Lapangan Bali untuk siswa SMA 5 dan SMA 3 Bandung

Masalahnya

http://www.beritabandung.com/view.php?id=20170202140358 menurut berita tersebut diatas :

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- SMAN 3 dan 5 Bandung terancam tak memiliki fasilitas lapangan olahraga, pasalnya Lapangan Bali yang biasa dipergunakan siswa untuk berolahraga kini dimiliki oleh Lembaga Balai Bahasa.

"Lapangan Bali itu sudah sejak awal berdiri SMAN 3 dan 5 Bandung menjadi lapangan olah raga siswa hingga saat ini. Namun ternyata sekarang lapangan akan digunakan oleh Balai Bahasa karena sertifikat tanah Lapangan Bali sudah atas nama Balai Bahasa dan itu disertifikat pusat sayangnya, rencannya Lapangan Bali kegunaannya akan diganti menjadi gedung untuk berbagai fasilitas Balai Bahasa," ujar Kepala SMAN 3 Bandung Andang Seghara, saat dengar pendapat dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung, Kamis (2/2/2017)

Dikatakannya dengan dimilikinya sertifikat tanah tersebut membuat siswa serta alumni resah, pasalnya SMAN 3 dan 5 Bandung dipastikan tidak akan memiliki tempat sarana olah raga lapangan terbuka, jika ternyata Balai Bahasa membangun gedung diarena tersebut.

Andang mengatakan jika pihaknya sudah pernah mengadukan hal itu ke Pemkot Bandung sesaat sebelum alih kelola, namun dikarenakan sertifikat tanahnya sudah dimiliki Balai Bahasa sehingga Pemkot pun tidak bisa berbuat banyak.

“Oleh karenanya kami sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Jabar yang saat ini memegang SMA/SMK untuk segera mencari jalan keluar untuk permasalahan ini. Jika ternyata tidak bisa dibeli lagi oleh Provinsi Jabar maka kami berharap Jabar bisa mendekati Balai Bahasa agar Lapangan Bali tidak diubah menjadi komplek gedung tetap saja peruntukannya untuk sarana olahraga seperti sekarang ini,” harap Andang yang mengaku baru menjabat sebagai Kepsek tujuh bulan lalu.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang kerap disapa Aher ini mengngungkapkan jika pihaknya akan berupaya melakukan pendekatan terhadap Pemerintah Pusat, agar Lapanan Bali tidak diubah peruntukannya.

“Kami banyak menghibahkan tanah di Jabar untuk Pemerintah Pusat, masa Pemerintah Pusat tidak bisa memberikan hibah atau minimal tidak melakukan pembangunan di Lapangan Bali. Agar siswa tetap bisa memiliki sarana lapangan olahraga,” katanya.


Untuk itu mari teman-teman, para alumni, dan simpatisan pendidikan yang peduli dengan pendidikan generasi penerus bangsa ini untuk menandatangin petisi agar Lapangan Bali masih bisa digunakan untuk mereka..

-Salam-

 

avatar of the starter
Andi FirmanPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 2.711 pendukung

Masalahnya

http://www.beritabandung.com/view.php?id=20170202140358 menurut berita tersebut diatas :

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- SMAN 3 dan 5 Bandung terancam tak memiliki fasilitas lapangan olahraga, pasalnya Lapangan Bali yang biasa dipergunakan siswa untuk berolahraga kini dimiliki oleh Lembaga Balai Bahasa.

"Lapangan Bali itu sudah sejak awal berdiri SMAN 3 dan 5 Bandung menjadi lapangan olah raga siswa hingga saat ini. Namun ternyata sekarang lapangan akan digunakan oleh Balai Bahasa karena sertifikat tanah Lapangan Bali sudah atas nama Balai Bahasa dan itu disertifikat pusat sayangnya, rencannya Lapangan Bali kegunaannya akan diganti menjadi gedung untuk berbagai fasilitas Balai Bahasa," ujar Kepala SMAN 3 Bandung Andang Seghara, saat dengar pendapat dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung, Kamis (2/2/2017)

Dikatakannya dengan dimilikinya sertifikat tanah tersebut membuat siswa serta alumni resah, pasalnya SMAN 3 dan 5 Bandung dipastikan tidak akan memiliki tempat sarana olah raga lapangan terbuka, jika ternyata Balai Bahasa membangun gedung diarena tersebut.

Andang mengatakan jika pihaknya sudah pernah mengadukan hal itu ke Pemkot Bandung sesaat sebelum alih kelola, namun dikarenakan sertifikat tanahnya sudah dimiliki Balai Bahasa sehingga Pemkot pun tidak bisa berbuat banyak.

“Oleh karenanya kami sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Jabar yang saat ini memegang SMA/SMK untuk segera mencari jalan keluar untuk permasalahan ini. Jika ternyata tidak bisa dibeli lagi oleh Provinsi Jabar maka kami berharap Jabar bisa mendekati Balai Bahasa agar Lapangan Bali tidak diubah menjadi komplek gedung tetap saja peruntukannya untuk sarana olahraga seperti sekarang ini,” harap Andang yang mengaku baru menjabat sebagai Kepsek tujuh bulan lalu.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang kerap disapa Aher ini mengngungkapkan jika pihaknya akan berupaya melakukan pendekatan terhadap Pemerintah Pusat, agar Lapanan Bali tidak diubah peruntukannya.

“Kami banyak menghibahkan tanah di Jabar untuk Pemerintah Pusat, masa Pemerintah Pusat tidak bisa memberikan hibah atau minimal tidak melakukan pembangunan di Lapangan Bali. Agar siswa tetap bisa memiliki sarana lapangan olahraga,” katanya.


Untuk itu mari teman-teman, para alumni, dan simpatisan pendidikan yang peduli dengan pendidikan generasi penerus bangsa ini untuk menandatangin petisi agar Lapangan Bali masih bisa digunakan untuk mereka..

-Salam-

 

avatar of the starter
Andi FirmanPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Saleh Husin
Menteri Perindustrian
Gubernur jawabarat
Gubernur jawabarat
ahmad heryawan
ahmad heryawan

Perkembangan Terakhir Petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 3 Februari 2017