Boikot Ruben Onsu dari televisi Indonesia

3

Ayo dapatkan 5 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!

Masalahnya

Ruben Onsu merupakan figur publik yang hingga kini masih memperoleh ruang besar di televisi nasional, khususnya melalui program Brownis Trans TV. Kami menilai rangkaian kontroversi yang terjadi belakangan telah melampaui persoalan kehidupan pribadi dan patut menjadi perhatian publik, lembaga penyiaran, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Konflik pribadi Ruben dengan mantan istrinya, Sarwendah, berulang kali dibawa ke ruang publik dan berkembang menjadi pembentukan opini yang berpotensi merugikan pihak lain. Situasi semakin memprihatinkan ketika kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, membagikan materi komunikasi dan dokumen yang memuat informasi privat. Salah satu dokumen hasil laboratorium yang dipublikasikan bahkan menjadi polemik karena terdapat data pribadi dan nomor kontak yang dipersoalkan sebagai bukan milik Ruben. Keaslian dan konteks dokumen tersebut patut diklarifikasi secara resmi, terlebih karena menyangkut data pribadi dan informasi kesehatan yang sangat sensitif.

Persoalan kemudian berkembang ke ranah hukum. Ruben telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan. Namun, alih-alih mengurangi eksposur hingga proses hukum menjadi lebih jelas, Ruben tetap memperoleh ruang di televisi untuk menyampaikan versinya, termasuk narasi bahwa dirinya merupakan korban serta pernyataan yang mengaitkan kasus tersebut dengan pengalihan isu nasional.

Kami juga mempertanyakan independensi editorial Trans TV dan Trans7 apabila benar perkara hukum tersebut tidak diberitakan secara proporsional sementara telah menjadi pemberitaan berbagai media nasional, terlebih ketika Trans TV pada saat bersamaan tetap menyediakan ruang bagi Ruben untuk menyampaikan narasinya melalui program hiburan. Media penyiaran seharusnya tidak menjadi instrumen pembentukan opini sepihak.

Selain itu, penggunaan panggilan feminin seperti “Oma” terhadap Ruben secara berulang dalam program Brownis juga patut dievaluasi dalam konteks standar dan tanggung jawab konten penyiaran, terutama mengingat televisi merupakan media yang dapat dikonsumsi berbagai kelompok usia.

Petisi ini bukan ajakan untuk menghakimi seseorang sebelum adanya putusan pengadilan, melainkan desakan agar Trans TV, Trans7, lembaga penyiaran lainnya, serta KPI mengevaluasi pemberian ruang siar kepada Ruben Onsu sampai berbagai persoalan hukum dan kontroversi yang menyertainya memperoleh kejelasan.

Kami mengajak masyarakat untuk memboikot tayangan yang memberikan ruang kepada Ruben Onsu dan mendesak industri televisi Indonesia mengedepankan etika, independensi editorial, perlindungan privasi, serta tanggung jawab kepada publik.

Televisi adalah ruang publik. Jangan biarkan ruang tersebut digunakan untuk membentuk opini sepihak dan mengaburkan persoalan yang semestinya diuji secara objektif.

avatar of the starter
Arkha PratamaPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi