Penambahan Kuota CPNS Penjaga Tahanan Kemenkumham Tahun 2018

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2018 ini hanya mendapat kuota penjaga tahanan sebesar 878 yang tersebar di 33 wilayah dengan jumlah pelamar yang mendaftar mencapai lebih kurang 487.000, hal ini tidak lepas dari efek perpanjangan masa pendaftaran yang dibuat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang akhirnya membuat persaingan jadi tidak logis. Dengan melihat data dari website cpns.kemenkumham.go.id, jumlah peserta SKD CAT pada beberapa wilayah adalah sebagai berikut :

  • Jawa Barat kuota hanya 13, yang mengikuti SKD 7.041 orang;
  • Sumatera Utara kuota hanya 55, yang mengikuti SKD 21.000 orang;
  • Sulawesi Selatan kuota hanya 43, yang mengikuti SKD 12.002 orang; dan
  • Sumatera Selatan kuota hanya 30, yang mengikuti ikut SKD 12.657 orang.

Melihat data tersebut peminatan penjaga tahanan sangat diminati akan tetapi jumlah kuota yang ditetapkan untuk sipir sangat kecil, membuat persaingan menjadi tidak masuk akal.

Dengan anggaran yang tidak sedikit untuk rekrutmen CPNS Tahun 2018 ini dapat dikatakan sebagai pemborosan biaya karena dengan penganggaran yang besar hanya untuk merekrut kuota untuk penjaga tahanan yang sangat sedikit ditetapkan untuk kemenkumham, sehingga kalau dilihat dari penganggaran yang besar menjadi kurang efektif, mengingat peserta yang ikut proses seleksi sebagaimana data diatas sangat banyak tapi kuota yang ditetapkan sangat sedikit sehingga perlu penambahan kuota penjaga tahanan minimal di masing2 wilayah ditambahkan sebanyak 50 s.d 100 kuota.

Pengamat lapas Ali Aranoval mengatakan ada 5 (lima) kelemahan dalam pengelolaan lapas dan rumah tahanan (rutan) di Indonesia salah satu yg menjadi PR Pemerintah adalah jarang penambahan sipir, hal ini membuat lemah penjara di indonesia karena jarang melakukan penambahan jumlah sipir sehingga menyebabkan kekurangan tenaga sipir, data yang dilansir Direktorat Jenderal Pemasyarakatan hingga April 2017 jumlah narapidana mencapai 148.977 orang sedangkan menurut data Ali jumlah sipir hanya 24 ribu jadi memang perlu ada penambahan kuota.

Itu data tahun 2017, hanya dalam 1 tahun di tahun 2018 jumlah narapidana melonjak menjadi 242.903 di 526 lapas. Sementara itu kapasitas lapas rata-rata hanya 124.000 menurut Dirjen pemasyarakatan. Kepala kantor wilayah Jawa barat saat pembukaan pendidikan latsar mengatakan bahwa penambahan sipir di tahun 2017 sudah cukup membantu tetapi masih jauh dari kebutuhan ideal. Jadi wajar jika di tahun 2018 mendapat tambahan sipir namun yang sangat disayangkan jumlah penambahannya belum menjawab kekurangan sipil.

Dengan jumlah pelamar tahun 2018 ini yang tidak sebanding dengan kuota yang diberikan, dengan anggaran yang pasti besar, kekurangan sipir yang sudah diakui pihak Kementerian hukum dan HAM dengan jumlah narapidana yang naik 100 ribu lebih sehingga harapannya. dapat ditambah kuotanya penjaga tahanan yang dikenal sipir penjara. Dengan ini pemerintah dapat menghemat anggaran untuk pelaksaan rekrutmen untuk pemenuhan petugas sipir di lapas maupun rutan.

Bagi yang mendukung atas penambahan kuota untuk jabatan penjaga tahanan kemenkumham agar dapat memberikan tandatangan pada petisi ini.

 



Hari ini: gading mengandalkanmu

gading jaya kusuma membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementerian Pendayagunaan : Penambahan Kuota CPNS Penjaga Tahanan Tahun 2018". Bergabunglah dengan gading dan 343 pendukung lainnya hari ini.