

DEDI MULYADI ABAIKAN TUNTUTAN RAKYAT KARAWANG SELATAN !!!
Masalahnya
Kami masyarakat Karawang Selatan, menyatakan sikap tegas MENOLAK kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Jui Shin Indonesia (JSI) yang tetap memperbolehkan armada industri PT JSI melintasi Jalan Badami–Loji tanpa kepastian pemisahan jalur kendaraan industri dari jalur masyarakat umum.
Pada 14 September 2026, melalui aksi massa "Karawang Selatan Menggugat", kami telah menyampaikan tuntutan yang jelas, yaitu pembangunan jalur khusus bagi kendaraan industri PT JSI demi menjamin keselamatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan kehidupan warga Karawang Selatan.

Namun, pada Selasa, 29 September 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT JSI menandatangani kesepakatan kerja sama yang memperbolehkan armada PT JSI tetap melintasi Jalan Badami–Loji, dengan persyaratan peningkatan kualitas jalan setara standar jalan nasional serta tanggung jawab perusahaan atas kerusakan yang ditimbulkan.

Kami menegaskan dengan lantang:
PERBAIKAN JALAN BUKAN JAWABAN ATAS SELURUH PERSOALAN!
Peningkatan kualitas jalan tidak serta-merta menghilangkan risiko kecelakaan. Selama kendaraan berat industri dan masyarakat umum masih menggunakan jalur yang sama, ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan akan tetap ada dan tidak boleh diabaikan.
Jalan Badami–Loji merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Di jalan ini, warga mencari nafkah, anak-anak berangkat ke sekolah, pedagang menjalankan usaha, dan keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat bukan penghalang aktivitas industri. Masyarakat adalah pihak yang hak dan keselamatannya wajib dilindungi!
Sampai kapan kepentingan industri harus berjalan berdampingan dengan risiko yang ditanggung masyarakat? Apakah kita harus menunggu jatuhnya lebih banyak korban sebelum keselamatan warga benar-benar menjadi prioritas?
Kami tegaskan bahwa kami tidak menolak keberadaan industri, tetapi kami menolak kebijakan yang mengabaikan dampak aktivitas industri terhadap keselamatan masyarakat. Pembangunan seharusnya membawa manfaat bagi semua pihak, bukan hanya memperlancar aktivitas industri, sementara masyarakat terus menanggung risiko di jalan yang mereka gunakan setiap hari.
Karena itu, tuntutan kami bukan sekadar perbaikan jalan atau ganti rugi atas kerusakan. Tuntutan kami adalah solusi yang nyata, menyeluruh, dan berkelanjutan:
JALUR KHUSUS KENDARAAN INDUSTRI YANG TERPISAH DARI JALUR MASYARAKAT!
ATAS DASAR TERSEBUT, KAMI MENUNTUT:
- Pembangunan jalur khusus kendaraan industri PT JSI melalui Exit Tol Bojongmangu sebagai solusi jangka panjang untuk memisahkan arus kendaraan industri dari mobilitas masyarakat umum.
- Kepastian rencana dan pelaksanaan pembangunan, meliputi tahapan, pembiayaan, serta tenggat waktu yang jelas, terbuka, dan dapat diawasi oleh masyarakat.
- Penegasan bahwa perbaikan jalan dan tanggung jawab perusahaan atas kerusakan bukanlah solusi, karena persoalan keselamatan masyarakat harus diselesaikan secara menyeluruh.
- Pelibatan masyarakat Karawang Selatan dalam setiap pembahasan dan pengambilan keputusan yang berdampak langsung terhadap kehidupan, keselamatan, dan lingkungan mereka.
- Jaminan keselamatan selama jalur khusus belum terwujud, melalui pengawasan tonase, pengaturan jam operasional yang terukur, pengendalian lalu lintas kendaraan berat, serta mekanisme pengawasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Kami mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan DPRD agar berhenti memandang persoalan ini semata-mata sebagai urusan perbaikan infrastruktur. Ini adalah persoalan keselamatan masyarakat, hak masyarakat, dan tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakatnya. Karena itu, penyelesaiannya harus nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
JANGAN ABAIKAN SUARA RAKYAT!
TOLAK KESEPAKATAN YANG TIDAK MENJAMIN KESELAMATAN RAKYAT!
JANGAN BIARKAN RAKYAT MENJADI TUMBAL ATAS KEPENTINGAN INDUSTRI!
Selama pembangunan jalur khusus kendaraan industri belum diwujudkan dengan rencana dan kepastian yang nyata, kami akan terus mengawal tuntutan ini melalui gerakan yang lebih masif, memperkuat solidaritas, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menyuarakan tuntutan bersama.
Petisi ini merupakan pernyataan sikap sekaligus seruan bersama masyarakat Karawang Selatan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdiri bersama memperjuangkan jalan yang aman, adil, dan berpihak pada keselamatan rakyat.
Tertanda: Masyarakat Karawang Selatan

75
Masalahnya
Kami masyarakat Karawang Selatan, menyatakan sikap tegas MENOLAK kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Jui Shin Indonesia (JSI) yang tetap memperbolehkan armada industri PT JSI melintasi Jalan Badami–Loji tanpa kepastian pemisahan jalur kendaraan industri dari jalur masyarakat umum.
Pada 14 September 2026, melalui aksi massa "Karawang Selatan Menggugat", kami telah menyampaikan tuntutan yang jelas, yaitu pembangunan jalur khusus bagi kendaraan industri PT JSI demi menjamin keselamatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan kehidupan warga Karawang Selatan.

Namun, pada Selasa, 29 September 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT JSI menandatangani kesepakatan kerja sama yang memperbolehkan armada PT JSI tetap melintasi Jalan Badami–Loji, dengan persyaratan peningkatan kualitas jalan setara standar jalan nasional serta tanggung jawab perusahaan atas kerusakan yang ditimbulkan.

Kami menegaskan dengan lantang:
PERBAIKAN JALAN BUKAN JAWABAN ATAS SELURUH PERSOALAN!
Peningkatan kualitas jalan tidak serta-merta menghilangkan risiko kecelakaan. Selama kendaraan berat industri dan masyarakat umum masih menggunakan jalur yang sama, ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan akan tetap ada dan tidak boleh diabaikan.
Jalan Badami–Loji merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Di jalan ini, warga mencari nafkah, anak-anak berangkat ke sekolah, pedagang menjalankan usaha, dan keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat bukan penghalang aktivitas industri. Masyarakat adalah pihak yang hak dan keselamatannya wajib dilindungi!
Sampai kapan kepentingan industri harus berjalan berdampingan dengan risiko yang ditanggung masyarakat? Apakah kita harus menunggu jatuhnya lebih banyak korban sebelum keselamatan warga benar-benar menjadi prioritas?
Kami tegaskan bahwa kami tidak menolak keberadaan industri, tetapi kami menolak kebijakan yang mengabaikan dampak aktivitas industri terhadap keselamatan masyarakat. Pembangunan seharusnya membawa manfaat bagi semua pihak, bukan hanya memperlancar aktivitas industri, sementara masyarakat terus menanggung risiko di jalan yang mereka gunakan setiap hari.
Karena itu, tuntutan kami bukan sekadar perbaikan jalan atau ganti rugi atas kerusakan. Tuntutan kami adalah solusi yang nyata, menyeluruh, dan berkelanjutan:
JALUR KHUSUS KENDARAAN INDUSTRI YANG TERPISAH DARI JALUR MASYARAKAT!
ATAS DASAR TERSEBUT, KAMI MENUNTUT:
- Pembangunan jalur khusus kendaraan industri PT JSI melalui Exit Tol Bojongmangu sebagai solusi jangka panjang untuk memisahkan arus kendaraan industri dari mobilitas masyarakat umum.
- Kepastian rencana dan pelaksanaan pembangunan, meliputi tahapan, pembiayaan, serta tenggat waktu yang jelas, terbuka, dan dapat diawasi oleh masyarakat.
- Penegasan bahwa perbaikan jalan dan tanggung jawab perusahaan atas kerusakan bukanlah solusi, karena persoalan keselamatan masyarakat harus diselesaikan secara menyeluruh.
- Pelibatan masyarakat Karawang Selatan dalam setiap pembahasan dan pengambilan keputusan yang berdampak langsung terhadap kehidupan, keselamatan, dan lingkungan mereka.
- Jaminan keselamatan selama jalur khusus belum terwujud, melalui pengawasan tonase, pengaturan jam operasional yang terukur, pengendalian lalu lintas kendaraan berat, serta mekanisme pengawasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Kami mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan DPRD agar berhenti memandang persoalan ini semata-mata sebagai urusan perbaikan infrastruktur. Ini adalah persoalan keselamatan masyarakat, hak masyarakat, dan tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakatnya. Karena itu, penyelesaiannya harus nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
JANGAN ABAIKAN SUARA RAKYAT!
TOLAK KESEPAKATAN YANG TIDAK MENJAMIN KESELAMATAN RAKYAT!
JANGAN BIARKAN RAKYAT MENJADI TUMBAL ATAS KEPENTINGAN INDUSTRI!
Selama pembangunan jalur khusus kendaraan industri belum diwujudkan dengan rencana dan kepastian yang nyata, kami akan terus mengawal tuntutan ini melalui gerakan yang lebih masif, memperkuat solidaritas, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menyuarakan tuntutan bersama.
Petisi ini merupakan pernyataan sikap sekaligus seruan bersama masyarakat Karawang Selatan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdiri bersama memperjuangkan jalan yang aman, adil, dan berpihak pada keselamatan rakyat.
Tertanda: Masyarakat Karawang Selatan

Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 10 Oktober 2026