Petisi ditutup

Hapuskan Persyaratan Akreditasi Fakultas pada Penerimaan CPNS Kemenkes tenaga ahli dokter.

Petisi ini mencapai 386 pendukung


Akhirnya Pembukaan CPNS Gelombang II 2017 telah dimulai, banyak Masyarakat Indonesia yang tertarik untuk mencoba lowongan menjadi CPNS, salah satu yang dibuka ialah CPNS melalui Kementerian Kesehatan.

Tapi yang cukup unik pada persyaratan administratif penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan terkhusus Tenaga Ahli Dokter, ialah mensyaratkan Akreditasi minimal B untuk lulusan Universitas Negeri dan Akreditasi A untuk lulusan Universitas Swasta.

yang perlu disoroti ialah persyaratan Akreditasi ini, terkhusus untuk Formasi Tenaga Ahli Dokter, apakah tujuan kemenkes membeda-bedakan dokter berdasarkan Akreditasi ? Apakah ini tidak disebut diskriminasi atas profesi dokter ?

Apakah Dokter lulusan Swasta tidak akan lebih baik dari lulusan Negeri sehingga dilakukan perbedaan dalam penerimaan CPNS ?

Bukankah dokter yang memegang STR telah melalui serangkaian proses kompetensi didalam Ujian Kompetensi Dokter serta berbagai pengembangan profesi dan keilmuan sehingga dinyatakan Layak dan memegang sertifikat kompetensi dan Surat Tanda Registrasi, baik itu lulusan swasta dan Negeri jelas melalui proses uji kompetensi yang sama sehingga lulus kompetensi membuktikan kesetaraan semua dokter tersebut dalam kelayakan praktik medis yang dapat mereka lakukan ?

Jadi mengapa Kementerian Kesehatan yang juga berfungsi sebagai Kementerian yang mengatur akan praktik medis memperlakukan lulusan dokter yang ingin menjadi CPNS dengan membedakan kelayakan setiap dokter hanya dengan Akreditasi Fakultas ? Apakah Akreditasi itu menjadi penentu utama dan indikator utama kualitas pelayanan medis yang diberikan dokter ?

Apakah dokter yang bekerja sekarang terutama yang ada di daerah terpencil, perbatasan bersedia mengabdi ke daerah karena Akreditasi Fakultas mereka yang baik ? 

Sebaiknya Kementerian Kesehatan menghapuskan persyaratan Akreditasi dalam melakukan seleksi Tenaga Dokter, dan melakukan seleksi yang sifatnya menguji kemampuan dokter baik secara psikis dan intelektual, bukan hanya melihat dari secarik lembaran Akreditasi yang tidak pernah akan menjamin nurani seorang dokter dalam melayani.

Bisa dibayangkan betapa banyaknya dokter diluar sana yang ingin mencoba CPNS tetapi terhalang oleh karena Akreditasi tanpa pernah mengetahui bakat, potensi dan nurani setiap dokter tersebut.

Terima kasih



Hari ini: Hendry mengandalkanmu

Hendry Yoseph membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementerian Kesehatan: Hapuskan Persyaratan Akreditasi Fakultas pada Penerimaan CPNS Kemenkes tenaga ahli dokter.". Bergabunglah dengan Hendry dan 385 pendukung lainnya hari ini.