JNE YES janji anda dalam Mengirim Produk 1 hari harus di pegang, perbaiki kinerja, jika tidak bisa HAPUS JNE YES! Jangan Merugikan Konsumen dengan Janji Palsu.


JNE YES janji anda dalam Mengirim Produk 1 hari harus di pegang, perbaiki kinerja, jika tidak bisa HAPUS JNE YES! Jangan Merugikan Konsumen dengan Janji Palsu.
Masalahnya
JNE adalah perusahaan besar, seharusnya bisa memegang janji akan produk yang di berikan.
Nyatanya Konsumen banyak yang di bodohi dan tipu dengan produk mereka.
YES ( Yakin Esok Sampai) adalah produk kebohongan.
Banyak konsumen khususnya para seller online dan pembeli online merasa di rugikan dengan mereka.
Barang ternyata tidak sampai dalam jangka waktu 24 jam (Ke-esokan harinya) sesuai janji perusahaan tersebut.
Setidaknya itulah yang sudah beberapa kali saya rasakan.
Akhirnya seller di bilang penipu,, dan seller juga yang harus mengganti rugi,,
Tidak seller saja,, kadang buyer pun di rugikan karena ada ebebrapa barang urgent yang memenag harus ada tepat pada hari itu, karena menyangkut kinerja mereka.
Bayangkan penjual di bidang industri kreatif,, online,, yang ingin mengais rezeki malah buntung, karena perilaku JNE.
Banyak seller harus refund uang kepada customer sementara Barangnya sendiri kebanyakan tidak jelas dimana.
Parahnya lagi,, layanan Call center.Customer Service tidak memberikan solusi apa-apa. Bahkan terkadang sulit di telepon karena Call center tidak menjawab.
Dan Jaminan Uang Kembali ?,, ternyata tidak semanis moto mereka.
Banyak yang ternyata saat mengurus tidak bisa di proses.
Ada yang janji 14 hari kerja tapi kemudian tidak di hubungi.
Ada yang kembali meyalahkan customer, katanya pada saat barang di antar tidak ada orang di tempat, sehingga ke-esokannya baru di kirim.
Karena kebanyakan konsumen hanya pasrah dan capek untuk melanjutkan,, nampaknya ini menjadi kebiasaan JNE.
Bukannya memperbaiki kinerja, malah menjadi lumrah.
Ayo konsumen tunjukkan bahwa kita memiliki Nilai lebih.
Kita tidak boleh se-enaknya di perlakukan semena-mena dan tidak adil.
Jangan biarkan mereka meraup untung dari kepasrahan kita.
Jangan biarkan mereka menjual produk palsu,, produk gagal!
Mari berjuang bersama agar hak konsumen tidak di abaikan!

Masalahnya
JNE adalah perusahaan besar, seharusnya bisa memegang janji akan produk yang di berikan.
Nyatanya Konsumen banyak yang di bodohi dan tipu dengan produk mereka.
YES ( Yakin Esok Sampai) adalah produk kebohongan.
Banyak konsumen khususnya para seller online dan pembeli online merasa di rugikan dengan mereka.
Barang ternyata tidak sampai dalam jangka waktu 24 jam (Ke-esokan harinya) sesuai janji perusahaan tersebut.
Setidaknya itulah yang sudah beberapa kali saya rasakan.
Akhirnya seller di bilang penipu,, dan seller juga yang harus mengganti rugi,,
Tidak seller saja,, kadang buyer pun di rugikan karena ada ebebrapa barang urgent yang memenag harus ada tepat pada hari itu, karena menyangkut kinerja mereka.
Bayangkan penjual di bidang industri kreatif,, online,, yang ingin mengais rezeki malah buntung, karena perilaku JNE.
Banyak seller harus refund uang kepada customer sementara Barangnya sendiri kebanyakan tidak jelas dimana.
Parahnya lagi,, layanan Call center.Customer Service tidak memberikan solusi apa-apa. Bahkan terkadang sulit di telepon karena Call center tidak menjawab.
Dan Jaminan Uang Kembali ?,, ternyata tidak semanis moto mereka.
Banyak yang ternyata saat mengurus tidak bisa di proses.
Ada yang janji 14 hari kerja tapi kemudian tidak di hubungi.
Ada yang kembali meyalahkan customer, katanya pada saat barang di antar tidak ada orang di tempat, sehingga ke-esokannya baru di kirim.
Karena kebanyakan konsumen hanya pasrah dan capek untuk melanjutkan,, nampaknya ini menjadi kebiasaan JNE.
Bukannya memperbaiki kinerja, malah menjadi lumrah.
Ayo konsumen tunjukkan bahwa kita memiliki Nilai lebih.
Kita tidak boleh se-enaknya di perlakukan semena-mena dan tidak adil.
Jangan biarkan mereka meraup untung dari kepasrahan kita.
Jangan biarkan mereka menjual produk palsu,, produk gagal!
Mari berjuang bersama agar hak konsumen tidak di abaikan!

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 26 Maret 2015