Ubah PMK no​.​3 thn 2020

0 telah menandatangani. Mari kita ke 25.000.


Menanggapi diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasfikasi dan
Perizinan Rumah Sakit yang menimbulkan keresahan di kalangan Apoteker terkait dengan :
1. Pasal 7ayat 2 yang berbunyi, “(2) Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit terdiri atas:
a. Pelayanan medik dan penunjang medik;
b. Pelayanan keperawatan dan kebidanan;
c. Pelayanan nonmedik
2. Pasal 10 yang berbunyi “Pelayanan nonmedik sebagimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) huruf c
terdiri atas pelayanan farmasi, pelayanan laundry/binatu, pengolahan makanan/gizi,
pemeliharaan sarana prasarana dan alat kesehatan, informasi dan komunikasi, pemulasaran
jenazah, dan pelayanan nonmedik lainnya.”
Maka bersama ini, kami mengajukan usulan perubahan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun
2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit dengan pertimbangan sebagai berikut :
1. Undang-Undang No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit Pasal 7 ayat (1) yang berbunyi, “Rumah
Sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasaran, sumber daya manusia, kefarmasian,
dan peralatan.”
2. Undang-Undang No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit Pasal 12 ayat (1) yang berbunyi,
“Persyaratan sumber daya manusia sebagaimana dimaskud dalam Pasal 7 ayat (1) yaitu Rumah
Sakit harus memiliki tenaga tetap meliputi tenaga medis dan penunjang medis, tenaga keperawatan,
tenaga kefarmasian, tenaga manajemen Rumah Sakit, dan tenaga non kesehatan.”

Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kami mengusulkan perubahan Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit sebagai berikut;
1. Pasal 7 ayat (2) diubah bunyinya menjadi :
“Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
paling sedikit terdiri atas:
a. Pelayanan medik dan penunjang medik;
b. Pelayanan keperawatan dan kebidanan;
c. Pelayanan kefarmasian
d. Pelayanan nonmedik
2. Pasal 10 ayat (2) diubah bunyinya menjadi :
“Pelayanan nonmedik sebagimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) huruf c terdiri atas pelayanan
laundry/binatu, pengolahan makanan/gizi, pemeliharaan sarana prasarana dan alat kesehatan,
informasi dan komunikasi, pemulasaran jenazah, dan pelayanan nonmedik lainnya.”
Diusulkan penambahan pasal tentang Pelayanan Kefarmasian :
“Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit meliputi :
a. Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai; dan
b. Pelayanan farmasi klinik.
3. Lampiran Jenis Pelayanan ditambahkan : Pelayanan Kefarmasian.