Copot Kepala Balai Taman Nasional Manusela atas Kelalaian dalam Kasus Hilangnya Pendaki


Copot Kepala Balai Taman Nasional Manusela atas Kelalaian dalam Kasus Hilangnya Pendaki
Masalahnya
Ditujukan kepada:
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem
Pemerintah Provinsi Maluku
Isi Petisi:
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Firdaus Ahmad Fauzi, seorang pendaki yang hilang selama 21 hari di kawasan Taman Nasional Manusela, Maluku.
Kasus ini bukan sekadar musibah alam biasa. Kami menilai adanya kelalaian, hilangnya tanggung jawab moral, dan kegagalan sistemik dari pihak pengelola, khususnya Kepala Balai Taman Nasional Manusela, dalam menjamin keselamatan dan penanganan insiden di kawasan konservasi yang seharusnya dikelola dengan profesionalisme dan kepedulian tinggi.
Sikap “lepas tangan” dan minimnya komunikasi serta keterlibatan aktif dari pihak balai selama proses pencarian merupakan bentuk pengabaian terhadap nyawa manusia dan tanggung jawab institusional.
Oleh karena itu, kami menuntut:
1. Pencopotan Kepala Balai Taman Nasional Manusela atas kelalaian dan buruknya manajemen tanggap darurat.
2. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan SOP pendakian di seluruh kawasan Taman Nasional Manusela.
3. Permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban dan publik.
4. Pembentukan tim independen untuk investigasi menyeluruh terkait peristiwa ini.
Ini bukan sekadar tentang satu nyawa, melainkan tentang tanggung jawab, integritas, dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan taman nasional. Jika tidak ada tindakan tegas, maka kejadian serupa dapat terulang dan mengancam pendaki lain di masa depan.
Tandatangani dan sebarkan petisi ini sebagai bentuk solidaritas dan desakan keadilan.
627
Masalahnya
Ditujukan kepada:
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem
Pemerintah Provinsi Maluku
Isi Petisi:
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Firdaus Ahmad Fauzi, seorang pendaki yang hilang selama 21 hari di kawasan Taman Nasional Manusela, Maluku.
Kasus ini bukan sekadar musibah alam biasa. Kami menilai adanya kelalaian, hilangnya tanggung jawab moral, dan kegagalan sistemik dari pihak pengelola, khususnya Kepala Balai Taman Nasional Manusela, dalam menjamin keselamatan dan penanganan insiden di kawasan konservasi yang seharusnya dikelola dengan profesionalisme dan kepedulian tinggi.
Sikap “lepas tangan” dan minimnya komunikasi serta keterlibatan aktif dari pihak balai selama proses pencarian merupakan bentuk pengabaian terhadap nyawa manusia dan tanggung jawab institusional.
Oleh karena itu, kami menuntut:
1. Pencopotan Kepala Balai Taman Nasional Manusela atas kelalaian dan buruknya manajemen tanggap darurat.
2. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan SOP pendakian di seluruh kawasan Taman Nasional Manusela.
3. Permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban dan publik.
4. Pembentukan tim independen untuk investigasi menyeluruh terkait peristiwa ini.
Ini bukan sekadar tentang satu nyawa, melainkan tentang tanggung jawab, integritas, dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan taman nasional. Jika tidak ada tindakan tegas, maka kejadian serupa dapat terulang dan mengancam pendaki lain di masa depan.
Tandatangani dan sebarkan petisi ini sebagai bentuk solidaritas dan desakan keadilan.
627
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 17 Mei 2025