

Pentingnya Hari Nasional Bhineka Tunggal Ika ditetapkan


Pentingnya Hari Nasional Bhineka Tunggal Ika ditetapkan
Masalahnya
Pada kesempatan ini saya ingin mengemukakan ide,usul atau gagasan perlu di tetapkannya hari Bhineka Tunggal Ika, Latar belakang ide dan gagasan;
1. Negara Republik Indonesia (NKRI) terdiri dari berbagai suku,kepercayaan,ras dan budaya,dalam arti kaya akan perbedaan (ke-bhinekaan).
2. Bergesernya nilai-nilai ke-aneka ragaman yang di sebabkan oleh perkembangan peradaban dunia dengan kemajuan tekhnologinya yang kian berubah dari masa ke masa.
3. Adanya konflik yang di sebabkan oleh perbedaan baik itu suku,kepercayaan,ras atau bahkan budaya, belum lagi konflik organisasi masyarakat yang rentan memicu perpecahan, di sisi lain padahal perbedaan yang kita miliki adalah kekayaan bangsa yang luar biasa.
4. Rasa memiliki akan kekayaan budaya bangsa semakin berkurang, hal ini menjadi salah satu penyebab di klaimnya beberapa kebudayaan bangsa kita oleh negara lain.
5. Kebanggaan terhadap ke-aneka ragaman budaya sedikit terkikis boleh di bilang akan hilang sedikit demi sedikit jika kita tidak memelihara ke-aneka ragaman kebudayaan kita. Hal ini juga bisa di lihat dari perilaku generasi muda masa kini lebih memilih atau bangga dengan kebudayaan asing.
Mengapa ide,usul atau gagasan hari Bhineka Tunggal Ika sangat perlu ditetapkan sebagai hari nasional yang Wajib di peringati oleh bangsa yang mengklaim kaya akan ke-aneka ragamannya ini? Ada beberapa alasan untuk menjelaskannya antara lain:
1. Selama ini kita hanya memperingati hari kesaktian Pancasila 1 Oktober sementara tanggal 6 Juni adalah hari Pancasila, ke dua hari tersebut memiliki makna yang berbeda dalam memperingatinya, jika tanggal 1 Oktober selalu identik dengan peristiwa G 30 S/PKI, sementara tanggal 6 Juni jauh lebih samar lagi yaitu hanya memperingati hari lahirnya Pancasila tanpa sedikitpun ada yang menyentuh makna atau simbol perayaan peringatan tentang perbedaan/ke-aneka ragaman suku bangsa.
2. Makna dari semboyan Bhineka Tunggal Ika yang turut serta dalam cengkeraman ke dua kaki Garuda Pancasila seolah tidak turut serta dalam perkembangan cinta kebudayaan nusantara yang kian hari terus berkembang.
3. Oleh sebab begitu berlimpahnya kekayaan bangsa akan ke-aneka ragaman tersebut maka sangat relevan jika hari Bhineka Tunggal Ika perlu ditetapkan sebagai hari nasional untuk di peringati setiap tahunnya.
4. Inovasi dari setiap perkembangan atau perubahan kultur suatu bangsa akan terjadi dari masa ke masa, maka salah satu fungsi dari hari Bhineka Tunggal Ika ini adalah meng-update/memperbaharui apabila ada perkembangan atau perubahan kebudayaan itu sendiri, atau bisa juga menjadi wadah untuk mengeksploitasi kebudayaan lokal yang masih banyak belum di kenal.
5. Hari Bhineka Tunggal Ika akan menjadi manifesto masa depan tersendiri untuk tetap terpeliharanya keberagaman bangsa Indonesia dan menjadi modal eksistensi kebangsaan yang kuat.
Bagaimana mekanisme agar makna hari Bhineka Tunggal Ika bisa efektif berlangsung dari masa ke masa dan apa manfaatnya? Tata cara atau mekanisme hari tersebut bisa efektif berjalan jika dibuatkan program agar bertujuan hari Bhineka Tunggal Ika memiliki makna yang kuat dan dapat menjadi inspirasi bagi tiap generasi, sebagai contoh misalnya;
1. Peringatan hari Bhineka Tunggal Ika di isi oleh berbagai kegiatan kebudayaan seperti; pawai atau karnaval kebudayaan yang tersentralisasi (menonjolkan keberagaman bangsa), pameran kesenian dan kebudayaan, Maksudnya hampir sama persis seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Penyelenggara dari tahun ke tahun bergantian dari satu propinsi ke propinsi yang lain begitu seterusnya dilakukan dari tahun ke tahun.
2. Perayaan hari Bhinneka Tunggal Ika mungkin bisa saja dilangsung selama seminggu seperti halnya hari ulang tahun kota Jakarta yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan.
3. Seperti hari nasional yang lain,Pemerintah atau kementerian terkait wajib menghadiri untuk membuka dan menutup peringatan hari tersebut.
4. Memberikan insentif berupa penghargaan bagi kreativitas dan inovasi pengembangan kebudayaan lokal.
Contoh manfaat yang bisa kita petik buahnya dari hari Bhineka Tunggal Ika tersebut adalah:
1. Antusias masyarakat yang semakin sadar dan bergairah terhadap kekayaan budaya nasional.
2. Memungkinkan terbukanya lapangan kerja yang baru atau meningkatkan penghasilan para pengrajin kesenian dan kebudayaan.
3. Terciptanya iklim atau atmosfer indah dan damainya hidup dalam perbedaan/ke-aneka ragaman.
4. Menanamkan rasa cinta tanah air melalui keanekaragaman budaya bangsa.
5. Mendorong setiap daerah untuk termotivasi mengenal,menggali dan mengembangkan kebudayaan daerah masing- masing.
6. Masyarakat dapat mengetahui secara langsung hasil karya seni dan budaya dari daerah lain, misalnya; Masakan kerak telor khas Betawi/Jakarta dapat dinikmati oleh sebagian masyarakat yang tidak berkesempatan untuk mengunjungi Jakarta dan sebaliknyapun demikian.
Tentang hari pelaksanaan yang tepat untuk hari Bhineka Tunggal Ika,mungkin bisa saja di tetapkan di hari dan tanggal 6 Juni atau tanggal lain yang sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Dan dengan momentum yang kuat dikarenakan gejolak politik pilkada yang kian memanas, maka sangat relevan apabila Hari Bhineka Tunggal ditetapkan sebagai hari Nasional demi menjaga NKRI dari paham paham radikal.

Masalahnya
Pada kesempatan ini saya ingin mengemukakan ide,usul atau gagasan perlu di tetapkannya hari Bhineka Tunggal Ika, Latar belakang ide dan gagasan;
1. Negara Republik Indonesia (NKRI) terdiri dari berbagai suku,kepercayaan,ras dan budaya,dalam arti kaya akan perbedaan (ke-bhinekaan).
2. Bergesernya nilai-nilai ke-aneka ragaman yang di sebabkan oleh perkembangan peradaban dunia dengan kemajuan tekhnologinya yang kian berubah dari masa ke masa.
3. Adanya konflik yang di sebabkan oleh perbedaan baik itu suku,kepercayaan,ras atau bahkan budaya, belum lagi konflik organisasi masyarakat yang rentan memicu perpecahan, di sisi lain padahal perbedaan yang kita miliki adalah kekayaan bangsa yang luar biasa.
4. Rasa memiliki akan kekayaan budaya bangsa semakin berkurang, hal ini menjadi salah satu penyebab di klaimnya beberapa kebudayaan bangsa kita oleh negara lain.
5. Kebanggaan terhadap ke-aneka ragaman budaya sedikit terkikis boleh di bilang akan hilang sedikit demi sedikit jika kita tidak memelihara ke-aneka ragaman kebudayaan kita. Hal ini juga bisa di lihat dari perilaku generasi muda masa kini lebih memilih atau bangga dengan kebudayaan asing.
Mengapa ide,usul atau gagasan hari Bhineka Tunggal Ika sangat perlu ditetapkan sebagai hari nasional yang Wajib di peringati oleh bangsa yang mengklaim kaya akan ke-aneka ragamannya ini? Ada beberapa alasan untuk menjelaskannya antara lain:
1. Selama ini kita hanya memperingati hari kesaktian Pancasila 1 Oktober sementara tanggal 6 Juni adalah hari Pancasila, ke dua hari tersebut memiliki makna yang berbeda dalam memperingatinya, jika tanggal 1 Oktober selalu identik dengan peristiwa G 30 S/PKI, sementara tanggal 6 Juni jauh lebih samar lagi yaitu hanya memperingati hari lahirnya Pancasila tanpa sedikitpun ada yang menyentuh makna atau simbol perayaan peringatan tentang perbedaan/ke-aneka ragaman suku bangsa.
2. Makna dari semboyan Bhineka Tunggal Ika yang turut serta dalam cengkeraman ke dua kaki Garuda Pancasila seolah tidak turut serta dalam perkembangan cinta kebudayaan nusantara yang kian hari terus berkembang.
3. Oleh sebab begitu berlimpahnya kekayaan bangsa akan ke-aneka ragaman tersebut maka sangat relevan jika hari Bhineka Tunggal Ika perlu ditetapkan sebagai hari nasional untuk di peringati setiap tahunnya.
4. Inovasi dari setiap perkembangan atau perubahan kultur suatu bangsa akan terjadi dari masa ke masa, maka salah satu fungsi dari hari Bhineka Tunggal Ika ini adalah meng-update/memperbaharui apabila ada perkembangan atau perubahan kebudayaan itu sendiri, atau bisa juga menjadi wadah untuk mengeksploitasi kebudayaan lokal yang masih banyak belum di kenal.
5. Hari Bhineka Tunggal Ika akan menjadi manifesto masa depan tersendiri untuk tetap terpeliharanya keberagaman bangsa Indonesia dan menjadi modal eksistensi kebangsaan yang kuat.
Bagaimana mekanisme agar makna hari Bhineka Tunggal Ika bisa efektif berlangsung dari masa ke masa dan apa manfaatnya? Tata cara atau mekanisme hari tersebut bisa efektif berjalan jika dibuatkan program agar bertujuan hari Bhineka Tunggal Ika memiliki makna yang kuat dan dapat menjadi inspirasi bagi tiap generasi, sebagai contoh misalnya;
1. Peringatan hari Bhineka Tunggal Ika di isi oleh berbagai kegiatan kebudayaan seperti; pawai atau karnaval kebudayaan yang tersentralisasi (menonjolkan keberagaman bangsa), pameran kesenian dan kebudayaan, Maksudnya hampir sama persis seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Penyelenggara dari tahun ke tahun bergantian dari satu propinsi ke propinsi yang lain begitu seterusnya dilakukan dari tahun ke tahun.
2. Perayaan hari Bhinneka Tunggal Ika mungkin bisa saja dilangsung selama seminggu seperti halnya hari ulang tahun kota Jakarta yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan.
3. Seperti hari nasional yang lain,Pemerintah atau kementerian terkait wajib menghadiri untuk membuka dan menutup peringatan hari tersebut.
4. Memberikan insentif berupa penghargaan bagi kreativitas dan inovasi pengembangan kebudayaan lokal.
Contoh manfaat yang bisa kita petik buahnya dari hari Bhineka Tunggal Ika tersebut adalah:
1. Antusias masyarakat yang semakin sadar dan bergairah terhadap kekayaan budaya nasional.
2. Memungkinkan terbukanya lapangan kerja yang baru atau meningkatkan penghasilan para pengrajin kesenian dan kebudayaan.
3. Terciptanya iklim atau atmosfer indah dan damainya hidup dalam perbedaan/ke-aneka ragaman.
4. Menanamkan rasa cinta tanah air melalui keanekaragaman budaya bangsa.
5. Mendorong setiap daerah untuk termotivasi mengenal,menggali dan mengembangkan kebudayaan daerah masing- masing.
6. Masyarakat dapat mengetahui secara langsung hasil karya seni dan budaya dari daerah lain, misalnya; Masakan kerak telor khas Betawi/Jakarta dapat dinikmati oleh sebagian masyarakat yang tidak berkesempatan untuk mengunjungi Jakarta dan sebaliknyapun demikian.
Tentang hari pelaksanaan yang tepat untuk hari Bhineka Tunggal Ika,mungkin bisa saja di tetapkan di hari dan tanggal 6 Juni atau tanggal lain yang sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Dan dengan momentum yang kuat dikarenakan gejolak politik pilkada yang kian memanas, maka sangat relevan apabila Hari Bhineka Tunggal ditetapkan sebagai hari Nasional demi menjaga NKRI dari paham paham radikal.

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 27 November 2016