Pentingnya Bantuan Biaya Perkuliahan serta Pembelian Paket Internet Bagi Para Mahasiswa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Assalamualaikum. Wr.Wb
Hidup Mahasiswa,
Merebaknya wabah COVID-19 di Indonesia telah berimbas kesegala sektor, terutama sektor pendidikan. Himbauan terkait bekerja atau belajar dari rumah serta social distancing berdampak besar terhadap kegiatan perkuliahan. Terutama bagi saya dan teman-teman mahasiswa lainya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Maret 2020 menerbitkan :
Surat Edaran nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Yang Intinya adalah, proses pembelajaran dilakukan secara Daring dengan menggunakan aplikasi yang telah disediakan diplay store.

Serta Surat Edaran nomor 302/E.E2/KR/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Perpanjangan masa Perkuliahan secara Daring selama 1 semester.

Mengingat lamanya waktu pelaksanaan perkuliahan secara daring ini, membuat mahasiswa/i Mengeluh selama menghadapi masa perkuliahan ini. Terutama saya mahasiswa dari kampus STMIK Triguna Dharma.

Yang merasa sangat dirugikan akibat sistem perkuliahan ini. Jelas saja setelah surat edaran keluar dari kampus STMIK Triguna Dharma

Nomor 054/STMIK-TGD/KA/III/2020 tanggal 31 Maret 2020 Tetang perpanjangan pecegahan penyebaran Covit 19. Yang berisi tentang perpanjangan perkuliahan hingga tanggal 04 Mei 2020.

Salama masa itu perkuliahan dilaksanakan secara daring (online). Jelas saja perkuliahan secara online ini membuat kami semua gelisah dengan tidak adanya menikmati fasilitas dari kampus tetapi kami wajib memenuhi kewajiban kampus yaitu Pembayaran Uang Kuliah Full tanpa adanya bantuan.

Disamping itu wabah penyebaran Covit 19 yang mengakibatkan perekonomian gelobal yang menurun secara derastis, tidak terkecuali indonesia yang diakibatkan virus Corona ini.

Dampak Besar dari virus Corona in ialah para orang Tua kami yang sebagian besar, adalah pekerja Buruh Harian Lepas. Yang setiap hari berja banting tulang demi memenuhi kebutuhan hidup harianya. 

Perkuliahan Daring ini bukan malah membantu pembiayaan bagi orang tua kami !!!


Melainkan disamping mereka harus membiayai kebutuhan untuk hidup, disamping itu juga mereka harus bertanggung jawab memberikan kebutuhan materi dari anak-anak mereka yang semangkin Besar akibat metode Daring ini. Yaitu Pembiayaan Uang Kuliah + Uang Paket Internet, yang mau gak mau harus mereka tutupi.

Sedih.....!!!!! Rasanya melihat para Yayasan, Bidang Akademik serta para Staff dan Dosen STMIK Triguna Dharma yang tidak Perduli dan Mengerti tentang keluhan Mahasiswa.

Padahal kami sudah menyampaikan aspirasi ini dengan jauh-jauh hari. Dan kami sampaikan juga didalam sebuah Grup Whatsapp "Suara Mahasiswa TGD" yang didalamnya para Mahasiswa dan para Dosen sebagai adminya.

Tapi sepertinya suara itu tidak didengar sampai pada hari ini, tidak ada sedikitpun Rerpon untuk kami semua yang bisa kami tanggapi sehingga membuat kami semua Tenang. Mereka diam, tampa ada sedikit Respon dan Kesimpulan yang bisa kami dapatkan dari pihak kampus sendiri.

Padahal jelas dijelaskan pada
Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 302/E.E2/KR/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Perpanjangan masa Perkuliahan,
Pada alinea ke- 7 mengenai Himbawan agar memberikan membantuan bagi para mahasiswa untuk mendapatkan SUBSIDI dari kampus terkait.

Untuk itu saya sebagai penulis atas nama perwakilan mahasiswa mengajak teman-teman semua Mahasiswa/i Kampus STMIK Triguna Dharma untuk ikut serta Menandatangani Petisi ini.

Dengan harapan, agar keluhan ini segera ditanggapin oleh pihak kampus STMIK Triguna Dharma.


Wassalamualaikum Wr.Wb.
Salam Mahasiswa.