Tak Pedulikan Petani Kecil, Stop Pembahasan RUU Perkelapasawitan!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Tahukah kamu apa itu RUU Perkelapasawitan?

Itu loh RUU yang mengatur sektor kelapa sawit yang jadi inisiatif DPR dari tahun 2016.

Pada 2017, RUU ini ditolak oleh berbagai kalangan, bukan cuma lembaga masyarakat sipil tapi juga kementerian.

Penolakan dari banyak pihak itu, tak membuat pembahasan RUU ini terhenti.

Tahun ini justru masuk lagi sebagai salah satu RUU yang diprioritaskan untuk dibahas di DPR.

RUU Perkelapasawitan harus DITOLAK dan DIHENTIKAN pembahasannya. Kenapa?

1. Isi RUU sebagian besar “COPAS” alias Copy-Paste dari UU Perkebunan.
Hal ini bisa bikin peraturan perundang-undangan jadi tumpang tindih.

2. RUU lebih melindungi kepentingan pelaku industri besar.
Korporasi akan mendapat keringanan berupa pengurangan pajak penghasilan dan pembebasan bea dan cukai.

3. RUU berpotensi memperburuk permasalahan yang ada: penguasaan lahan, perampasan tanah, konflik agraria, perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan, upah buruh, dan permasalahan lingkungan.

4. RUU tidak berpihak pada kesejahteraan petani kecil dan buruh sawit.

5. RUU mengancam hutan dan gambut Indonesia.
RUU Perkelapasawitan dapat menjadi celah bagi perusahaan besar untuk terus membuka lahan perkebunan sawit di lahan gambut.

Dari 5 fakta di atas, jelas bahwa RUU Perkelapasawitan cenderung pro-korporasi dan mengabaikan aspek sosial, kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Kalau kamu juga setuju RUU Perkelapasawitan harus ditolak dan dihentikan pembahasannya, tandatangani dan sebarkan petisi ini.

Stop pembahasan #RUUPerkelapasawitan!



Hari ini: Sawit mengandalkanmu

Sawit Watch membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Tak Pedulikan Petani Kecil, Stop Pembahasan RUU Perkelapasawitan!". Bergabunglah dengan Sawit dan 42 pendukung lainnya hari ini.