Petition Closed
Petitioning Presiden Director PT. Inti Bumi Mas Alfred Tjahyadi and 8 others

Alfred Tjahyadi (Direktur PT.INTI BUMI MAS) : Stop Pemberangusan Serikat Pekerja (Union Busting)


126
Supporters

PT.Inti Bumi Mas melakukan Pemberangusan Serikat Pekerja (Union Busting)

Pelanggaran hak pekerja terjadi lagi di wilayah kerja PT.TanjungenimLestari Pulp & Paper. Pelanggaran ini dilakukan oleh PT.Inti Bum Mas (salah satu perusahaan outsourcing yang ada di pabrik PT. TanjungenimLestari). PT.IntiBumi Mas adalah perusahaan penerima pekerjaan perawatan perumahan karyawan milik PT.Tanjungenim Lestari.

Pada tanggal 19 April 2013 management Inti Bumi Mas (PT.IBM) telah mengeluarkan surat PHK terhadap seluruh pengurus Serikat Pekerja Maintenance Townsite-PT.TeL (SPMT.PT.TeL) salah satu serikat pekerja anggota FSP2KI (Federasi Serikat Pekerja Pulp & Kertas Indonesia) yang berada di Kabupaten Muara Enim, propinsi Sumatera Selatan.

FSP2KI beranggotakan 20 serikat pekerja sektor pulp dan kertas dan beranggotakan 18.000 pekerja di seluruh Indonesia. Untuk di tingkat nasional FSP2KI berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Nasional (KSN) dan ditingkat internasional FSP2KI juga berafiliasi dengan IndustriALL Global Union.

Alasan perusahaan melakukan PHK adalah akibat dari kenaikan Upah Minimum Propinsi Sumatera Selatan tahun 2013 yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Selatan. Untuk itu SPMT-PT.TeL meminta kepada pihak perusahaan Inti Bumi Mas melakukan pelaksanaan Upah Minimum Propinsi Sumatera Selatan tahun 2013.

Pemutusan Hubungan Kerja ini adalah suatu bentuk pelanggaran mengenai hak dan kebebasan berserikat dan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor : 21 tahun 2000 mengenai Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan juga termasuk ke dalam tindak kejahatan dengan ancaman pidana.

Selain dari melakukan pemberangusan serikat pekerja, management Inti Bumi Mas juga melakukan pelanggaran aturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia, seperti ; tidak memberlakukan lembur pada hari libur resmi, tidak membayar upah lembur/jam sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan juga sejak tahun 2009 management IntiBumiMas tidak membuat perjanjian kerja secara tertulis dengan seluruh pekerja.

Pengurus Serikat Pekerja Maintenance Townsite-PT.TEL (SPMT-PT.TEL) berhak atas pekerjaan dan kehidupan yang layak sesuai dengan amanah konstitusi Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia.

Kita semua berharap pelanggaran yang dilakukan oleh Management Inti Bumi Mas segera berakhir dan hak-hak pekerja segera dipulihkan.

 

In English :

Workers' rights violations occur in the work area PT.Tanjungenim Lestari Pulp & Paper. This violation is done by PT.Inti Bum Mas (one of the existing outsourcing companies in the PT. Tanjungenim Lestari). PT.IntiBumi Mas is a recipient of company-owned employee housing maintenance work PT.Tanjungenim Lestari.

On January 19 April 2013 Inti Bumi Mas management (PT.IBM) has issued a letter of dismissal of the entire board of the United Workers-PT.TeL Townsite Maintenance (SPMT.PT.TeL) one union member FSP2KI (Indonesia Federation of Pulp & Paper Workers Union) located in the district of Muara Enim, South Sumatra province.

FSP2KI union consists of 20 pulp and paper sector and consists of 18,000 employees across Indonesia. For at the national level FSP2KI affiliated with the National Confederation (KSN) and international level FSP2KI also affiliated with the IndustriALL Global Union.

The reason companies do layoffs are a result of the increase in the Minimum Wage South Sumatra Province which was established in 2013 by the Governor of South Sumatra. For the SPMT-PT.TeL request to the company to exercise the Minimum Wages Inti Bumi Mas South Sumatra Province in 2013.

Termination This is a form of infringement on the rights and freedom of association, and violations of the Act No. 21 of 2000 concerning Labour / Trade Unions and also included in the crime of criminal threat.

Aside from doing union busting, management Inti Bumi  Mas also violated labor laws prevailing in Indonesia, such as not imposing overtime on a public holiday, do not pay overtime wages / hours in accordance with applicable regulations and management since 2009 Inti Bumi Mas not make treaties work in writing by all workers.

Governing Trade Union Townsite Maintenance-PT.TEL (SPMT-PT.TEL) the right to work and a decent life according to the constitutional mandate of the Constitution of the Republic of Indonesia.

We all hope the violations committed by the Management Inti Bumi Mas to an end and the rights of workers restored soon.

Letter to
Presiden Director PT. Inti Bumi Mas Alfred Tjahyadi
Site Manager PT.Inti Bumi Mas (Project Maintenance Townsite PT.Tanjungenim Lestari) Andriansyah
PT. Tanjungenim Lestari Pulp & Paper General Director HR & GA Tanjungenim Lestari companies
and 6 others
PT. Tanjungenim Lestari Pulp & Paper Board Of Director PT. Tanjungenim Lestari Pulp & Paper
Federasi Serikat Pekerja Pulp & Kertas Indonesia Sekretaris Jenderal FSP2KI
Federasi Serikat Pekerja Pulp & Kertas Indonesia Chairman of the Legal Division, K3 and Environment FSP2KI
Federasi Serikat Pekerja Pulp & Kertas Indonesia Chairman of the Division of Campaign FSP2KI
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Bapak Muhaimin Iskandar
Federasi Serikat Pekerja Pulp & Kertas Indonesia Presiden FSP2KI
Kami yang menandatangani petisi ini adalah pendukung Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) untuk melakukan perlawanan terhadap pemberangusan serikat pekerja yang dilakukan oleh PT.Inti Bumi Mas.

Serikat Pekerja Maintenance Townsite-PT.TeL (SPMT-PT.TeL), salah satu serikat pekerja anggota FSP2KI yang berada di Kabupaten Muara Enim, propinsi Sumatera Selatan.

FSP2KI beranggotakan lebih dari 18 ribu pekerja pada 20 Serikat Pekerja Anggota. Secara nasional FSP2KI berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Nasional (KSN) yang beranggotakan lebih dari 500 ribu pekerja pada 13 Federasi Serikat Pekerja Anggota dan secara internasional berafiliasi kepada IndustriALL Global Union yang berkedudukan di Jenewa dengan 50 juta pekerja di 140 negara.

Kami dikejutkan bahwa pada tanggal 19 April 2013, PT. Inti Bumi Mas (sebagai salah satu perusahaan alih daya dari perusahaan pulp Tanjungenim Lestari). Management Inti Bumi Mas telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap seluruh pengurus dan satu anggota SPMT-PT.TeL. Tindakan ini bertentangan dengan regulasi ketenagakerjaan serta melanggar hak dan kebebasan berserikat.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, pelanggaran atas hal diatas adalah kejahatan yang diancam dengan sanksi pidana. Peristiwa ini juga bertentangan dengan prinsip-prinsip hubungan industrial yang berlaku secara universal.

Kami berharap Pemutusan Hubungan Kerja ini segera dibatalkan dan hak-hak pekerja dipulihkan.


In English :


We who sign this petition are supporters of the Federation of Indonesian Pulp and Paper Working Union (FSP2KI) to take the fight against union busting by Inti Bumi Mas company.

Union Maintenance Townsite-PT.TeL (SPMT-PT.TeL), one of the union members FSP2KI located in the district of Muara Enim, South Sumatra province. FSP2KI of more than 18 thousand employees in 20 Member Unions. FSP2KI nationally affiliated with the National Union Confederation (KSN), which has more than 500 thousand workers in 13 Member Unions Federation and internationally affiliated to IndustriALL Global Union based in Geneva with 50 million workers in 140 countries.

We were struck that on 19 April 2013, Inti Bumi Mas company (as one of the company's outsourcing in the Tanjungenim Lestari mills) the management of Inti Bumi Mas has done Termination of Employment (FLE) of the entire board and one member of SPMT-PT.TeL.

This action is contrary to labor regulations and violate the rights and freedom of association.

Based on Law Number 21 Year 2000 on Workers Union / Labor Union, the violation of the above is a crime punishable by criminal sanctions. This event is also contrary to the principles of industrial relations that apply universally.

We hope Termination is immediately canceled and workers' rights restored.