Bubarkan tim percepatan TP3KS Kota Semarang

91

Ayo dapatkan 100 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!

Masalahnya

Di Kota Semarang, telah dibentuk Tim Percepatan Pembangunan Kota Semarang (TP3KS) dengan tujuan mulia untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kenyataannya, tim ini tidak menunjukkan hasil kerja yang nyata dan hanya menghabiskan anggaran tanpa adanya perubahan signifikan. Ini adalah masalah yang saya alami dan rasakan secara langsung.

Sebagai warga Kota Semarang, saya merasa kecewa melihat anggaran yang seharusnya digunakan untuk program yang bermanfaat justru terbuang sia-sia. Banyak dari kita merasakan dampaknya; mulai dari infrastruktur yang masih terbengkalai, pelayanan publik yang belum optimal, hingga program-program sosio-ekonomi yang tidak berjalan efektif.

Menurut laporan keuangan daerah terbaru, ada alokasi dana yang cukup besar yang diberikan kepada TP3KS setiap tahunnya. Namun, tidak ada bukti konkret tentang peningkatan kesejahteraan atau kemajuan proyek pembangunan yang dijanjikan. Bahkan, tidak sedikit dari kita yang masih hidup dalam ketidakpastian ekonomi dan akses minimal terhadap fasilitas kota yang seharusnya sudah lebih baik.

Untuk itu, kami meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja TP3KS. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran pemerintah digunakan sebijak mungkin demi kesejahteraan kita bersama. Jika setelah evaluasi terbukti bahwa TP3KS tidak efisien dan tidak efektif, maka kami mendorong untuk dibubarkannya tim ini demi alokasi anggaran yang lebih tepat sasaran.

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk bersikap. Mari kita suarakan ketidakpuasan kita dan tuntut perubahan nyata di Kota Semarang. Tegakkan akuntabilitas dan pastikan pemerintah kita bertindak sesuai dengan apa yang terbaik bagi masyarakat. Tanda tangani petisi ini dan bantu kami menyuarakan kebutuhan untuk masa depan yang lebih baik bagi Kota Semarang!

avatar of the starter
Dilap KotangPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi