Petisi ditutup

Dukungan Untuk Ahmad Taufik Sebagai Pimpinan KPK 2015

Petisi ini mencapai 367 pendukung


Ahmad Taufik adalah seorang peneliti, penulis, dan aktivis mahasiswa sejak tahun 1980-an. Selain menulis dan menjadi Dosen, 'ATE' panggilan akrab Ahmad Taufik aktif melakukan advokasi hukum bagi masyarakat kecil, serta menjadi pembicara di banyak Pelatihan, Seminar, Workshop tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia.

Selesai kuliah di Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (UNISBA), Ahmad Taufik melanjutkan karir sebagai seorang Jurnalis di TEMPO. Namun, semasa karir sebagai jurnalis tidak menyurutkan pergerakan melawan ketidakadilan. Diantaranya membidani lahirnya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), sebagai perlawanan komunitas pers Indonesia terhadap kesewenang-wenangan rejim Orde Baru.

Ahmad Taufik di vonis 2 Tahun 8 bulan penjara oleh PN Jakarta Pusat karena dianggap menyebarkan perasaan kebencian dan permusuhan kepada Pemerintah Orde Baru Soeharto pada Tahun 1995. Akibat dari vonis tersebut Ahmad Taufik bersama dengan Eko Maryadi dan Danang Kukuh Wardoyo, harus melalui hari-harinya di balik jeruji besi.

Namun dinginnya jeruji besi tidak bisa membekukan semangat dan memperkecil keberanian ATE. Setelah keluar dari penjara Ahmad Taufik kembali membongkar kasus-kasus penyimpangan yang dilakukan “orang-orang yang di takuti” dan berpengaruh di negeri ini yang selama ini hampir tidak ada yang berani memunculkannya kepermukaan. Sebagai contoh investigasi terkait kebakaran yang menghanguskan seluruh kios pasar tanah abang tahun 2003.

Tahun 2014 Ahmad Taufik beserta rekan-rekannya melakukan Advokasi Hukum di pengadilan tipikor terhadap Office Boy (OB) bernama Hendra Saputra yang diduga sebagai korban rekayasa anak Menteri (Rievan Avrian) dalam kasus tindak pidana korupsi videotron di kementerian koperasi dan UKM yang saat itu dipimpin Syarif Hasan.

Ahmad Taufik bertekad tidak akan mundur dalam melakukan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diantaranya dengan ikut serta dalam pemilihan Komisioner KPK. ATE menilai kedepan KPK harus memiliki strategi dan titik fokus dalam melakukan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diantaranya memaksimalkan civil society Sehingga tidak terkesan gempur sana, gempur sini.

Ahmad Taufik menegaskan bahwa untuk mengembalikan Marwah KPK dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, maka KPK harus dipimpin oleh orang-orang yang bersih dan tidak memiliki masalah secara hukum. Agar KPK memiliki daya tahan terhadap berbagai upaya pelemahan kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Selain itu Pimpinan KPK tidak boleh menjadi kepanjang tanganan dari kepentingan Penguasa yang membuat KPK kehilangan Independensi sehingga semakin banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan dalam penegakan tindak pidana korupsi.

Oleh karena itu tugas komisoner KPK kedapan adalah menguatkan kembali netwoking KPK dengan Civil Society sehingga KPK kembali diterima dengan baik oleh semua lapisan dan atau golongan masyarakat bukan milik golongan tertentu saja.



Hari ini: Garda Kemerdekaan mengandalkanmu

Garda Kemerdekaan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Individu: Dukungan Untuk Ahmad Taufik Sebagai Pimpinan KPK 2015". Bergabunglah dengan Garda Kemerdekaan dan 366 pendukung lainnya hari ini.