Jadwal Kuliah Jangan Berubah Sepihak: Kunci Jadwal Setelah KRS!

13

Ayo dapatkan 25 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!

Masalahnya

Bayangkan kamu sudah menyusun jadwal kuliah dan jadwal kerja dengan rapi. Lalu satu pengumuman di akhir kelas mengubah semuanya.

Kelas Rabu yang semula pukul 10.00 digeser ke 15.30. Padahal pukul 17.00 kamu sudah harus berada di tempat kerja. Kamu berlari mengejar waktu, tiba terlambat, dimarahi senior, dan hampir dipecat. Padahal penghasilan itulah yang menopang uang kuliahmu.

Ini bukan cerita satu orang. Ini terjadi pada banyak mahasiswa di Indonesia.

Apa yang kami temukan?
Dari survei kami terhadap 50 mahasiswa dari berbagai angkatan:

  • 41% bekerja part-time atau berwirausaha
  • 64% pernah mengalami perubahan jadwal setelah KRS
  • 78% dari yang bekerja atau berusaha pernah bentrok jadwal akibat perubahan itu
  • 29% dari mereka pernah kehilangan shift atau penghasilan
  • 71% pernah terpaksa mengambil kelas yang tidak diinginkan karena sistem paket A/B/C
  • 86% setuju jadwal dikunci setelah KRS

Kami tidak sedang menyerang dosen. Dosen berjasa besar bagi ilmu kami, dan kami paham keperluan mendadak itu nyata. Kami juga tidak meminta perlakuan khusus. Jadwal yang pasti menguntungkan semua pihak, termasuk dosen, karena kelas jadi lebih tertib.

Yang kami minta, secara bertahap:

  1. Tuntutan utama: Jadwal dikunci setelah KRS dibuka. Perubahan hanya untuk alasan darurat dengan persetujuan Kaprodi.
  2. Tuntutan pendukung: Jika jadwal terpaksa berubah, mahasiswa diberi tahu minimal 14 hari sebelumnya dan mahasiswa terdampak berhak pindah kelas tanpa syarat.
  3. Tuntutan lanjutan: Uji coba penguncian jadwal pada satu angkatan selama satu semester, lalu dievaluasi bersama.

Kenapa ini penting?
Bagi sebagian dari kami, bekerja adalah syarat agar bisa tetap kuliah. Kepastian jadwal membantu kami tidak putus di tengah jalan.

Kami memilih jalur dialog, bukan demo. Kami siap membawa data, usulan SOP, dan bersedia membantu memantau lewat survei lanjutan. Kebijakan yang baik lahir dari data, solusi, dan dialog.

Jika kamu pernah kena imbasnya, tanda tangani petisi ini dan bagikan ke temanmu. Semakin banyak suara, semakin kuat posisi kami di meja audiensi.

Rizky MaulanaPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi