
Keadilan bagi pembakar lahan tradisonal. Kami hidup dengan bantuan pangan lahan pribadi!!!
Masalahnya
Di Kalimantan, kebiasaan membakar lahan sebelum menanam padi telah menjadi tradisi turun temurun yang dilakukan untuk membuka ruang bagi tanaman baru dan memastikan ketersediaan pangan. Tema, seorang petani setempat, saat ini menghadapi kenyataan pahit akibat menjalankan tradisi ini. Ayahnya ditahan karena dianggap membakar lahan ilegal, meskipun itu adalah lahan yang dimilikinya sendiri dan berdampak langsung pada mata pencaharian keluarganya. Mereka adalah korban dari ketidakadilan hukum yang tidak mempertimbangkan adat dan kebiasaan lokal.
Situasi ini memprihatinkan, karena tidak hanya menghancurkan kehidupan Tema dan keluarganya, tetapi juga mengancam kelestarian tradisi dan adat yang telah membentuk komunitas setempat selama bertahun-tahun. Bayangkan betapa sulitnya bertahan hidup tanpa dapat menikmati hasil pangan yang dihasilkan dari tanah yang mereka rawat sendiri. Padahal, pembakaran terkendali yang dilakukan oleh para petani adalah praktik yang sudah disesuaikan sesuai dengan kondisi alam setempat.
Pemerintah harus memahami bahwa metode hidup tradisional ini tidak semata-mata aspek ekonomi, namun juga potret budaya dan identitas yang dipertahankan generasi ke generasi. Penahanan terhadap mereka yang mengikuti tradisi bisa berakibat serius bukan hanya pada individu, tetapi juga pada kelangsungan hidup komunitas dan tanah leluhur mereka.
Kami mendesak pihak berwenang untuk membebaskan ayah Tema dan meninjau kembali kebijakan yang mengkriminalkan pembakaran lahan tradisional ini. Sebagai solusi, pemerintah dapat membuat aturan khusus yang memungkinkan pembakaran terkendali bagi para petani tradisional dengan kondisi tertentu, sekaligus memberikan edukasi mengenai teknik bertani yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, kita dapat melindungi warisan budaya dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Mari kita berdiri bersama Tema dan keluarga-keluarga lain yang terancam oleh kebijakan yang tidak berpihak pada tradisi lokal. Satu tandatangan Anda dapat membuat perubahan besar. Tanda tangani petisi ini untuk mendukung keadilan bagi petani Kalimantan.

262
Masalahnya
Di Kalimantan, kebiasaan membakar lahan sebelum menanam padi telah menjadi tradisi turun temurun yang dilakukan untuk membuka ruang bagi tanaman baru dan memastikan ketersediaan pangan. Tema, seorang petani setempat, saat ini menghadapi kenyataan pahit akibat menjalankan tradisi ini. Ayahnya ditahan karena dianggap membakar lahan ilegal, meskipun itu adalah lahan yang dimilikinya sendiri dan berdampak langsung pada mata pencaharian keluarganya. Mereka adalah korban dari ketidakadilan hukum yang tidak mempertimbangkan adat dan kebiasaan lokal.
Situasi ini memprihatinkan, karena tidak hanya menghancurkan kehidupan Tema dan keluarganya, tetapi juga mengancam kelestarian tradisi dan adat yang telah membentuk komunitas setempat selama bertahun-tahun. Bayangkan betapa sulitnya bertahan hidup tanpa dapat menikmati hasil pangan yang dihasilkan dari tanah yang mereka rawat sendiri. Padahal, pembakaran terkendali yang dilakukan oleh para petani adalah praktik yang sudah disesuaikan sesuai dengan kondisi alam setempat.
Pemerintah harus memahami bahwa metode hidup tradisional ini tidak semata-mata aspek ekonomi, namun juga potret budaya dan identitas yang dipertahankan generasi ke generasi. Penahanan terhadap mereka yang mengikuti tradisi bisa berakibat serius bukan hanya pada individu, tetapi juga pada kelangsungan hidup komunitas dan tanah leluhur mereka.
Kami mendesak pihak berwenang untuk membebaskan ayah Tema dan meninjau kembali kebijakan yang mengkriminalkan pembakaran lahan tradisional ini. Sebagai solusi, pemerintah dapat membuat aturan khusus yang memungkinkan pembakaran terkendali bagi para petani tradisional dengan kondisi tertentu, sekaligus memberikan edukasi mengenai teknik bertani yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, kita dapat melindungi warisan budaya dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Mari kita berdiri bersama Tema dan keluarga-keluarga lain yang terancam oleh kebijakan yang tidak berpihak pada tradisi lokal. Satu tandatangan Anda dapat membuat perubahan besar. Tanda tangani petisi ini untuk mendukung keadilan bagi petani Kalimantan.

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 28 September 2026