Blokir Mobile Legend

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Di Era Milenial, tantangan sebagai orang tua dan juga pasangan begitu berat. Dalam satu genggaman tangan, seseorang bisa merengkuh dunia maya tanpa menghiraukan dunia nyata.

Maraknya pengguna game online terkait pronografi dan kekerasan menjadi perhatian para orang tua dan isteri yang merasa kesulitan meminta anak dan suaminya fokus pada kehidupan yang nyata. 

Seorang suami yang tak menyimak oenjelasan dokter ketika memberitahukan hasil USG isterinya karena asing main mobile legend.

Seorang suami yang bahkan ketika di ranjang pun masih asik main mobile legwnd karena ingun naik level hingga isterinya tak diacuhkan.

Seorang anak yang enggan mengantar ibunya berobat ke rumah sakit karena sedang melanjutkan level di mobile legend.

Seorang ayah yang tak mau bermain dengan anaknya karena sedang asyik dengan game online.

 

Seorang ayah yang justru mengajak isteri serta anaknya ikut bermain mobile legend hingga rumah mereka menjadi seperti kandang karena candu.

Seorang karyawan yang selalu lalai menyelesaikan kewajibannya karena fanatik akan game ini.

 

Semua butuh perhatian,

Butuh tindakan tegas dari instansi yang memiliki kewenangan untuk memblokir game serupa yang memiliki unsur pornografi dan kekerasan. 

 

Tak lain dan tak bukan untuk menyelamatkan generasi mendatang. 

Menyelamatkan jiwa mereka yang sudah candu, membuat game online ini lebih adiktif dari narkotika, sebelum rumah sakit jiwa penuh.

 

Tanda tangani petisi ini agar menjadi perhatian bersama.



Hari ini: Cicilia mengandalkanmu

Cicilia FC membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementrian Komunikasi dan Informasi: Kominfo mohon Blokir Mobile Legend". Bergabunglah dengan Cicilia dan 357 pendukung lainnya hari ini.