

Hentikan penghinaan Perempuan dan Ibu demi viralitas
The Issue
Kami semakin khawatir dengan banyaknya konten di media sosial yang menggunakan kata-kata kasar dalam Bahasa Batak yang merendahkan perempuan dan ibu. Dalam upaya untuk mencari perhatian dan mendapatkan hadiah atau "gift" dari para penonton, beberapa konten kreator dan TikToker dengan sengaja membuat materi yang secara verbal menyerang perempuan sebagai bentuk "hiburan". Ironisnya, tindakan ini justru mendapat dukungan dan pengagungan dari banyak netizen seolah-olah hal tersebut adalah kelakar belaka dan tidak bermasalah.
Sebagai orang yang lahir dan besar di Sumatra Utara, kami memahami dan menghargai keunikan budaya Batak. Namun, budaya kita tidak seharusnya digunakan untuk merendahkan orang lain, terutama kaum perempuan dan ibu yang seharusnya kita junjung tinggi dan hormati. Kami merasa sedih melihat bagaimana nilai-nilai luhur dalam masyarakat kita terdistorsi demi mendapatkan popularitas instan dan perhatian sementara.
Fenomena ini berdampak buruk, bukan hanya pada martabat perempuan dan ibu, tetapi juga pada generasi muda yang menonton konten-konten tersebut. Bagaimana mereka akan menghormati perempuan jika setiap hari mereka disuguhi materi yang menormalkan penghinaan verbal terhadap perempuan? Nilai-nilai ini bisa tertanam dalam kehidupan mereka dan membentuk pandangan yang salah tentang bagaimana memperlakukan perempuan secara layak.
Maka dari itu, kami menyerukan kepada platform media sosial, komunitas konten kreator, dan seluruh pengguna internet untuk berhenti mendukung dan mempromosikan jenis konten ini. Kami perlu menegakkan standar yang lebih tinggi untuk apa yang dianggap sebagai hiburan dan mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif dari kata-kata kasar yang ditujukan kepada perempuan dan ibu.
Kami juga mendorong para konten kreator untuk lebih bertanggung jawab, menciptakan konten yang tidak hanya menghibur tetapi juga membangun, menghormati, dan menghargai semua orang, tanpa memandang gender atau peran sosial.
Tolong tandatangani petisi ini untuk menunjukkan dukungan Anda dalam menghentikan normalisasi penghinaan terhadap perempuan dan ibu. Berikan suara Anda untuk perubahan yang lebih baik dan lebih positif di platform media sosial kita.

74
The Issue
Kami semakin khawatir dengan banyaknya konten di media sosial yang menggunakan kata-kata kasar dalam Bahasa Batak yang merendahkan perempuan dan ibu. Dalam upaya untuk mencari perhatian dan mendapatkan hadiah atau "gift" dari para penonton, beberapa konten kreator dan TikToker dengan sengaja membuat materi yang secara verbal menyerang perempuan sebagai bentuk "hiburan". Ironisnya, tindakan ini justru mendapat dukungan dan pengagungan dari banyak netizen seolah-olah hal tersebut adalah kelakar belaka dan tidak bermasalah.
Sebagai orang yang lahir dan besar di Sumatra Utara, kami memahami dan menghargai keunikan budaya Batak. Namun, budaya kita tidak seharusnya digunakan untuk merendahkan orang lain, terutama kaum perempuan dan ibu yang seharusnya kita junjung tinggi dan hormati. Kami merasa sedih melihat bagaimana nilai-nilai luhur dalam masyarakat kita terdistorsi demi mendapatkan popularitas instan dan perhatian sementara.
Fenomena ini berdampak buruk, bukan hanya pada martabat perempuan dan ibu, tetapi juga pada generasi muda yang menonton konten-konten tersebut. Bagaimana mereka akan menghormati perempuan jika setiap hari mereka disuguhi materi yang menormalkan penghinaan verbal terhadap perempuan? Nilai-nilai ini bisa tertanam dalam kehidupan mereka dan membentuk pandangan yang salah tentang bagaimana memperlakukan perempuan secara layak.
Maka dari itu, kami menyerukan kepada platform media sosial, komunitas konten kreator, dan seluruh pengguna internet untuk berhenti mendukung dan mempromosikan jenis konten ini. Kami perlu menegakkan standar yang lebih tinggi untuk apa yang dianggap sebagai hiburan dan mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif dari kata-kata kasar yang ditujukan kepada perempuan dan ibu.
Kami juga mendorong para konten kreator untuk lebih bertanggung jawab, menciptakan konten yang tidak hanya menghibur tetapi juga membangun, menghormati, dan menghargai semua orang, tanpa memandang gender atau peran sosial.
Tolong tandatangani petisi ini untuk menunjukkan dukungan Anda dalam menghentikan normalisasi penghinaan terhadap perempuan dan ibu. Berikan suara Anda untuk perubahan yang lebih baik dan lebih positif di platform media sosial kita.

Petition Updates
Share this petition
Petition created on 10 September 2026