Selamatkan pohon Aren/Kawung dari kepunahan akibat penebangan sembarangan


Selamatkan pohon Aren/Kawung dari kepunahan akibat penebangan sembarangan
Masalahnya
Wilayah sisi barat Gunung Burangrang di Jawa Barat banyak terdàpat sumber mata air alami yg keluar dari perut guńung. Air mengalir menghidupi ribuan orang yg hidup dibawahnya, mengairi hektaran sawah dan kebun. Ada mata air Cisaladah, Cikahuripan hanyalah sedikit contoh dan masih banyak lagi.
Namun wilayah penyangga tersebut saat ini sudah gundul hutan penyangganya, tebing di lereng gawir mulai sering longsor. Aktifitas penebangan kayu industri merajalela, tidak masalah..karena itu adalah salah satu sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Namun yang disayangkan adalah banyak pohon Kawung atau Aren yang ikut dibabat dan itu terjadi tiap hari.
Potongan potongan batang Kawung setiap hari diangkuti oleh penebangnya. Pohon Kawung atau Aren adalah pohon ajaib. Dia menghasilkan nira gula aren, sapu lidi yg lbh bagus dari lidi kelapa, menghasilkan ìjuk, buah kolang kaling yang sangat bagus utk pengobatan tulang. Ada lagi kelebihan pohon Kawung/Aren yaitu : dia tahan terhadap api..ketika terjadi kebakaran hutan misalnya atau bahkan ketika dengan sengaja pohon Kawung dibakar... Dia tidak mati, ketika semua tanaman dan tumbuhan musnah dilalap api kebakaran hutan namun pohon Kawung/Aren tetap hidup. Hebat bukan ??
Pohon Kawung/Aren biasanya hidup dilereng lereng tebing utk mencegah longsor seolah olah dia diciptakan untuk menyelamatkan hidup manusia dari bahaya terkaman tanah longsor. Akar kuatnya menghunjam kebawah dan mencengkeram tanah agar tidak longsor. Pohon Kawung/Aren sangatlah sulit untuk disemai dan dibudidayakan oleh manusia. Hanya 1 makhluk yang bisa menanam Kawung/Aren yaitu : binatang Musang atau Careh dalam bahasa setempat. Alih alih bunatang ini dilindungi, dia justru diburu dan dibunuh hanya utk kesenangan belaka.
Sedikit kumpulan pohon Kawung/Aren akan menimbulkan sumber mata air baru yg penting buat kehidupan sementara akar kuatnya mencengkeram tanah. Demi cintaku ke tatar Jawa Barat dan seluruh daerah tinggi di Indonesia, aku memohon agar para pemilik wilayah ikut mengenal, memahami dan menghargai pohon Kawung/Aren. Jangan biarkan Kawung/Aren ditebang sebab 100% pelaku penebangan tak mungkin dapat membudidayakan apalagi menanamnya.
Saya berharap kpd Bupati Purwakarta dan Bandung Barat untuk menyelamatkan dan membuat rumah penelitian untuk membudidayakan pohon Kawung dan mewajibkan masyarakat untuk melakukan penanaman dalam skala besar-besaran. Semua ini demi kebaikan alam yang menyediakan udara dan air bersih sehingga kualitas kesehatan manusia menjadi lebih baik.
Selamatkan mata air Cisaladah, mata air Cikahuripan dan sumber mata air lainnya dengan tidak menebang pohon Kawung/Aren sembarangan melainkan justru belajar membudidayakan dan menanamnya.

Masalahnya
Wilayah sisi barat Gunung Burangrang di Jawa Barat banyak terdàpat sumber mata air alami yg keluar dari perut guńung. Air mengalir menghidupi ribuan orang yg hidup dibawahnya, mengairi hektaran sawah dan kebun. Ada mata air Cisaladah, Cikahuripan hanyalah sedikit contoh dan masih banyak lagi.
Namun wilayah penyangga tersebut saat ini sudah gundul hutan penyangganya, tebing di lereng gawir mulai sering longsor. Aktifitas penebangan kayu industri merajalela, tidak masalah..karena itu adalah salah satu sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Namun yang disayangkan adalah banyak pohon Kawung atau Aren yang ikut dibabat dan itu terjadi tiap hari.
Potongan potongan batang Kawung setiap hari diangkuti oleh penebangnya. Pohon Kawung atau Aren adalah pohon ajaib. Dia menghasilkan nira gula aren, sapu lidi yg lbh bagus dari lidi kelapa, menghasilkan ìjuk, buah kolang kaling yang sangat bagus utk pengobatan tulang. Ada lagi kelebihan pohon Kawung/Aren yaitu : dia tahan terhadap api..ketika terjadi kebakaran hutan misalnya atau bahkan ketika dengan sengaja pohon Kawung dibakar... Dia tidak mati, ketika semua tanaman dan tumbuhan musnah dilalap api kebakaran hutan namun pohon Kawung/Aren tetap hidup. Hebat bukan ??
Pohon Kawung/Aren biasanya hidup dilereng lereng tebing utk mencegah longsor seolah olah dia diciptakan untuk menyelamatkan hidup manusia dari bahaya terkaman tanah longsor. Akar kuatnya menghunjam kebawah dan mencengkeram tanah agar tidak longsor. Pohon Kawung/Aren sangatlah sulit untuk disemai dan dibudidayakan oleh manusia. Hanya 1 makhluk yang bisa menanam Kawung/Aren yaitu : binatang Musang atau Careh dalam bahasa setempat. Alih alih bunatang ini dilindungi, dia justru diburu dan dibunuh hanya utk kesenangan belaka.
Sedikit kumpulan pohon Kawung/Aren akan menimbulkan sumber mata air baru yg penting buat kehidupan sementara akar kuatnya mencengkeram tanah. Demi cintaku ke tatar Jawa Barat dan seluruh daerah tinggi di Indonesia, aku memohon agar para pemilik wilayah ikut mengenal, memahami dan menghargai pohon Kawung/Aren. Jangan biarkan Kawung/Aren ditebang sebab 100% pelaku penebangan tak mungkin dapat membudidayakan apalagi menanamnya.
Saya berharap kpd Bupati Purwakarta dan Bandung Barat untuk menyelamatkan dan membuat rumah penelitian untuk membudidayakan pohon Kawung dan mewajibkan masyarakat untuk melakukan penanaman dalam skala besar-besaran. Semua ini demi kebaikan alam yang menyediakan udara dan air bersih sehingga kualitas kesehatan manusia menjadi lebih baik.
Selamatkan mata air Cisaladah, mata air Cikahuripan dan sumber mata air lainnya dengan tidak menebang pohon Kawung/Aren sembarangan melainkan justru belajar membudidayakan dan menanamnya.

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 15 Desember 2015