Berantas order fiktif dan review kebijakan "customer sama dlm wkt dekat"


Berantas order fiktif dan review kebijakan "customer sama dlm wkt dekat"
Masalahnya
Kebijakan "Tidak boleh customer yg sama dalam waktu berdekatan" yg diberikan dirasa sangat merugikan pelanggan maupun driver. Saya sebagai perwakilan customer ingin melakukan komplain atas kebijakan ini.
Berikut diuraikan masalah dari sisi customer
- Kesulitan mendapatkan driver, terutama pada pagi/subuh hari, biasanya start dari driver yg berdomisili dekat dengan customer dan pasti muter bahwa drivernya itu itu juga.
- Sulit menggunakan ojeg online sebagai rutinitas sehari2
- Driver yg sama diharapkan hafal lokasi penjemputan, tau rute yg dilalui, tanpa buang2 waktu, pulsa dan biaya. Customer juga tidak merasa waktu/pulsa terbuang. Tetapi atas kebijakan ini, waktu driver utk menjemput ke lokasi menjadi lebih lama, drivernya harus belajar memahami rute customer karena tidak semuanya tau rute
- Untuk area yg terbatas drivernya dalam suatu radius tertentu, bagi customer akan sulit mendapatkan driver
Pada sisi Driver kerugiannya
- Turun performance jika menarik di perumahan pada pagi hari
- Tidak semua driver hafal akan customer yg pernah ditariknya
- Tidak buang2 waktu, pulsa, tenaga.
Jika memang sistem menerapkan tidak boleh ambil customer yg sama dalam waktu berdekatan, tolong perbaiki dari sisi sistem tanpa merugikan driver (menurunkan performanya). Perbaiki lah dari sistem aplikasi bagaimana "query pengambilan datanya". Jika memungkinkan ada keringanan, berikan lah keringanan misal untuk subuh/pagi dibawah jam 07:00 boleh untuk customer yg sama, diatas jam tsb driver harus mencar ke tengah kota.
Kami ingin order fiktif itu segera diberantas tepat sasaran, jangan karena masalah "Customer yg sama dalam waktu dekat" dianggap sebagai kambing hitam dari order fiktif. Jika perlu dari sisi customer dilakukan validasi data tambahan, seperti KTP, akte lahir atau Kartu Keluarga karena mungkin alamat email saja tidak lah cukup (satu orang dapat memiliki lebih dari satu alamat email,bisa puluhan,ratusan,ribuan bahkan jutaan jika sanggup). Jadi tidak perlu approve data sembarang customer. Kadang pemesanan order untuk orang lain, terutama untuk keluarga/kerabat (adik, kakak, anak, sepupu, ibu, bapak, dsb) atau temannya. Dari sistem harus dapat memvalidasi segala kemungkinan ini
Kami harap, segera ada solusi dan keringanan atas masalah yg dihadapi ini
Masalahnya
Kebijakan "Tidak boleh customer yg sama dalam waktu berdekatan" yg diberikan dirasa sangat merugikan pelanggan maupun driver. Saya sebagai perwakilan customer ingin melakukan komplain atas kebijakan ini.
Berikut diuraikan masalah dari sisi customer
- Kesulitan mendapatkan driver, terutama pada pagi/subuh hari, biasanya start dari driver yg berdomisili dekat dengan customer dan pasti muter bahwa drivernya itu itu juga.
- Sulit menggunakan ojeg online sebagai rutinitas sehari2
- Driver yg sama diharapkan hafal lokasi penjemputan, tau rute yg dilalui, tanpa buang2 waktu, pulsa dan biaya. Customer juga tidak merasa waktu/pulsa terbuang. Tetapi atas kebijakan ini, waktu driver utk menjemput ke lokasi menjadi lebih lama, drivernya harus belajar memahami rute customer karena tidak semuanya tau rute
- Untuk area yg terbatas drivernya dalam suatu radius tertentu, bagi customer akan sulit mendapatkan driver
Pada sisi Driver kerugiannya
- Turun performance jika menarik di perumahan pada pagi hari
- Tidak semua driver hafal akan customer yg pernah ditariknya
- Tidak buang2 waktu, pulsa, tenaga.
Jika memang sistem menerapkan tidak boleh ambil customer yg sama dalam waktu berdekatan, tolong perbaiki dari sisi sistem tanpa merugikan driver (menurunkan performanya). Perbaiki lah dari sistem aplikasi bagaimana "query pengambilan datanya". Jika memungkinkan ada keringanan, berikan lah keringanan misal untuk subuh/pagi dibawah jam 07:00 boleh untuk customer yg sama, diatas jam tsb driver harus mencar ke tengah kota.
Kami ingin order fiktif itu segera diberantas tepat sasaran, jangan karena masalah "Customer yg sama dalam waktu dekat" dianggap sebagai kambing hitam dari order fiktif. Jika perlu dari sisi customer dilakukan validasi data tambahan, seperti KTP, akte lahir atau Kartu Keluarga karena mungkin alamat email saja tidak lah cukup (satu orang dapat memiliki lebih dari satu alamat email,bisa puluhan,ratusan,ribuan bahkan jutaan jika sanggup). Jadi tidak perlu approve data sembarang customer. Kadang pemesanan order untuk orang lain, terutama untuk keluarga/kerabat (adik, kakak, anak, sepupu, ibu, bapak, dsb) atau temannya. Dari sistem harus dapat memvalidasi segala kemungkinan ini
Kami harap, segera ada solusi dan keringanan atas masalah yg dihadapi ini
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 24 Januari 2017