Beri Ruang Bagi Musisi Jalanan untuk Mengamen di Stasiun Kereta Api

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Apakah anda pernah mendengar Institut Musik Jalanan (IMJ)? Institut Musik Jalanan adalah sebuah wadah bagi para musisi jalanan untuk mendapatkan pembinaan, pengembangan dan pengarahan secara berkesinambungan. Keberadaan IMJ ini sangat membantu untuk menghilangkan stigma para musisi jalanan dari kesan negatif dan meresahkan. Bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, IMJ meluncurkan kartu lisensi bagi para pengamen atau musisi jalanan. SUPERCARD, nama lisensi yang diberikan bagi para pengamen yang telah memenuhi syarat tertentu. Untuk mendapatkan lisensi pengamen calon anggota binaan Institut Musisi Jalanan sebelumnya melakukan audisi dan seleksi yang cukup ketat. kwalitas suara dan penguasaan instrumen juga menjadi bahan pertimbangan bagi IMJ untuk menerbitkan lisensi tersebut. Selanjutnya, musisi jalanan yang telah lolos seleksi dan resmi menjadi bagian dari anggota IMJ akan diberikan arahan mengenai attitude atau bagaimana bersikap di depan umum ketika performance agar orang dapat menikmati lagu yang dibawakan tanpa ada rasa under-estimate terhadap mereka. Dengan kartu tersebut musisi jalanan memiliki kesempatan untuk tampil dan berekspresi di area-area tertentu, seperti : mall, cafe, hotel, dan area wisata. Hal itu, sangat mustahil didapatkan oleh para pengamen yang tidak memiliki lisensi SUPERCARD tersebut.

Dan kami, orang-orang yang peduli terhadap keberadaan Institut Musik Jalanan, sebagai fasilitator para musisi jalanan ingin mengajak kawan-kawan semua untuk mendukung musisi jalanan. Kami ingin musisi jalanan yang memiliki lisensi bisa mendapat ruang atau spot di stasiun kereta api untuk bisa tampil dan berekspresi. Tentu, pihak IMJ juga telah memikirkan dan memerhatikan beberapa aspek kenyamanan lalu-lalang pengguna stasiun. Karena, keamanan dan kenyamanan pengguna stasiun merupakan hal yang utama. Konsep busking/ngamen ini tidak menggunakan sound system dan hanya menggunakan instrumen yang sederhana agar tidak mengganggu informasi yang diberikan pihak stasiun kereta api kepada para pengguna jasa kereta api menggunakan pengeras suara. IMJ juga telah menentukan jumlah performer maksimal hanya 3 orang dan hanya di spot atau lokasi yang sekiranya lowong, yang tidak memakan banyak ruang untuk menjaga kenyamanan lalu-lalang di area tersebut.

Tidak semua stasiun menjadi target penerapan program ini. IMJ hanya memprioritaskan stasiun-stasiun besar yang memiliki ruang gerak yang luas untuk dijadikan tempat bagi pengamen untuk berekspresi. Musisi jalanan binaan IMJ hanya akan tampil di stasiun yang menurut mereka merupakan area komersil, yang memiliki nilai jual bagi karya-karya mereka.

Untuk itu, tolong kami agar program ini dapat disetujui oleh pihak PT. Kereta Api Indonesia atau PT. Commuter KAI JABODETABEK. Karena kami hanya ingin mengekspresikan hasil karya kami, dan membuktikan bahwa kami para pengamen atau musisi jalanan bisa tampil elegan di lokasi-lokasi prestige dengan lisensi yang kami punya. Bantu kami wujudkan harapan kami, karena harapan kami merupakan kita semua. Kami yakin yang kami upayakan saat ini merupakan hal yang positif dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Karena, tidak menutup kemungkinan hal ini akan saling menguntungkan satu sama lain. Kami juga berharap apabila program ini disetujui akan membuat para musisi jalanan yang belum memiliki lisensi akan ikut berpartisipasi dan bergabung dengan kami. Sehingga, semakin berkurang pengamen yang berkeliaran di jalanan dan meresahkan.



Hari ini: andika mengandalkanmu

andika firmansyah membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "PT. Commuter KAI JABODETABEK: Beri Ruang Bagi Musisi Jalanan untuk Mengamen di Stasiun Kereta Api". Bergabunglah dengan andika dan 100 pendukung lainnya hari ini.