

Hentikan pembakaran hutan untuk perkebunan sawit
Masalahnya
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan dan sekitarnya telah membuat masyarakat geram dan marah. Saya sebagai masyarakat melihat kejadian miris terhadap kinerja pemerintah pusat maupun daerah. Setiap tahun masyarakat kalimantan harus menyaksikan rumah, sawah, dan tempat tinggal masyakarat di sana dan habitat fauna dan flora terancam oleh api yang merajalela. Kabut asap yang dihasilkan pun mengancam kesehatan masyarakat disana, terutama anak-anak dan orang tua yang rentan terhadap infeksi saluran pernapasan.
Dalang di balik kebakaran ini sering kali adalah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berserta pemerintah daerah yang lebih memilih keuntungan ekonomi instan melalui pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan dan penderitaan masyarakat. Data dari Greenpeace menunjukan bahwa setiap tahun lebih dari seribu hektar hutan hilang akibat praktik pembakaran ini, mengakibatkan kerugian ekosistem yang tidak dapat dibalik.
Tanpa adanya tindakan nyata dari pemerintah pusat, daerah, hutan kita akan terus terbakar dan kabut asap akan terus menyelimuti kota-kota kita, mengganggu kehidupan sehari-hari dan kesehatan kita. Pemerintah harus menghentikan pemberian izin untuk konversi lahan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit dan segera menangkap serta menghukum pelaku pembakaran lahan keras.
Pengelolaan lahan seharusnya dilakukan secara berkelanjutan dengan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Kami sebagai masyakarat Indonesia menuntut lebih banyak patroli dan peningkatan teknologi pemantauan untuk mencegah kebakaran serta pengembangan kebijakan yang mendukung reboisasi dan pelestarian hutan.
Bergabunglah dengan kami untuk menuntut perubahan yang nyata. Tandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan generasi mendatang dapat mewarisi lingkungan yang sehat dan lestari.

33
Masalahnya
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan dan sekitarnya telah membuat masyarakat geram dan marah. Saya sebagai masyarakat melihat kejadian miris terhadap kinerja pemerintah pusat maupun daerah. Setiap tahun masyarakat kalimantan harus menyaksikan rumah, sawah, dan tempat tinggal masyakarat di sana dan habitat fauna dan flora terancam oleh api yang merajalela. Kabut asap yang dihasilkan pun mengancam kesehatan masyarakat disana, terutama anak-anak dan orang tua yang rentan terhadap infeksi saluran pernapasan.
Dalang di balik kebakaran ini sering kali adalah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berserta pemerintah daerah yang lebih memilih keuntungan ekonomi instan melalui pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan dan penderitaan masyarakat. Data dari Greenpeace menunjukan bahwa setiap tahun lebih dari seribu hektar hutan hilang akibat praktik pembakaran ini, mengakibatkan kerugian ekosistem yang tidak dapat dibalik.
Tanpa adanya tindakan nyata dari pemerintah pusat, daerah, hutan kita akan terus terbakar dan kabut asap akan terus menyelimuti kota-kota kita, mengganggu kehidupan sehari-hari dan kesehatan kita. Pemerintah harus menghentikan pemberian izin untuk konversi lahan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit dan segera menangkap serta menghukum pelaku pembakaran lahan keras.
Pengelolaan lahan seharusnya dilakukan secara berkelanjutan dengan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Kami sebagai masyakarat Indonesia menuntut lebih banyak patroli dan peningkatan teknologi pemantauan untuk mencegah kebakaran serta pengembangan kebijakan yang mendukung reboisasi dan pelestarian hutan.
Bergabunglah dengan kami untuk menuntut perubahan yang nyata. Tandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan generasi mendatang dapat mewarisi lingkungan yang sehat dan lestari.

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 21 September 2026