikasi, dan semoga juga permintaan maafnya secara langsung, kami menyambut gembira ucapan permintaan maaf dari Abdel Achrian. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada portal berita National Geographic Indonesia yang menulis ulang berita dari portal berita Kompas dan menulis artikel tambahan terkait dengan petisi ini dan masalah autisme. Tetapi saat permintaan maaf dari Mamah Dedeh sudah diterima, bukan berarti perjuangan ini sudah selesai. Kami masih menunggu reaksi dari KPI untuk mengeluarkan himbauan dan/atau teguran atas penggunaan kata "Autis" sebagai kata ejekan di siaran TV. Dan masih banyak lagi orang awam lainnya yang belum teredukasi tentang ketidak-pantasan penggunaan kata "Autis" untuk mengejek orang yang apatis. Sekali lagi, terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan rekan-rekan sekalian. Sambil menunggu kelanjutan keadaan ini, mari tetap sebarkan petisi ini sehingga makin banyak orang yang paham dan teredukasi, serta menjadi lebih peka terhadap anak berkebutuhan khusus penyandang Autisme Spectrum Disorder. Atas nama Istiaq Mubarak, Emak Cibi dan Michelle D. Lestari
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X