Beri Keadilan untuk Gaby


Beri Keadilan untuk Gaby
Masalahnya
Anak 8 Tahun Meninggal, Kasusnya ditahan Sudah Setahun Tidak Ada Kelanjutannya
Kasus meninggalnya seorang anak perempuan berumur 8 tahun bernama Gabriella saat berenang dilingkup sekolahnya yaitu Global Sevilla Puri Indah ternyata kasusnya terkatung-katung sudah lebih dari setahun.
Kejadian meninggalnya Gabriella murid kelas III SD ini terjadi pada 17 september 2015.
Hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian Jakarta Barat meninggalnya Gabriella ini disebabkan oleh kelalaian dari guru pemdampingnya yaitu Ronaldo Laturette.
saat ini berkas perkaranya masih bertatus P19 (Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi) masih tertahan di Kepolisian Jakarta Barat.
Ada indikasi pihak kepolisian Jakarta barat bersama dengan pihak Pengadilan Jakarta Barat sengaja menahan berkas tersebut agar tidak segera di sidangkan.
Saat ini ibu dari Gabriella masih trauma dan schok karena tidak tahan menahan rasa pilu disaat anaknya menjalani proses otopsi.
Jenazah Gabriella yang masih kecil harus dipotong-potong bagian tubuhnya untuk keperluan berkas perkara.
Setelah semuannya beres, ternyata malah pihak kepolisian dan kejaksaan Jakarta Barat malah menahan atau mencoba mempeti Es kan kasus ini.
Dimana hati nurani mereka, dimana keadilan bisa dicari di negeri ini. Permainan ini sepertinya sudah ada yang mengatur, ada banyak kejanggalan sehingga kasus ini belum juga naik ke pengadilan.
Pihak keluarga sudah meminta bantuan Komisi Nasional Perlindungan Anak yang dipimpin Arist Merdeka Sirait.
Pihak Keluarga bersama dengan Komnas PA akan terus menuntut agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan membongkar kenapa kasus ini masih ditahan di Kepolisian.
BERI KEADILAN UNTUK GABY

Masalahnya
Anak 8 Tahun Meninggal, Kasusnya ditahan Sudah Setahun Tidak Ada Kelanjutannya
Kasus meninggalnya seorang anak perempuan berumur 8 tahun bernama Gabriella saat berenang dilingkup sekolahnya yaitu Global Sevilla Puri Indah ternyata kasusnya terkatung-katung sudah lebih dari setahun.
Kejadian meninggalnya Gabriella murid kelas III SD ini terjadi pada 17 september 2015.
Hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian Jakarta Barat meninggalnya Gabriella ini disebabkan oleh kelalaian dari guru pemdampingnya yaitu Ronaldo Laturette.
saat ini berkas perkaranya masih bertatus P19 (Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi) masih tertahan di Kepolisian Jakarta Barat.
Ada indikasi pihak kepolisian Jakarta barat bersama dengan pihak Pengadilan Jakarta Barat sengaja menahan berkas tersebut agar tidak segera di sidangkan.
Saat ini ibu dari Gabriella masih trauma dan schok karena tidak tahan menahan rasa pilu disaat anaknya menjalani proses otopsi.
Jenazah Gabriella yang masih kecil harus dipotong-potong bagian tubuhnya untuk keperluan berkas perkara.
Setelah semuannya beres, ternyata malah pihak kepolisian dan kejaksaan Jakarta Barat malah menahan atau mencoba mempeti Es kan kasus ini.
Dimana hati nurani mereka, dimana keadilan bisa dicari di negeri ini. Permainan ini sepertinya sudah ada yang mengatur, ada banyak kejanggalan sehingga kasus ini belum juga naik ke pengadilan.
Pihak keluarga sudah meminta bantuan Komisi Nasional Perlindungan Anak yang dipimpin Arist Merdeka Sirait.
Pihak Keluarga bersama dengan Komnas PA akan terus menuntut agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan membongkar kenapa kasus ini masih ditahan di Kepolisian.
BERI KEADILAN UNTUK GABY

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 6 November 2016