Petisi ditutup

• Gubenur DKI, STOP proyek reklamasi pantai utara Jakarta!.

Petisi ini mencapai 3.786 pendukung


Pada tanggal 5 Oktober 2017 pemerintah pusat telah mencabut moratorium 17 pulau reklamasi.Hal ini memberikan ruang  bagi  pembangunan proyek reklamasi di Jakarta untuk kembali berlanjut. Kebijakan pembangunan dalam kasus reklamasi pantai utara, telah memiskinkan nelayan dan tidak mempertimbangkan lingkungan.  Proyek ini justru dilandasi oleh kepentingan komersial yang berbeda dengan pemukiman-pemukiman nelayan sederhana yang hadir di kawasan pantai utara.

Berbeda dengan Pemerintah pusat, Anies Baswedan sebagai Gubenur baru provinsi DKI Jakarta menyatakan berkomitmen untuk konsisten berjuang dalam  mengambil sikap menolak melanjutkan Pembangunan proyek Reklamasi Pantai Utara Jakarta, namun belum mengambil tindakan konkrit apapun. 

Kami para alumni Himpunan Mahasiswa Islam UI, dengan ini mengambil sikap untuk MENOLAK  keberlanjutan pembangunan proyek reklamasi dengan alasan sebagai berikut:.   

1.      Tidak sesuai dengan hukum karena tidak menjadikan UU 27 tahun 2007 dan UU ni.1 tahun 2014 sebagai dasar pijakan hukum

2.      Melanggar Hak Rakyat, Proyek pembangunan Reklamasi  berpotensi menggusur pemukiman nelayan  dengan dalih penertiban.Sementara manfaatnya  hanya dirasakan bagi kelas atas.

3.      Tidak adanya rencana zonasi sebagaimana diamanatkan pasal 7 ayat 1 UU 27 tahun 2007

4.      Proses penyusunan Amdal dirasakan tidak partisipatif dan tidak melibatkan nelayan

5.      Reklamasi tidak sesuai dengan prinsip pengadaan lahan untuk kepentingan umum sebagaimana UU no.2/2012

6.      Tidak ada kepentingan umum dalam reklamasi hanya kepentingan bisnis semata

7.      Mengganggu obyek vital PLTGU dan PLTU di Muara Karang, Pelabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman di Jakarta Muara Baru.

8.      Menimbulkan dampak fisik, biologi, social ekonomi dan infrastruktur

9.      Menimbulkan kerusakan lingkungan dan berdampak kerugian bagi nelayan

 Dalam kesempatan ini pula  Kami para  Alumni Himpunan Mahasiswa Islam UI  menyatakan seruan  kepada para pemangku kebijakan terkait sebagai berikut ini:

1.    Anies Baswedan, Gubenur DKI Jakarta

·         A. STOP  proyek reklamasi pantai utara Jakarta  secara permanen.

          B. Evaluasi menyeluruh  kebijakan administrasi pemerintahan yang lalu  sesuai dengan alur prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel (Good Governance) bersama sama dengan masyarakat sipil.

·         C. Mencabut seluruh  izin-izin prinsip dan izin pelaksanaan reklamasi terkait pembangunan proyek reklamasi  yang berada dalam kewenangan PEMDA DKI Jakarta

2.    Luhut Panjaitan, Menko Maritim dan ESDM

·         A. Memberlakukan kembali moratorium pembangunan proyek reklamasi hingga pada waktu yang tidak ditentukan.

·         B. Berhenti Memunggungi lautan, laksanakan visi kelautan poros maritim, Hentikan Reklamasi!

3.    Presiden Joko Widodo

·         A. Menghentikan pembangunan proyek reklamasi secara permanen dengan cara mencabut seluruh  izin terkait pembangunan proyek reklamasi  yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat.

·         B. Laksanakan visi poros maritim secara konsekuen,dengan memberhentikan reklamasi,  dan jalankan kebijakan yang pro nelayan,pro rakyat dan pro lingkungan.

 

Yakin Usaha Sampai!.

Alumni Himpunan Mahasiswa Islam UI

Inisiator petisi, 

1. Rudi Dahlan, FT 91

2. Martoyo, FE 97

3. M.Jibriel Avessina Fisip, 04

4.Berly Martawardaya, FE 95 (koordinator)

5. Herzaky Mahendra Putra Fisip, 97

6.Teddy Anggoro, FH 03

7. Zubair Halim, FT 96

8. M.Kholid, FT 98

9. Irbab, FT 94

10. Junaedi, FH 97

11. Mohammad Rofiq, FT 96

12.Ahmad Maulana, FH 98

13.Harryadin Mahardika, FE 99  

 

 

 

 

 

 

 

 



Hari ini: jibriel mengandalkanmu

jibriel Avessina membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Luhut Pandjaitan : • Gubenur DKI, STOP proyek reklamasi pantai utara Jakarta secara permanen.". Bergabunglah dengan jibriel dan 3.785 pendukung lainnya hari ini.